PVMBG ingatkan Gunung Slamet masih berstatus waspada
Elshinta
Rabu, 29 Juli 2020 - 13:20 WIB |
PVMBG ingatkan Gunung Slamet masih berstatus waspada
Asap putih di kawah puncak Gunung Slamet terlihat dari arah Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (26/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan bahwa Gunung Slamet hingga saat ini masih berstatus waspada sehingga pendaki belum diizinkan mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu.

"Saat ini, statusnya masih waspada karena memang dari indikasi data-data yang ada masih menunjukkan fluktuatif," kata petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet Sukedi saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (29/7).

Menurut dia, data-data yang masih fluktuatif tersebut terutama pada kegempaan dan jarak kemiringan (electronic distance meter/EDM) Gunung Slamet.

Dalam hal ini, kata dia, deformasi atau perubahan ukuran masih terjadi pada gunung yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes itu.

"Makanya, status masih bertahan di situ (waspada, red.) meskipun telah berlangsung hampir setahun. Oleh karena itu, teman-teman yang ingin melakukan pendakian (di Gunung Slamet), itu belum boleh, ditunda dulu, atau silakan cari gunung lain yang lebih aman dan nyaman," jelasnya.

Dia mengakui intensitas embusan asap yang dikeluarkan kawah di puncak Gunung Slamet hingga saat ini masih relatif lemah.

Sukedi mengatakan berdasarkan pengamatan dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, yang berjarak sekitar 8,5 kilometer sebelah utara dari puncak Gunung Slamet, tinggi embusan asap pada Rabu (29/7) pagi hingga siang berkisar 25-100 meter.

"Sementara ini embusan asap itu masih berwarna putih, belum sampai pekat. Mudah-mudahan jangan sampai pekat," katanya, dikutip Antara.

Seperti diwartakan, PVMBG meningkatkan status Gunung Slamet dari aktif normal (tingkat I) menjadi waspada (tingkat II) sejak hari Jumat, 9 Agustus 2019, pukul 09.00 WIB.

Peningkatan status tersebut dilakukan setelah PVMBG melakukan analisis terhadap hasil pemantauan aktivitas Gunung Slamet dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan.

Dalam hal ini, sejak Juni hingga 8 Agustus 2019 tercatat 51.511 kali embusan asap, lima kali gempa tektonik lokal, dan 17 kali gempa tektonik jauh.

Selain gempa-gempa tersebut, pada akhir Juli 2019 mulai terekam getaran tremor dengan amplitudo maksimum 0,5-2 milimeter dan masih berlangsung hingga saat pelaporan serta energi kegempaan terdeteksi meningkat secara gradual.

Pengukuran jarak miring dengan metode EDM berfluktuasi dan berada pada pola datar, sedangkan dengan pengukuran ungkitan dengan tiltmeter terdeteksi adanya penggembungan (deformasi) mulai akhir Juli 2019.

Sementara dalam pengukuran suhu mata air panas pada tiga lokasi menunjukkan nilai 44,8-50,8 derajat Celcius atau menunjukkan adanya kecenderungan naik dibandingkan dengan pengukuran sebelumnya. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sinabung erupsi 2.000 meter, Berastagi diguyur abu vulkanik
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 11:11 WIB
Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi dengan tinggi kolom abu teramat...
Butuh miliaran rupiah penanganan jalur Kelok 10 yang amblas
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 10:40 WIB
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan butuh dana miliaran ...
BMKG sebut 20 gempa terjadi sepekan terakhir di Sumatera bagian Utara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:47 WIB
Stasiun Geofisika BMKG Deliserdang mencatat dalam sepekan terakhir awal Agustus 2020, terjadi 20 get...
Musim kemarau, warga di Ngoro Mojokerto mulai krisis air bersih
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:36 WIB
Memasuki musim kemarau tahun 2020 ini, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur harus bersiap menghadapi benc...
Update: 22.655 jiwa terdampak banjir bandang Bolaang Mongondow Selatan, puluhan rumah hanyut dan rusak
Senin, 03 Agustus 2020 - 11:06 WIB
Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dan sebanyak 7.046 kepala keluarga (KK) atau 22.655 jiwa te...
Gempa bermagnitudo 5 guncang Bolaang Uki Sulawesi Utara
Senin, 03 Agustus 2020 - 06:10 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 5 mengguncang Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi...
Saat Presiden ke-2 RI resmi jadi tersangka
Senin, 03 Agustus 2020 - 06:04 WIB
Pada 3 Agustus 2000, mantan Presiden Soeharto resmi menjadi tersangka penyalahgunaan dana yayasan so...
Wabup Mimika: Delapan rumah dan sekolah di Aroanop tertimbun
Minggu, 02 Agustus 2020 - 12:28 WIB
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyebut berdasarkan laporan sementara musibah tanah longsor di ...
Dandim Mimika sebut personel TNI bantu atasi longsor di Tembagapura
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 13:41 WIB
Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan 91 personel TNI dari Batalyon Infa...
Empat kecamatan di Aceh Singkil diterjang banjir dan longsor
Kamis, 30 Juli 2020 - 18:27 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan bahwa akibat hujan dengan intensitas sedang hing...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV