Senin, 17 Desember 2018 | 15:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Pemkab Jayapura minta RT dan RW intensifkan siskamling

Kamis, 17 Mei 2018 - 21:55 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Foto: Aman Hasibuan.
Foto: Aman Hasibuan.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua akan mendorong Ketua RT dan RW untuk proaktif dalam memperhatikan dan mengenal warga mereka, terutama pendatang baru dari luar Kabupaten Jayapura. Hal itu dikatakan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw seiring aksi teror bom di Surabaya, Jawa Timur belum lama ini.

“Ya kita sudah berbicara dengan kepala-kepala distrik, dimana para kepala distrik ini akan melakukan pertemuan dengan lurah, RT dan RW untuk melakukan siskamling atau memperketat penduduk yang masuk ke Papua terutama berapa hari terakhir ini. Kami juga sudah sampaikan ke distrik tiga tahun terakhir yang masuk ke Papua ini harus dicek KTP, KK oleh RT, RW dan apa pekerjaanya serta membuat datanya, supaya kita tau pasti bahwa yang hidup disini jelas indentitasnya,” kata Bupati Jayapura Mathius Awoitauw seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (17/5).

Menurut Awoitauw, pihaknya telah memerintahkan kepala Distrik untuk segera melakukan evaluasi terhadap aktivitas sosial warga oleh ketua RT, RW di wilayah masing-masing. Degan itu, masyarakat sekitarnya dapat mendeteksi secara dini prilaku warga yang mencurigakan.

“Kalau ada hal-hal yang mencurigakan itu bisa melaporkan ke Polisi terdekat, supaya pihak polisi yang melakukan indentifikasi terhadap warga baru yang ada di sekitar ini,” ujarnya.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta masyarakat tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa, serta melaporkan jika ada yang warga yang mencurigakan dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua akan mendorong Ketua RT dan RW untuk proaktif dalam memperhatikan dan mengenal warga mereka, terutama pendatang baru dari luar Kabupaten Jayapura. Hal itu dikatakan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw seiring aksi teror bom di Surabaya, Jawa Timur belum lama ini.

“Ya kita sudah berbicara dengan kepala-kepala distrik, dimana para kepala distrik ini akan melakukan pertemuan dengan lurah, RT dan RW untuk melakukan siskamling atau memperketat penduduk yang masuk ke Papua terutama berapa hari terakhir ini. Kami juga sudah sampaikan ke distrik tiga tahun terakhir yang masuk ke Papua ini harus dicek KTP, KK oleh RT, RW dan apa pekerjaanya serta membuat datanya, supaya kita tau pasti bahwa yang hidup disini jelas indentitasnya,” kata Bupati Jayapura Mathius Awoitauw seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (17/5).

Menurut Awoitauw, pihaknya telah memerintahkan kepala Distrik untuk segera melakukan evaluasi terhadap aktivitas sosial warga oleh ketua RT, RW di wilayah masing-masing. Degan itu, masyarakat sekitarnya dapat mendeteksi secara dini prilaku warga yang mencurigakan.

“Kalau ada hal-hal yang mencurigakan itu bisa melaporkan ke Polisi terdekat, supaya pihak polisi yang melakukan indentifikasi terhadap warga baru yang ada di sekitar ini,” ujarnya.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta masyarakat tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa, serta melaporkan jika ada yang warga yang mencurigakan dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com