Hati-hati, Mata-mata Asing Mencoba Memikat Pengguna Jejaring Sosial
Elshinta
Kamis, 19 November 2020 - 10:22 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Hati-hati, Mata-mata Asing Mencoba Memikat Pengguna Jejaring Sosial
ABC.net.au - Hati-hati, Mata-mata Asing Mencoba Memikat Pengguna Jejaring Sosial

Badan Intelijen Keamanan Australia (ASIO) mengeluarkan peringatan adanya upaya dari mata-mata asing yang memanfaatkan jejaring sosial untuk mengembangkan dan mencari target dalam kegiatan mereka.

Dalam kampanye publik pertama kalinya, ASIO berkolaborasi dengan mitranya dari organisasi intelijen internasional Five Eyes untuk "think before you link" atau "berpikir sebelum anda terhubung".

Direktur Jenderal ASIO, Mike Burgess mengatakan badan-badan intelijen asing diketahui menargetkan warga Australia melalui media sosial, termasuk platform jejaring profesional, dengan harapan mereka dapat memberikan informasi yang bersifat sensitif atau rahasia.

"Mungkin terdengar seperti tidak mau berisiko atau paranoid, tetapi sebenarnya jika seseorang menawarkan sesuatu yang sangat bagus tapi Anda tidak benar-benar tahu siapa mereka, sebaiknya berhenti sejenak dan berpikir."

Dalam video kampanye berikut dijelaskan bagaimana mata-mata asing mencoba mendapatkan informasi dari seseorang yang menggunakan jejaring sosial untuk kalang profesional.

Video: Badan Intelijen Australia memperingatkan bahaya mata-mata asing memikat pengguna jejaring sosial untuk memberikan informasi Video: Video: Badan Intelijen Australia memperingatkan bahaya mata-mata asing memikat pengguna jejaring sosial untuk memberikan informasi (ABC News)

Tahun lalu, ASIO memperingatkan dalam laporan tahunannya jika "badan intelijen yang berseberangan [dengan Australia]" menggunakan media sosial untuk menargetkan orang-orang yang bekerja di sektor bisnis dan pemerintahan.

Di Amerika Serikat, mantan perwira CIA Kevin Mallory baru-baru ini dihukum akibat terlibat kegiatan spionase setelah direkrut melalui situs jejaring profesional LinkedIn.

Sebuah laporan di New York Times pada 2019 juga mengatakan China menggunakan LinkedIn untuk mencoba membina mata-mata asing.

Pemimpin ASIO menolak untuk mengatakan negara mana yang berada di belakang upaya online untuk memikat warga Australia, meski Mike yakin ada beberapa penyebabnya.

"Organisasi saya, ASIO, berpendapat ada lebih dari satu negara yang menggunakan situs jejaring sosial untuk mengidentifikasi, memikat, dan membangun hubungan dengan warga Australia yang memiliki akses ke informasi sensitif," katanya.

Mike mengungkapkan beberapa platform media sosial enggan bekerja sama dengan ASIO ketika meminta bantuan untuk menghentikan ancaman kegiatan spionase.

"Kami mendapatkan kerja sama dari sejumlah perusahaan, beberapa di antaranya sangat membantu, beberapa di antaranya tidak begitu membantu," kata Mike.

Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi dari laporan ABC News

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pfizer Ajukan Izin Penggunaan Darurat Setelah Vaksin COVID Buatannya 95 Persen Efektif
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Pfizer mengumumkan laporan sementara (interim result) dari studi vaksin virus corona yang sedang ber...
Kami Tidak Kaget: Kondisi Warga Asal Indonesia Saat Australia Selatan Lockdown Ketat
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Pemerintah negara bagian Australia Selatan menerapkan lockdown paling ketat yang pernah dilakukan te...
Kami Tidak Kaget: Kondisi Warga Asal Indonesia Saat Australia Selatan Lockdown Ketat
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Pemerintah negara bagian Australia Selatan menerapkan lockdown paling ketat yang pernah dilakukan te...
Boeing 737 MAX yang Dipakai Lion Air Sudah Boleh Terbang lagi
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Pemerintah Amerika Serikat sudah memberikan lampu hijau bagi pesawat Boeing 737 MAX untuk kembali te...
Boeing 737 MAX yang Dipakai Lion Air Sudah Boleh Terbang lagi
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Pemerintah Amerika Serikat sudah memberikan lampu hijau bagi pesawat Boeing 737 MAX untuk kembali te...
Semuanya Benar: Saksi Ungkap Kejahatan Militer Australia di Afghanistan
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Seorang saksi dalam penyelidikan dugaan kejahatan perang yang dilakukan pasukan khusus SAS Angkatan ...
Semuanya Benar: Saksi Ungkap Kejahatan Militer Australia di Afghanistan
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Seorang saksi dalam penyelidikan dugaan kejahatan perang yang dilakukan pasukan khusus SAS Angkatan ...
Anak Presiden Ikut Pemilihan Wali Kota Picu Polemik Soal Dinasti di Indonesia
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Maju dalam kontestasi Pilkada melawan saingan yang tidak jelas, anak dari Presiden Indonesia Joko Wi...
Anak Presiden Ikut Pemilihan Wali Kota Picu Polemik Soal Dinasti di Indonesia
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Maju dalam kontestasi Pilkada melawan saingan yang tidak jelas, anak dari Presiden Indonesia Joko Wi...
Mahasiswa dan Pengawas Asal Indonesia Gugup Saat Ujian Online di Australia
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:26 WIB
Sejak tiga tahun lalu, Yohanes Kurniawan asal Jakarta sudah terbiasa mengawas ujian di lembaga pendi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV