Rabu, 23 Mei 2018 | 04:33 WIB

Daftar | Login

puasa puasa
Top header banner

Gaya Hidup / Travel

Menpar prediksi terjadi penurunan kunjungan wisatawan pasca aksi teror

Rabu, 16 Mei 2018 - 19:05 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: https://bit.ly/1OQORJ4.
Foto: https://bit.ly/1OQORJ4.

Elshinta.com - Aksi teror bom belakangan ini bisa mempengaruhi penurunan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia  sekitar 1 juta seperti erupsi Gunung Agung, Bali. Demikian dikatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kantor Kememko Perekonomian, Jakarta, Rabu (16/5). Angka 1 juta wisman berkurang saat terjadi  erupsi Gunung Agung Bali.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan saat itu, banyak negara yang mengumumkan travel warning pada warganya yang mau berkunjung ke Indonesia  khususnya ke  Bali.

Arief menambahkan, terkait aksi teror bom saat ini ada 12 negara yang mengumumkan travel advisory atau peringatan dini bagi rakyatnya yang ingin berkunjung  ke Indonesia. Dari  12 negara yang melakukan  peringatan keamanan berkunjung ke Indonesia diantaranya Amerika Serikat, Inggris, Australia, Singapura, Malaysia serta Hong Kong.   

"Sekarang dalam hal peringatan lebih ringan, travel advisory. Diharapkan, kondisinya lebih bisa teratasi. Kalau sudah teratasi statusnya dicabut. Sehingga kalau masih levelnya travel advisory, masih dinilai aman," kata Arief seperti dilaporkan Reporter elshinta, Dewi Rahmawati.

Menurutnya, travel advisory masih dalam mengingatkan, belum melarang. Namun pemerintah harus mengumumkan kepada wisatawan. "Karena itu menjadi kewajiban Kementerian Pariwisata mengumumkan apapun kejadian yang terjadi saat ini di Indonesia," tandasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Mei 2018 - 21:55 WIB

KSP : Pemerintah jamin lindungi warga dari teroris

Aktual Luar Negeri | 22 Mei 2018 - 21:46 WIB

Arab Saudi dukung Yerussalem ibu kota Palestina

Hukum | 22 Mei 2018 - 21:25 WIB

KPK cegah enam orang terkait kasus BLBI

Aktual Dalam Negeri | 22 Mei 2018 - 21:11 WIB

Masyarakat datangi pos pengamatan Merapi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com