Rabu, 23 Mei 2018 | 04:21 WIB

Daftar | Login

puasa puasa
Top header banner

Berita Mitra

Fakta Seputar Serangan Mapolda Riau

Rabu, 16 Mei 2018 - 15:08 WIB   

Kepolisian Daerah Riau mendapat serangan teror usai empat pria bersenjata tajam menyerbu Mapolda di Pekanbaru dan menewaskan seorang petugas. Polisi berhasil menewaskan empat pelaku penyerangan, sementara seorang dikabarkan melarikan diri.

Serangan di Riau memperpanjang deretan kasus terorisme yang melanda Indonesia baru-baru ini.

Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan para pelaku mengendarai sebuah minibus menerobos masuk ke halaman depan mapolda. Empat penyerang menghunus pedang dan menyerbu petugas di sekitar sebelum dilumpuhkan aparat. Adapun empat tersangka dilaporkan berhasil melarikan diri.

"Empat orang gunakan pedang tajam, sudah disiapkan, betul-betul tajam. Dua anggota kena tebas di leher, alhamdulillah selamat. Satu kena di tangan, satu luka ringan dari reporter TV One dan satu orang anggota saya ditabrak dan pada saat dibawa ke RS dalam kondisi luka berat dan baru saja meninggal dunia," ungkapnya dalam jumpa pers sepertin dilansir Kompas.

Ipda Auzar meninggal dunia di RS Bhayangkara Riau setelah ditabrak pelaku.

Detik melaporkan, serangan dilakukan ketika aparat disiagakan jelang jumpa pers terkait penanganan narkoba. Kompleks yang berada di seberang kantor gubernur itu dikabarkan sudah dipenuhi petugas sejak Rabu (16/5) pagi.

Saat berita ini diturunkan kepolisian sudah menurunkan tim identifikasi TKP, Inafis, dan Gegana buat memeriksa mobil yang ditinggalkan pelaku. Polisi ingin memastikan mobil tersebut tidak menyimpan bahan peledak.

Sementara itu harian Tribunnews mempublikasikan sebuah surat yang ditemukan pada salah seorang pelaku yang tewas ditembak. Di dalamnya terdapat dua ayat Al-Quran yang memerintahkan untuk memerangi kaum kafir. "Sungguh kami akan terus memerangi kalian walaupun salah satu dari kami akan terbunuh, itu adalah hal kecil bagi kami demi tegaknya ajaran Allah di muka bumi ini. Karena kami tidak ridho diatur oleh aturan kafir."

Namun sejauh ini belum ada konfirmasi mengenai keaslian surat tersebut.

rzn/yf (detik, kompas, tribunnews, ap)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 12 Mei 2018 - 12:13

Imigrasi Malaysia cekal Najib Razak dan istri

Aktual Dalam Negeri | 15 Mei 2018 - 10:04

Presiden hadiri penutupan lokakarya anggota DPRD PPP

Aktual Pemilu | 09 Mei 2018 - 14:39

Politisi Golkar sarankan Golkar gelar rembug nasional 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Arab Saudi dukung Yerussalem ibu kota Palestina

Selasa, 22 Mei 2018 - 21:46 WIB

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dengan Yerusalem sebagai ibu kota.

Masjidil Haram sediakan 8.700 motor listrik dan kursi roda gratis bagi peziarah

Selasa, 22 Mei 2018 - 17:45 WIB

Untuk memberi kemudahan dan kenyamanan saat beribadah, Kepresidenan untuk Urusan Dua Masjid Suci telah menyediakan seban...

Presiden Mesir sarankan Presiden Palestina agar periksa kesehatan

Selasa, 22 Mei 2018 - 14:17 WIB

Presiden Mesir Abdel-Fattah As-Sisi pada Senin (21/5) menelepon timpalannya dari Palestina, Mahmoud Abbas agar memeriksa...

Kondisi kesehatan Presiden Palestina membaik

Selasa, 22 Mei 2018 - 12:45 WIB

Kondisi Presiden Palestina Mahmoud Abbas membaik dan dapat meninggalkan rumah sakit paling cepat pada Selasa, ungkap p...

Najib Razak tiba di Kantor Pencegahan Korupsi Malaysia

Selasa, 22 Mei 2018 - 10:52 WIB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Rajak tiba di Kantor Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia/SPRM (KPK di Indonesia...

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com