Kamis, 18 Oktober 2018 | 00:21 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

BPBD Sumenep siapkan bantuan bagi korban gempa bumi

Kamis, 14 Juni 2018 - 09:57 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Tembok bangunan yang runtuh ambruk akibat guncangan gempa bumi 4,8 skala Richter di Sumanep, Jawa Timur, yang terjadi pada Rabu (13/6) malam. Sumber foto: https://bit.ly/2HNfcuc
Tembok bangunan yang runtuh ambruk akibat guncangan gempa bumi 4,8 skala Richter di Sumanep, Jawa Timur, yang terjadi pada Rabu (13/6) malam. Sumber foto: https://bit.ly/2HNfcuc

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, menyiapkan bantuan kedaruratan bagi korban gempa bumi di tiga kecamatan setempat.

"Sesuai laporan dan informasi yang kami terima, terdapat tiga kecamatan terdampak gempa bumi dan menyebabkan kerusakan pada bangunan milik warga. Kami sudah siapkan bantuan kedaruratan bagi korban," kata Kepala BPBD Sumenep, A Rahman Riadi di Sumenep, Kamis (14/6).

Pada Rabu (13/6) malam pukul 20.06 WIB, gempa bumi berkekuatan 4,8 skala Richter (SR) terjadi di Sumenep. Pimpinan dan staf BPBD Sumenep dibantu perangkat desa dan kecamatan setempat telah mengecek sebagian lokasi terdampak.

Sejak Rabu malam, staf BPBD Sumenep telah menyiapkan bantuan kedaruratan, di antaranya paket sembako, selimut, dan terpal, untuk diserahkan kepada korban. Rencananya, pimpinan dan staf BPBD Sumenep akan turun ke lapangan lagi pada Kamis ini untuk memverifikasi semua laporan dan informasi tentang dampak gempa bumi sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan kepada korban. "Untuk sementara sesuai laporan dan informasi yang kami terima, ada sejumlah warga yang mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan," kata Rahman, menerangkan.

Tiga kecamatan di Sumenep yang terdampak gempa bumi pada Rabu malam itu adalah Batu Putih, Dasuk, dan Manding. Sesuai rilis dari BMKG di laman www.bmkg.go.id, posisi gempa bumi di Sumenep pada koordinat 6,88 LS dan 113,94 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 6 km arah Timur Laut Sumenep dengan kedalaman 12 kilometer.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan menyatakan gempa bumi yang terjadi di Sumenep merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal. Hasil analisa pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan gempa bumi di Sumenep tidak berpotensi Tsunami, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 17 Oktober 2018 - 21:34 WIB

Indra Sjafri: Saya tidak perlu `striker` asal...

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 21:23 WIB

Menhub segera kaji penerapan `panic button` taksi online

Peluang | 17 Oktober 2018 - 21:15 WIB

Langkah-langkah membuka TK atau PAUD

Hukum | 17 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Menhub tegaskan akan atur taksi online

Arestasi | 17 Oktober 2018 - 20:47 WIB

Satreskrim Polres Langkat ringkus penjual togel

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, menyiapkan bantuan kedaruratan bagi korban gempa bumi di tiga kecamatan setempat.

"Sesuai laporan dan informasi yang kami terima, terdapat tiga kecamatan terdampak gempa bumi dan menyebabkan kerusakan pada bangunan milik warga. Kami sudah siapkan bantuan kedaruratan bagi korban," kata Kepala BPBD Sumenep, A Rahman Riadi di Sumenep, Kamis (14/6).

Pada Rabu (13/6) malam pukul 20.06 WIB, gempa bumi berkekuatan 4,8 skala Richter (SR) terjadi di Sumenep. Pimpinan dan staf BPBD Sumenep dibantu perangkat desa dan kecamatan setempat telah mengecek sebagian lokasi terdampak.

Sejak Rabu malam, staf BPBD Sumenep telah menyiapkan bantuan kedaruratan, di antaranya paket sembako, selimut, dan terpal, untuk diserahkan kepada korban. Rencananya, pimpinan dan staf BPBD Sumenep akan turun ke lapangan lagi pada Kamis ini untuk memverifikasi semua laporan dan informasi tentang dampak gempa bumi sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan kepada korban. "Untuk sementara sesuai laporan dan informasi yang kami terima, ada sejumlah warga yang mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan," kata Rahman, menerangkan.

Tiga kecamatan di Sumenep yang terdampak gempa bumi pada Rabu malam itu adalah Batu Putih, Dasuk, dan Manding. Sesuai rilis dari BMKG di laman www.bmkg.go.id, posisi gempa bumi di Sumenep pada koordinat 6,88 LS dan 113,94 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 6 km arah Timur Laut Sumenep dengan kedalaman 12 kilometer.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan menyatakan gempa bumi yang terjadi di Sumenep merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal. Hasil analisa pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan gempa bumi di Sumenep tidak berpotensi Tsunami, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com