Sabtu, 15 Desember 2018 | 08:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Menag harapkan umat beragama terapkan nilai Pancasila

Rabu, 16 Mei 2018 - 16:26 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sejumlah tokoh agama bersama pengurus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Menko PMK Puan Maharani, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat Silaturahim Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2L317M4
Sejumlah tokoh agama bersama pengurus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Menko PMK Puan Maharani, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat Silaturahim Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2L317M4

Elshinta.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan silaturahim kebangsaan antar tokoh agama mengharapkan agar sejumlah tokoh agama dan umat masing-masing untuk tetap mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

"Dalam rangkaian peringatan hari lahir Pancasila ini, kita ingin kembali menghangatkan kesadaran memori kolektif bangsa ini melalui tokoh-tokoh agama agar pengejawantahan atau pengamalan nilai-nilai Pancasila itu sesungguhnya, hakekatnya adalah pengamalan dari nilai-nilai agama itu sendiri," kata Lukman di Masjid Istiqlal, Jakarta setelah menghadiri Silaturahim Kebangsaan Memperingati Hari Lahir Pancasila pada Rabu (16/5) seperti dilansir dari Antara.

Menurut Lukman, nilai-nilai dalam Pancasila dapat menghindarkan sifat radikalisme maupun ekstrimisme. Menteri menjelaskan pada dasarnya hakikat agama adalah moderat sebagai penyejuk kehidupan. "Dengan cara memahami dan mengamalkan ajaran agama yang moderat, kepada esensi ajaran agama yang sesungguhnya yang memanusiakan manusia. Bahwa agama hadir untuk melindungi harkat derajat martabat kemanusiaan, bukan justru sebaliknya," kata Lukman.

Menteri meminta agar agama tidak menjadi alat atau dimanipulasi oleh pihak tertentu dalam melakukan tindakan yang saling merendahkan bahkan melakukan kekerasan. Memasuki bulan Ramadan 2018, Lukman meminta umat Islam untuk saling menahan diri dan mengendalikan hawa nafsu. Silaturahim kebangsaan tersebut dilakukan oleh Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kementerian Agama sebagai rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang.

Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Sukarnoputri, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Kepala BPIP Yudi Latif mengikuti acara tersebut. Selain itu para tokoh agama yang hadir yaitu Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar, tokoh agama Kristen Pdt Henriette Hutabarat-Lebang, Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo, tokoh agama Hindu Ida Pangelingsir Agung Patra Sukahef, tokoh agama Buddha Bhikkhu Pannavaro Mahathera, dan tokoh agama Khonghucu Chandra Setiawan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 08:12 WIB

Polda Metro Jaya perkirakan 150 ribu Jakmania ikut perayaan Persija

Arestasi | 15 Desember 2018 - 07:49 WIB

Siber Polri ungkap jaringan pemalsu kartu kredit

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:37 WIB

Ini pengaturan lalu lintas saat pawai Persija

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:25 WIB

Pemprov DKI siapkan acara selebrasi Persija

Hukum | 15 Desember 2018 - 06:51 WIB

Polisi periksa 17 saksi kasus KTP-el tercecer

Elshinta.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan silaturahim kebangsaan antar tokoh agama mengharapkan agar sejumlah tokoh agama dan umat masing-masing untuk tetap mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

"Dalam rangkaian peringatan hari lahir Pancasila ini, kita ingin kembali menghangatkan kesadaran memori kolektif bangsa ini melalui tokoh-tokoh agama agar pengejawantahan atau pengamalan nilai-nilai Pancasila itu sesungguhnya, hakekatnya adalah pengamalan dari nilai-nilai agama itu sendiri," kata Lukman di Masjid Istiqlal, Jakarta setelah menghadiri Silaturahim Kebangsaan Memperingati Hari Lahir Pancasila pada Rabu (16/5) seperti dilansir dari Antara.

Menurut Lukman, nilai-nilai dalam Pancasila dapat menghindarkan sifat radikalisme maupun ekstrimisme. Menteri menjelaskan pada dasarnya hakikat agama adalah moderat sebagai penyejuk kehidupan. "Dengan cara memahami dan mengamalkan ajaran agama yang moderat, kepada esensi ajaran agama yang sesungguhnya yang memanusiakan manusia. Bahwa agama hadir untuk melindungi harkat derajat martabat kemanusiaan, bukan justru sebaliknya," kata Lukman.

Menteri meminta agar agama tidak menjadi alat atau dimanipulasi oleh pihak tertentu dalam melakukan tindakan yang saling merendahkan bahkan melakukan kekerasan. Memasuki bulan Ramadan 2018, Lukman meminta umat Islam untuk saling menahan diri dan mengendalikan hawa nafsu. Silaturahim kebangsaan tersebut dilakukan oleh Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kementerian Agama sebagai rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang.

Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Sukarnoputri, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Kepala BPIP Yudi Latif mengikuti acara tersebut. Selain itu para tokoh agama yang hadir yaitu Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar, tokoh agama Kristen Pdt Henriette Hutabarat-Lebang, Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo, tokoh agama Hindu Ida Pangelingsir Agung Patra Sukahef, tokoh agama Buddha Bhikkhu Pannavaro Mahathera, dan tokoh agama Khonghucu Chandra Setiawan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 07:37 WIB

Ini pengaturan lalu lintas saat pawai Persija

Sabtu, 15 Desember 2018 - 07:25 WIB

Pemprov DKI siapkan acara selebrasi Persija

Sabtu, 15 Desember 2018 - 06:51 WIB

Polisi periksa 17 saksi kasus KTP-el tercecer

Sabtu, 15 Desember 2018 - 06:39 WIB

Tol Pemalang-Batang gratis hingga akhir Desember

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com