Rabu, 18 Juli 2018 | 19:40 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Seorang polisi meninggal dunia diserang teroris di Mapolda Riau

Rabu, 16 Mei 2018 - 11:16 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Foto: Ist
Foto: Ist

Elshinta.com - Seorang anggota polisi meninggal dunia dalam insiden serangan terorisme yang terjadi di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (16/5) pagi.

Informasi yang dirangkum, anggota Polri tersebut bernama Ipda Auzar. Saat ini jenazah korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Sementara itu, seorang anggota polisi lainnya mengalami luka bacok. Polisi itu bernama Kompol Farid Abdullah, dan hingga kini masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Selain itu, informasi yang dirangkum empat terduga teroris juga meninggal dunia. Sementara seorang terduga lainnya sempat melarikan diri namun berhasil diamankan, dikutip dari laman Antara.

Dilaporkan juga dua wartawan terluka dalam upaya serangan teror itu. Kedua wartawan media elektronik itu terluka akibat ditabrak mobil teroris saat sedang bersiap meliput pengungkapan kasus sabu-sabu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 18 Juli 2018 - 19:33 WIB

Presiden minta efisiensi belanja untuk program prioritas

Kriminalitas | 18 Juli 2018 - 19:24 WIB

Polda Metro tembak mati perampok tembak ibu

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 19:17 WIB

Persiapan Indonesia tuai apresiasi dari Presiden OCA

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 18:54 WIB

Presiden Jokowi siapkan badan manajemen strategis pengembangan talenta

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 18:49 WIB

Anak sapi berkepala dua di Riau tak bisa bertahan hidup

Asia Pasific | 18 Juli 2018 - 18:35 WIB

Ringgit Malaysia jatuh ke level terendah terhadap dolar AS

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com