Rabu, 24 Oktober 2018 | 11:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Densus 88 tangkap dua terduga teroris di Cirebon

Kamis, 17 Mei 2018 - 21:45 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto. Sumber foto: https://bit.ly/2IonCN7
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto. Sumber foto: https://bit.ly/2IonCN7

Elshinta.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) menangkap dua orang terduga teroris di Kota dan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Telah dilakukan kegiatan penegakan hukum terduga teroris berinisial H dan S," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto di Cirebon, Kamis (17/5).

Agung mengatakan dua terduga teroris itu ditangkap di wilayah kabupaten dan satunya lagi wilayah Kota Cirebon. "Kemudian, dari hasil penangkapan kita melakukan penggeledahan. Penggeledahan ini merupakan rumah kontrakan saudara J yang sudah tertangkap saat bom Thamrin," tuturnya.

"Dan, sekarang J masih dalam tahanan. Oleh karena itu, tadi dilakukan penggeledahan supaya meyakinkan bahwa rumah tersebut apa isinya dan jangan sampai membahayakan masyarakat," lanjutnya, seperti dilansir dari Antara.

Ia mengemukakan, hal itu dilakukan karena salah seorang dari terduga teroris yang berinisial S menempati kontrakan yang dulu ditempati J telah digeledah oleh Densus 88. Penggeledahan itu, ditegaskannya, supaya masyarakat betul-betul harus aman, barang bukti yang telah diamankan berupa dua aki berukuran besar. "Padahal, yang bersangkutan tidak mempunyai motor. Yang lain, tidak ada yang signifikan, tersangka dan barang bukti kita bawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Densus," demikian Irjen Pol. Agung Budi Maryoto.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pertunjukan | 24 Oktober 2018 - 10:53 WIB

Susi Pudjiastuti kembali tampil di show Anne Avantie

Manajemen | 24 Oktober 2018 - 10:34 WIB

Ketahui bagaimana memisahkan uang pribadi dengan uang usaha

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 10:25 WIB

Dzeko aktor kemenangan 3-0 Roma atas CSKA

Kriminalitas | 24 Oktober 2018 - 10:15 WIB

JPU tuntut dua terdakwa pengeroyokan suporter Persija

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 10:09 WIB

DPRD Kalsel inginkan pelayanan kesehatan lebih baik

Elshinta.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) menangkap dua orang terduga teroris di Kota dan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Telah dilakukan kegiatan penegakan hukum terduga teroris berinisial H dan S," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto di Cirebon, Kamis (17/5).

Agung mengatakan dua terduga teroris itu ditangkap di wilayah kabupaten dan satunya lagi wilayah Kota Cirebon. "Kemudian, dari hasil penangkapan kita melakukan penggeledahan. Penggeledahan ini merupakan rumah kontrakan saudara J yang sudah tertangkap saat bom Thamrin," tuturnya.

"Dan, sekarang J masih dalam tahanan. Oleh karena itu, tadi dilakukan penggeledahan supaya meyakinkan bahwa rumah tersebut apa isinya dan jangan sampai membahayakan masyarakat," lanjutnya, seperti dilansir dari Antara.

Ia mengemukakan, hal itu dilakukan karena salah seorang dari terduga teroris yang berinisial S menempati kontrakan yang dulu ditempati J telah digeledah oleh Densus 88. Penggeledahan itu, ditegaskannya, supaya masyarakat betul-betul harus aman, barang bukti yang telah diamankan berupa dua aki berukuran besar. "Padahal, yang bersangkutan tidak mempunyai motor. Yang lain, tidak ada yang signifikan, tersangka dan barang bukti kita bawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Densus," demikian Irjen Pol. Agung Budi Maryoto.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:43 WIB

Warga Palu panik saat gempa kembali mengguncang

Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:27 WIB

24 Oktober memperingati Hari Dokter Nasional

Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Tersangka pembakar kendaraan Polri jadi 11 orang

Rabu, 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com