CIFTIS Merupakan Aktivitas Internasional Pasca Wabah ke-1 Yang Diselenggarakan Tiongkok
Elshinta
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
CIFTIS Merupakan Aktivitas Internasional Pasca Wabah ke-1 Yang Diselenggarakan Tiongkok
CRI - CIFTIS Merupakan Aktivitas Internasional Pasca Wabah ke-1 Yang Diselenggarakan Tiongkok

Pekan Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok CIFTIS 2020 selama 6hari ditutup di Beijing kemarin (9/9).

Dalam pekan kali ini, nilai total kontrak proyek investasi pariwisata tercatat 15,71 miliar yuan; totalnya 80 lebih proyek integrasi dan pengembangan kebudayaan Kota Beijing dikontrak dengan nilainya lebih dari 60 miliar yuan; organisasi perbelanjaan internasional mencapai intend perdagangan tahap pertama dengan 8 perusahaan dan lembaga Tiongkok dan negeri asing dengan nilainya sekitar 170 miliar yuan.

Kini, pandemi Covid-19 masih belum terkontrol secara menyeluruh di dunia, kenapa Tiongkok dengan mengatasi kesulitan yang bertubi-tubi menyelenggarakan sekali aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional yang besar ini?

Bisnis di antar berbagai negeri di seluruh dunia ada dua jenis, yaitu perdagangan komoditi dan perdagangan jasa. Sekarang, perdagangan jasa berbobot semakin besar. Pada tahun 1970, perdagangan jasa hanya merupakan 9 persen dalam perdagangan global, sedangkan kini naik menjadi sekitar 20 persen. Pada tahun 2040, perbandingannya akan naik menjadi seper tiga. Ini berarti bahwa perdagangan jasa kini tengah menjadi sokoguru ekonomi global. Dengan kata lain, di bawah dampak wabah, perdagangan jasa semakin dini dipulihkan, ekonomi dunia semakin dini direhabilitasi.

Yang paling awal mewujudkan pemulihan justru adalah Tiongkok. Pada bulan Agustus lalu, industri jasa Tiongkok memelihara momentum pemulihan selama 4 bulan berturut-turut dengan menunjukkan penanjakan seperti halnya ekonomi Tiongkok. Tiongkok adalah negeri  perdagangan jasa kedua terbesar di dunia. Inilah alasan Tiongkok menyelenggarakan CIFTIS di bawah dampak wabah.

Presiden  Tiongkok Xi Jinping dalam pidatonya di depan upacara pembukaan CIFTIS mengatakan, harus mengikut kecenderungan perkembangan digitalisasi, Cyberisasi dan Intelejinsisasi m dan berupaya bersama untuk menghapuskan kesenjangan digital. Digitalisasi mendapat perhatian besar justru karena itu adalah kelemahan dalam perdagangan jasa.

Digitalisasi kini merupakan satu motode yang krusial dalam perdagangan jasa.

Dilihat dari sudut yang lebih makro, digitalisasi tak saja lebih memudahkan perdagangan jasa, juga dapat membentuk membali rantai nilai global. Teknologi digital bagaikan sebuah jembatan menjalin proyek jasa maju berbagai negara dan juga menyambungkan rantai industri yang sangat membutuhkan tranformasi dan eskalasi.

Inilah maksud besar Tiongkok menyelenggarakan CIFTIS kali ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
CIFTIS Merupakan Aktivitas Internasional Pasca Wabah ke-1 Yang Diselenggarakan Tiongkok
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Pekan Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok CIFTIS 2020 selama 6hari ditutup di Beijing kemarin (9...
Kemlu Tiongkok Rilis Dokumen Berpendirian Tiongkok Berkenaan 75 Tahun Berdirinya PBB
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Kementerian Luar Negeri Tiongkok hari ini (10/9) mengemukakan Dokumen Berpendirian Tiongkok Berkenaa...
Pertemuan Pemimpin Tiongkok, Jerman dan Uni Eropa Diharapakan Menambahkan keyakinan dan Dinamika kepada Ekonomi Dunia Pasca Wabah
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Jubir Kemlu Tiongkok Zhao Lijian hari ini (10/9) menyatakan, Pertemuan Virtual Tiongkok, Jerman dan ...
CIFTIS Manifestasikan Langkah Keterbukaan Tiongkok Yang Tak Berhenti untuk Selama-lamanya
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Pekan Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok CIFTIS hari Kamis kemarin (9/9) ditutup. Sebagai aktiv...
Xi Jinping dan Guru-gurunya
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Hari ini, tanggal 10 September, adalah Hari Guru Tiongkok. 17 juta guru Tiongkok menyongsong hari ra...
Retno: Inilah rahasia kebangkitan ekonomi Tiongkok pasca wabah Covid-19
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Di depan Rakornas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) secara virtual kemarin (10/9), Menteri...
Tuo Xiuying, Gadis Muslim Tiongkok Masuki Universitas
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Tuo Xiuying, seorang gadis etnis Dongxiang yang beragama Islam di Komune Yagou Desa Dashu Kabupaten ...
Kemlu Tiongkok Bantah Pernyataan Pompeo Yang ‘Prihatin dan Khawatir’ pada Operasi Kapal Nelayan Tiongkok di Laut Lepas
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Berkenaan opini tak layak dari Menlu AS Mike Pompeo baru-baru ini tentang opreasi kapal nelayan Tion...
Perusahaan Swasta Tiongkok Menuju Luar Negeri dengan Semakin Baku dan Rasional
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
‘Laporan Riset Top 500 Perusahaan Swasta Tiongkok 2020’ yang diumumkan hari Kamis kemari...
Menlu Tiongkok dan India Capai Lima Kesepahaman
Jumat, 11 September 2020 - 15:47 WIB
Anggota Dewan Negara selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dan Menteri Luar Negeri India Subra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV