Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:26 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Jelang Ramadan, stok dan harga bahan pokok stabil

Rabu, 16 Mei 2018 - 18:57 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: M. Salim.
Foto: M. Salim.

Elshinta.com - Dalam rangka mengantisipasi, ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Langkat, Sumut, menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1349 H tahun 2018 Bupati Langkat Ngogesa Sitepu memerintahkan Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat untuk melakukan peninjauan, guna mengetahui perkembangan pasokan dan kestabilan harga bahan pokok serta mengecek kesterilan bahan makanan/pangan dari kandungan zat kimia berbahaya untuk dikonsumsi manusia.

Sidak dilakukan di pasar-pasar tradisional dan swalayan yang ada di setiap kecamatan di Kabupaten Langkat yang dilakukan selama tiga hari mulai 14 sampai 16 Mei 2018.

Dijelaskan, Assisten Administrasi Umum Eddy Dharma Tarigan secara keseluruhan  dari hasil sidak pasar salama tiga hari tersebut, sampai saat ini  harga komoditi bahan pokok dinilai masih setabil. Secara terperinci Eddy menyebutkan, dari sidak pasar dan sawalayan  di Kecamatan Kuala, tercatat  harga bahan pokok secara keseluruhan dinilai tetap stabil tidak mengalami kenaikan secara merata.

“Hanya daging ayam broiler yang mengalami kenaikan harga dari Rp26.000 menjadi Rp34.000, sedangkan untuk stock ketersediaan bahan pokoknya, dinilai cukup,” katanya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, M. Salim, Rabu (16/5). 

Selanjutnya, dikatakan Eddy, ada beberapa sampel makanan  yang diperiksa pada laboratorium Dinas Kesahatan, diantaranya kerupuk merah, saus, mie lidi, buah-buahan dan lainnya. Hasilnya ada jenis buah yang positif mengandung formalin, buah anggur, sedangkan lainnya negative dari kandungan bahan kimia berbahaya.

Berikut  daftar harga beberapa bahan pokok, secara merata di Kabupaten Langkat yang ditemui diantaranya daging sapi murni Rp115.000/kg, beras Rp10.000 – 11.000/kg, minyak goreng Rp11.000 – 12.500/kg, gula pasir Rp11.500, tepung terigu Rp5.500 – 7.500, telur ayam boiler Rp13.000, telur ayam kampung Rp25.000, ayam potong (boiler) Rp34.000/kg, ayam kampung Rp50.000, cabai merah kriting  Rp34.000 cabai biasa/hijau Rp15.000, bawang merah impor Rp16.000 lokal Rp32.000. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Dalam rangka mengantisipasi, ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Langkat, Sumut, menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1349 H tahun 2018 Bupati Langkat Ngogesa Sitepu memerintahkan Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat untuk melakukan peninjauan, guna mengetahui perkembangan pasokan dan kestabilan harga bahan pokok serta mengecek kesterilan bahan makanan/pangan dari kandungan zat kimia berbahaya untuk dikonsumsi manusia.

Sidak dilakukan di pasar-pasar tradisional dan swalayan yang ada di setiap kecamatan di Kabupaten Langkat yang dilakukan selama tiga hari mulai 14 sampai 16 Mei 2018.

Dijelaskan, Assisten Administrasi Umum Eddy Dharma Tarigan secara keseluruhan  dari hasil sidak pasar salama tiga hari tersebut, sampai saat ini  harga komoditi bahan pokok dinilai masih setabil. Secara terperinci Eddy menyebutkan, dari sidak pasar dan sawalayan  di Kecamatan Kuala, tercatat  harga bahan pokok secara keseluruhan dinilai tetap stabil tidak mengalami kenaikan secara merata.

“Hanya daging ayam broiler yang mengalami kenaikan harga dari Rp26.000 menjadi Rp34.000, sedangkan untuk stock ketersediaan bahan pokoknya, dinilai cukup,” katanya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, M. Salim, Rabu (16/5). 

Selanjutnya, dikatakan Eddy, ada beberapa sampel makanan  yang diperiksa pada laboratorium Dinas Kesahatan, diantaranya kerupuk merah, saus, mie lidi, buah-buahan dan lainnya. Hasilnya ada jenis buah yang positif mengandung formalin, buah anggur, sedangkan lainnya negative dari kandungan bahan kimia berbahaya.

Berikut  daftar harga beberapa bahan pokok, secara merata di Kabupaten Langkat yang ditemui diantaranya daging sapi murni Rp115.000/kg, beras Rp10.000 – 11.000/kg, minyak goreng Rp11.000 – 12.500/kg, gula pasir Rp11.500, tepung terigu Rp5.500 – 7.500, telur ayam boiler Rp13.000, telur ayam kampung Rp25.000, ayam potong (boiler) Rp34.000/kg, ayam kampung Rp50.000, cabai merah kriting  Rp34.000 cabai biasa/hijau Rp15.000, bawang merah impor Rp16.000 lokal Rp32.000. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com