Senin, 10 Desember 2018 | 08:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

Asuransi pilih yang mudah, lengkap dan terjangkau

Rabu, 08 Agustus 2018 - 12:13 WIB    |    Penulis : Widodo    |    Editor : Administrator
Kesehatan yang terjamin membuat orang kreatif dan produktif/ilst: Elshinta-Elmo
Kesehatan yang terjamin membuat orang kreatif dan produktif/ilst: Elshinta-Elmo

Elshinta.com - Kesehatan merupakan faktor penting dalam kelangsungan hidup setiap orang. Dengan memiliki tubuh dan pikiran yang sehat, orang akan mampu bekerja dengan baik dan produktif sesuai dengan keinginan dan target yang ditentukan.

Namun, kesehatan tidak sepenuhnya dapat diatur sesuai dengan keinginan dan kebutuhan tersebut. Kesehatan bisa saja menurun atau terganggu dengan tiba-tiba, yang membuat orang tidak dapat bekerja sesuai rencana. Untuk itulah Anda, khususnya para pekerja, membutuhkan jaminan kesehatan yang baik.

Salah satu yang dapat memberikan jaminan kesehatan adalah asuransi. Asuransi banyak sekali macam dan jenisnya. Asuransi kesehatan akan memberikan Anda jaminan kesehatan, misalnya biaya kesehatan mencapai puluhan juta bahkan lebih yang dapat memberatkan Anda, akan teratasi.  

Hal ini dibuktikan dengan terobosan baru FWD Life Indonesia berupa produk Asuransi Bebas Handal. Asuransi yang dipasarkan melalui jalur distribusi online ini menawarkan rawat inap dan biaya tindakan bedah dengan pilihan kontribusi mulai Rp75.000 dan pilihan manfaat tahunan Rp50 juta atau Rp100 juta.

Namun seperti disampaikan Direktur Utama FWD Life, Choo Sin Yok, penetrasi asuransi di Indonesia termasuk rendah. Masyarakat menganggap bahwa produk asuransi rumit, sulit dipahami dan mahal. Fakta ini menuntut para penyedia asuransi untuk berinovasi menciptakan produk yang memberikan manfaat lengkap dengan harga terjangkau.

Tercatat pada tahun 2018, populasi angkatan kerja mencapai 50% dari total penduduk di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pekerja pada Februari 2018 sebesar 127,07 juta orang.  Sebanyak 23,8% dari total pekerja atau sekitar 30,24 juta orang, merupakan pekerja informal paruh waktu, termasuk para freelancer.

Angka ini akan terus meningkat karena pekerja paruh waktu (freelancer) merupakan 5 besar pekerjaan yang paling dicari. Namun jika dibandingkan, pekerja di sektor formal memiliki utilitas asuransi yang lebih besar dibanding para paruh waktu.

Pekerja pada sektor informal utilitas asuransinya sebesar 40%, sedangkan pekerja informal paruh waktu memiliki utilitas asuransi, 2%. Sementara Statistik mencatat 95% orang yang menjalani rawat inap mengeluarkan biaya rawat inap maksimum Rp50 juta setiap tahunnya.

 

 

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

Elshinta.com - Kesehatan merupakan faktor penting dalam kelangsungan hidup setiap orang. Dengan memiliki tubuh dan pikiran yang sehat, orang akan mampu bekerja dengan baik dan produktif sesuai dengan keinginan dan target yang ditentukan.

Namun, kesehatan tidak sepenuhnya dapat diatur sesuai dengan keinginan dan kebutuhan tersebut. Kesehatan bisa saja menurun atau terganggu dengan tiba-tiba, yang membuat orang tidak dapat bekerja sesuai rencana. Untuk itulah Anda, khususnya para pekerja, membutuhkan jaminan kesehatan yang baik.

Salah satu yang dapat memberikan jaminan kesehatan adalah asuransi. Asuransi banyak sekali macam dan jenisnya. Asuransi kesehatan akan memberikan Anda jaminan kesehatan, misalnya biaya kesehatan mencapai puluhan juta bahkan lebih yang dapat memberatkan Anda, akan teratasi.  

Hal ini dibuktikan dengan terobosan baru FWD Life Indonesia berupa produk Asuransi Bebas Handal. Asuransi yang dipasarkan melalui jalur distribusi online ini menawarkan rawat inap dan biaya tindakan bedah dengan pilihan kontribusi mulai Rp75.000 dan pilihan manfaat tahunan Rp50 juta atau Rp100 juta.

Namun seperti disampaikan Direktur Utama FWD Life, Choo Sin Yok, penetrasi asuransi di Indonesia termasuk rendah. Masyarakat menganggap bahwa produk asuransi rumit, sulit dipahami dan mahal. Fakta ini menuntut para penyedia asuransi untuk berinovasi menciptakan produk yang memberikan manfaat lengkap dengan harga terjangkau.

Tercatat pada tahun 2018, populasi angkatan kerja mencapai 50% dari total penduduk di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pekerja pada Februari 2018 sebesar 127,07 juta orang.  Sebanyak 23,8% dari total pekerja atau sekitar 30,24 juta orang, merupakan pekerja informal paruh waktu, termasuk para freelancer.

Angka ini akan terus meningkat karena pekerja paruh waktu (freelancer) merupakan 5 besar pekerjaan yang paling dicari. Namun jika dibandingkan, pekerja di sektor formal memiliki utilitas asuransi yang lebih besar dibanding para paruh waktu.

Pekerja pada sektor informal utilitas asuransinya sebesar 40%, sedangkan pekerja informal paruh waktu memiliki utilitas asuransi, 2%. Sementara Statistik mencatat 95% orang yang menjalani rawat inap mengeluarkan biaya rawat inap maksimum Rp50 juta setiap tahunnya.

 

 

 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 15:28 WIB

Cegah diabetes sejak dini dengan aktivitas fisik

Minggu, 09 Desember 2018 - 12:50 WIB

Penderita diabetes rentan alami infeksi TB

Sabtu, 08 Desember 2018 - 01:19 WIB

Pentingnya rutin memantau berat badan

Jumat, 07 Desember 2018 - 23:40 WIB

Tangan dan kaki tiba-tiba dingin, normalkah?

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com