Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

3 hari tak keluar rumah, warga di Kudus ditemukan meninggal dunia

Jumat, 25 Mei 2018 - 19:48 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com  - Seorang warga bernama Tjiu Bin Dan Hong Hwat (75), ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Tanjung No 42 Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi sudah mulai lebam-lebam, diduga korban sudah meninggal sekitar tiga hari.

Tetangga korban Lukas Santoso mengatakan sejak tiga hari lalu korban tidak keluar rumah untuk ke tempatnya. "Biasanya korban itu pergi membeli makanan ke warung di gang 1, sebab korban hidup seorang diri, karena anak dan istrinya berada di Bandung. Namun beberapa hari tidak kelihatan. Makanya saya curiga terus minta pak Joni (saksi) untuk melapor ke kelurahan untuk mendobrak rumahnya", ujar Lukas, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Dituturkan, korban yang sudah tua sering mengeluh kalau sakit terutama darah tinggi. Tetapi tidak mau ikut anaknya, dengan alasan ingin tetap tinggal di Kudus. "Kemungkinan pas dia sakit tidak ada yang tahu, sehingga terjatuh di lantai sampai meninggal dunia," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Kudus AKP Khoirul Naim membenarkan adanya penemuan jenazah warga yang diduga telah meninggal dunia berhari-hari. Dimana pihak bhabinkamtibmas bersama petugas Kelurahan Wergu Kulon sebelumnya menerima laporan dari warga yang curiga karena korban tidak keluar rumah dalam beberapa hari. Mereka langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan. "Setelah pintu didobrak korban ditemukan sudah meninggal dengan kondisi yang mengenaskan," katanya.

Tim Inafis Polres Kudus mengevakuasi korban bersama tim medis. Menurut dr. Puspitasari, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari yang lalu.

Ditambahkan Naim berhubung keluarga berada diluar kota, jenazah korban sementara dibawa ke Yayasan Dharma Kudus. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 16 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Jenis kanker pada anak selain leukemia

Kecelakaan | 16 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Mobil pick up tabrak truk TNI, satu tewas dan dua orang terluka

Startup | 16 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Bareksa, marketplace reksadana dorong penetrasi investasi

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Megapolitan | 16 Oktober 2018 - 16:52 WIB

Jusuf Kalla minta tempat latihan PB Perbakin diawasi

Elshinta.com  - Seorang warga bernama Tjiu Bin Dan Hong Hwat (75), ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Tanjung No 42 Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi sudah mulai lebam-lebam, diduga korban sudah meninggal sekitar tiga hari.

Tetangga korban Lukas Santoso mengatakan sejak tiga hari lalu korban tidak keluar rumah untuk ke tempatnya. "Biasanya korban itu pergi membeli makanan ke warung di gang 1, sebab korban hidup seorang diri, karena anak dan istrinya berada di Bandung. Namun beberapa hari tidak kelihatan. Makanya saya curiga terus minta pak Joni (saksi) untuk melapor ke kelurahan untuk mendobrak rumahnya", ujar Lukas, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Dituturkan, korban yang sudah tua sering mengeluh kalau sakit terutama darah tinggi. Tetapi tidak mau ikut anaknya, dengan alasan ingin tetap tinggal di Kudus. "Kemungkinan pas dia sakit tidak ada yang tahu, sehingga terjatuh di lantai sampai meninggal dunia," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Kudus AKP Khoirul Naim membenarkan adanya penemuan jenazah warga yang diduga telah meninggal dunia berhari-hari. Dimana pihak bhabinkamtibmas bersama petugas Kelurahan Wergu Kulon sebelumnya menerima laporan dari warga yang curiga karena korban tidak keluar rumah dalam beberapa hari. Mereka langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan. "Setelah pintu didobrak korban ditemukan sudah meninggal dengan kondisi yang mengenaskan," katanya.

Tim Inafis Polres Kudus mengevakuasi korban bersama tim medis. Menurut dr. Puspitasari, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari yang lalu.

Ditambahkan Naim berhubung keluarga berada diluar kota, jenazah korban sementara dibawa ke Yayasan Dharma Kudus. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 16:52 WIB

Jusuf Kalla minta tempat latihan PB Perbakin diawasi

Selasa, 16 Oktober 2018 - 16:28 WIB

Pemkot Depok kucurkan dana Rp83,38 miliar di Bansos

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com