Kerusuhan di Ibukota Washington, Twitter Mengunci Akun Presiden Donald Trump
Elshinta
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kerusuhan di Ibukota Washington,  Twitter Mengunci Akun Presiden Donald Trump
ABC.net.au - Kerusuhan di Ibukota Washington, Twitter Mengunci Akun Presiden Donald Trump

Sekelompok orang pendukung Presiden Donald Trump bentrok dengan kepolisian, menyebabkan kerusuhan di Gedung Capitol di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu waktu setempat.

Dengan menggunakan masker gas, sejumlah politisi terlihat telah melarikan diri dari ruang dewan perwakilan rakyat dan senat, setelah sejumlah perusuh menyerbu Gedung Capitol menggunakan gas air mata.

Sebuah peringatan adanya "ancaman keamanan eksternal" diumumkan di dalam Gedung Capitol saat anggota kongres sedang mengadakan pertemuan dan akan memberikan suara untuk menegaskan kemenangan Joe Biden, Presiden terpilih.

Para perusuh diketahui menggunakan "bahan kimia" yang ditujukan kepada polisi saat mencoba menerobos masuk ke gedung, kata kepala polisi Washington DC Robert Contee, sebelum masuk ke ruang Senat.

Twitter kunci akun @realDonaldTrump

Sebelumnya Presiden Trump mengunggah di Twitter-nya jika pemilihan telah dicuri darinya dan mengatakan kepada kelompok perusuh "kami mencintaimu" dan "pulanglah dengan damai".

Presiden Trump tetap mengulangi klaim palsu jika ia memenangkan pemilu dengan "telak", yang diyakini telah memicu protes yang berujung kekerasan di Gedung Capitol.

Twitter telah mengunci akun @realDonaldTrump karena "pelanggaran berat yang berulang soal Kebijakan Integritas Sipil" yang dimiliki media sosial tersebut.

Akun Presiden Trump di Twitter akan dikunci selama 12 jam sampai ia menghapus tiga unggahannya, jika tidak akunnya akan tetap dikunci.

Anggota parlemen dari Partai Republik dan pejabat pemerintahan sudah memohon kepada Presiden Trump agar memberikan pernyataan kepada para pendukungnya untuk meredam kekerasan.

Satu orang dilaporkan mati tertembak

Sebuah video menunjukkan sejumlah perusuh telah menerobos masuk Gedung Capitol lewat jendela dan polisi menembakkan air mata.

Video: Sekelompok perusuh mencoba menerobos Capitol Hill. Video: Video: Sekelompok perusuh mencoba menerobos Capitol Hill. (ABC News)

Para anggota kongres dan politisi telah dievakuasi ke tempat aman. Wakil presiden terpilih Kamala Harris, yang menghadiri sebuah sesi juga dilaporkan aman.

Media setempat melaporkan seorang perempuan yang juga mencoba menerobos ke gedung tersebut telah tertembak oleh polisi.

NBC melaporkan perempuan tersebut dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

Jam malam diberlakukan di Washington DC

Jam malam telah diberlakukan di kawasan pemerintahan di Washington DC hingga pukul 6 pagi waktu setempat.

Pihak kepolisian dan otoritas keamanan telah bergerak menuju para pengunjuk rasa untuk membubarkan mereka yang masih berada di jalanan.

Seorang juru bicara parlemen mengatakan Garda Nasional sudah dikerahkan di sekitar gedung tersebut bersama layanan keamanan dan perlindungan lainnya.

Sementara itu dalam pidatonya, Presiden terpilih Joe Biden menyebut mereka yang menyerbu Gedung Capitol sebagai "sejumlah kecil ekstremis yang melanggar hukum".

"Ini bukan perbedaan pendapat, ini adalah kekacauan," katanya, mendesak Presiden Trump untuk "meminta agar pendukungnya mengakhiri pengepungan [Gedung Capitol]".

"Ini sebuah hasutan dan harus diakhiri sekarang. Saya meminta kelompok orang ini untuk mundur dan biarkan demokrasi bekerja."

Pernyataan serupa juga dikeluarkan oleh Wakil Presiden AS, Mike Pence, yang mengunggah serangkaian pernyataan mengutuk kekerasan di akun Twitternya.

Penghitungan suara akan dilanjutkan hari ini

Nancy Pelosi, Ketua DPR Amerika Serikat, baru saja mengeluarkan pernyataan yang mengatakan jika Kongres akan melanjutkan penghitungan suara electoral college malam ini waktu setempat, setelah gedung parlemen "diizinkan untuk digunakan" kembali.

Pelosi mengatakan keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan pihak militer Amerika Serikat di Pentagon, Departemen Kehakiman, dan Wakil Presiden.

"Kami sekarang akan menjadi bagian dari sejarah, karena gambaran yang memalukan soal Amerika Serikat telah ditunjukkan kepada dunia, dengan penghasutan di tingkat tertinggi," katanya.

Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi dan Anda bisa mengikuti laporannya secara LIVE di blog ABC News.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kerusuhan di Ibukota Washington,  Twitter Mengunci Akun Presiden Donald Trump
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Sekelompok orang pendukung Presiden Donald Trump bentrok dengan kepolisian, menyebabkan kerusuhan di...
Awak Kapal Asal Indonesia yang Ditahan di Iran Dikatakan Dalam Kondisi Baik
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Kedutaan Besar RI di Tehran, Iran, mengatakan terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk...
Keluarga Korban Bom Bali:
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Beberapa anggota keluarga di Australia dari korban yang tewas dalam peristiwa bom Bali tahun 2002 me...
Jadwal Vaksinasi Australia Dimajukan, Siapa Yang Akan Disuntik Pertama?
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Jadwal penyuntikan vaksin virus corona di Australia akan dimajukan menjadi bulan depan, dengan menda...
Thailand Pernah Jadi Contoh Sukses Penanganan COVID, Kini Kasusnya Melonjak
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Thailand pernah dianggap contoh sukses penanganan COVID-19 di awal pandemi, tetapi negara itu telah ...
Abu Bakar Bashir Bebas, PM Australia Mengatakan Menghormati Keputusan Indonesia
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan pembebasan Abu Bakar Basyir menjadi kesedihan b...
Brisbane Lockdown Tiga Hari Untuk Hentikan Penularan Jenis Baru Virus Corona
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Terhitung pukul 18:00 malam ini waktu setempat, warga di Brisbane, Logan, Ipswich, Moreton dan Redla...
Kongres AS Resmi Sahkan Kemenangan Biden, Ada Usulan Trump Segera Dilengserkan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Setelah kerusuhan dengan massa menyerbu masuk ke gedung parlemen Amerika Serikat di Washington DC, K...
Brasil Menyatakan Tingkat Kemanjuran Vaksin COVID-19 Sinovac Mencapai 78 Persen
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Vaksin virus corona buatan China yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech China telah dinyatakan 78 pe...
Australia Batasi Jumlah Kedatangan Luar Negeri untuk Hindari COVID Jenis Baru
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:55 WIB
Di tengah meningkatnya penyebaran varian baru virus COVID-19 asal Inggris, hari ini (8/01), Pemerint...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV