China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
Elshinta
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
VOA Indonesia - China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
India dan China sepakat "keluar secepat mungkin" dari ketegangan di perbatasan Himalaya yang disengketakan setelah pasukan kedua negara terlibat serangkaian bentrokan. Hal itu diungkapkan dalam pernyataan bersama kedua negara.  Negara bertetangga yang sama-sama memiliki senjata nuklir itu pekan ini saling tuduh melepaskan tembakan melintasi perbatasan yang menjadi sumber perselisihan. Tindakan itu meningkatkan perselisihan yang telah berlangsung berbulan-bulan dan merenggut setidaknya 20 nyawa.  Puluhan ribu tentara dari kedua pihak telah dikerahkan ke perbatasan itu, yang terletak di ketinggian lebih dari 4.000 meter.  Menurut pernyataan bersama itu, setelah pertemuan pada Kamis (10/9) antara Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar di Moskow, kedua pihak setuju untuk meredakan ketegangan.  Keduanya juga sepakat "menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi".  Sewaktu berselisih, China dan India merilis pernyataan serupa yang menyerukan kedua pihak menahan diri dan meredakan ketegangan. Perbatasan kedua negara tidak pernah ditandai dengan benar.  Kedua negara pernah berperang singkat di perbatasan pada 1962. Namun,  secara resmi tidak ada tembakan yang dilepaskan di daerah itu sejak 1975, ketika empat tentara India tewas dalam penyergapan.[ka/ft]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemimpin Med7: Turki Harus Akhiri Tindakan Sepihak
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Para pemimpin tujuh negara Eropa selatan, Kamis (10/9), mendesak Turki agar mengakhiri "kegiatan sep...
Pembicaraan Damai Afghanistan yang Dimediasi AS Dimulai Sabtu 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Faksi-faksi yang bertikai di Afghanistan mengumumkan bahwa mereka akan memulai pembicaraan perdamaia...
China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India dan China sepakat "keluar secepat mungkin" dari ketegangan di perbatasan Himalaya yang disengk...
Menlu AS akan ke Siprus untuk Upayakan Solusi Damai dengan Turki 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, Kamis (10/9), mengatakan ia akan ke Siprus untuk mengupayak...
PM Spanyol Imbau Inggris Setujui Kesepakatan Brexit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Inggris. Ia me...
Kasus Baru Virus Corona Menurun, Puerto Rico Buka Kembali Pantai
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Puerto Rico kembali membuka pantai, kasino, pusat-pusat kebugaran, bioskop mulai hari Sabtu (12/9) s...
Kasus Covid-19 ‘Meningkat Pesat” di Kalangan Generasi Muda AS
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India telah mencatat hampir 100 ribu kasus baru Covid-19 dalam satu hari. Negara di Asia Selatan ini...
Menlu AS: Perundingan Pihak-pihak yang Berperang di Afghanistan Kemungkinan Sengit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perundingan antara pihak-pihak yang berperang di Afghanistan kemungkinan akan berlangsung sengit, na...
Protes terhadap Kebrutalan Polisi Terus Berlangsung di Bogota 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Protes menentang kebrutalan polisi di ibu kota Kolombia, Bogota, berubah menjadi kekerasan pada mal...
Mantan Menkeu Malaysia Hadapi 2 Tuduhan Baru Korupsi
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Mantan Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng, Jumat (11/9), menyatakan dirinya tidak bersalah atas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV