Oxford University: Produksi Vaksin Corona Mungkin Bisa Dimulai Akhir Tahun Ini
Elshinta
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Oxford University: Produksi Vaksin Corona Mungkin Bisa Dimulai Akhir Tahun Ini
DW.com - Oxford University: Produksi Vaksin Corona Mungkin Bisa Dimulai Akhir Tahun Ini

"Targetnya, peluncuran vaksin bisa dilakukan akhir tahun ini - itu suatu kemungkinan, tetapi sama sekali tidak ada kepastian tentang itu, karena kita membutuhkan tiga hal untuk terjadi," kata pemimpin proyek pengembangan vaksin Corona di Oxford University, Sarah Gilbert, kepada stasiun siaran Inggris, BBC.

Vaksin percobaan yang telah dilisensikan oleh perusahaan AstraZeneca sejauh ini memang menghasilkan respons kekebalan dalam uji klinis tahap awal. Sarah Gilbert mengatakan, masih diperlukan bukti lebih lanjut mengenai keefektifannya.

Dia juga mengatakan, otoritas kesehatan masih harus menyetujui lisensinya dengan cepat untuk penggunaan dalam situasi darurat, dan vaksin harus bisa diproduksi dengan cepat dalam jumlah besar.

"Ketiga hal ini harus terjadi secara sekaligus sebelum kita dapat mulai melihat sejumlah besar orang divaksinasi," katanya.

Harapan besar

Vaksin yang dikembangkan Sarah Gilbert dan timnya adalah salah satu dari dua penelitian yang berpotensi dan membangkitkan harapan baru untuk meredam virus corona yang telah menginfeksi hampir 15 juta orang di seluruh dunia.

"Jika vaksin kami efektif, ini merupakan opsi yang menjanjikan karena jenis vaksin ini dapat diproduksi dalam skala besar," kata Sarah Gilbert selanjutnya. Kedua studi kandidat vaksin corona diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet awal minggu ini, yang menunjukkan kemajuan.

Lebih dari 1.000 orang dewasa di Inggris ambil bagian dalam uji coba vaksin dari Oxford University. Penelitian ini menemukan bahwa kandidat vaksin itu menginduksi "antibodi kuat dan respon imun sel-T" terhadap virus baru.

Sebuah uji coba terpisah di Cina yang melibatkan lebih dari 500 orang juga menunjukkan bahwa sebagian besar orang telah mengembangkan respons imun antibodi yang luas. Penelitian di Cina menggunakan teknik yang mirip dengan tim Oxford.

WHO "hati-hati optimistis”

Direktur Eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO, Mike Ryan, mengatakan bahwa hasil uji coba vaksin COVID-19 adalah "kabar baik", namun memperingatkan bahwa masih ada prosedur "yang harus ditempuh."

"Kita sekarang harus bergerak ke uji coba di dunia nyata dalam skala lebih luas," kata Mike Ryan kepada wartawan pada konferensi pers di Jenewa.

"Tetapi tentu baik melihat ada lebih banyak data dan lebih banyak produk bergerak ke fase yang sangat penting dalam penemuan vaksin ini," tambahnya.

hp/pkp (rtr, afp)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rusia Segera Gelar Peradilan Pertama Pelaku Sunat Perempuan Setelah Lockdown
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
"Empat orang yang tidak dikenal memegangi tangan dan kakinya di kursi pemeriksaan ginekologi,&q...
Langgar Karantina Covid-19, Perempuan Austria Dihukum Penjara dan Denda Uang
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Pengadilan negeri di kota Klagenfurt, Austria, pada hari Rabu (22/07) menjatuhkan hukuman percobaan ...
Oxford University: Produksi Vaksin Corona Mungkin Bisa Dimulai Akhir Tahun Ini
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
"Targetnya, peluncuran vaksin bisa dilakukan akhir tahun ini - itu suatu kemungkinan, tetapi sa...
Menteri Pertahanan Jerman: Penarikan Pasukan AS Mengkhawatirkan untuk Aliansi NATO
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer berpendapat bahwa ancaman Amerika Serikat (AS) ...
Banyak Pekerja Jerman Lebih Senang Home Office dan Tidak Ingin Kembali ke Kantor
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Lebih sedikit stres, lebih banyak waktu untuk keluarga, bahkan lebih produktif, kata mayoritas peker...
Kenapa Israel Urung Duduki Tepi Barat? 
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Perhatian dunia terpaku ke arah Tepi Barat Yordan pada 1 Juli silam, ketika Israel sejatinya akan me...
Krisis Keuangan Runtuhkan Sistem Rumah Sakit di Libanon, Salah Satu  yang Terbaik di Timur tengah 

 
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Rumah-rumah sakit di Libanon berjuang untuk bisa tetap membayar para pegawai, dan membayar biaya pe...
Misteri Virus Corona, Menyebar Super Cepat Diam-diam Tanpa Gejala
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Hanya dalam waktu tiga bulan setelah pemerintah Cina mengumumkan wabah pneumonia misterius di Wuhan,...
Studi: Amerika Utara Kemungkinan Telah Dihuni Manusia Sejak 26.500 Tahun Lalu
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Rabu (22/07) mengungkap bahwa Amerika Utara kemungkinan tela...
Nusantara Institute: Penghayat Sunda Wiwitan
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan baru-baru ini dilaporkan menyegel bangunan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV