Korupsi dana desa, mantan Kades Batu Sundung dihukum 5 tahun penjara
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:12 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Korupsi dana desa, mantan Kades Batu Sundung dihukum 5 tahun penjara
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/33CbGBw

Elshinta.com - Mantan Kepala Desa Batu Sundung, Padang Bolak, Paluta, Mardan Goda Siregar dihukum lima tahun penjara dalam persidangan yang berlangsung di Cakra 2 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan.

Kontributor Elshinta, Amsal, Jumat (7/8) melaporkan, selain hukuman penjara kepada Mantan Kades Batu Sundung, Ketua Majelis Hakim Tipikor Sriwahyuni juga membebankan terdakwa membayar denda Rp200 juta, subsidair 3 bulan dan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp385.326.590, subsidair 1 tahun penjara.

Dalam pertimbangannya majelis hakim menyebutkan bahwa terdakwa tidak mampu mempertanggungjawabkan dalam pengerjaan kekurangan volume pada tembok penahan tanah dan kegiatan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sehingga merugikan negara sebesar Rp385.326.590 dari total Rp751.473.546, yang berasal APBDesa tahun 2018.

Terungkap selama persidangan dalam pengelolaan anggaran terdakwa melakukan sendiri tanpa melibatkan unsur pemerintahan desa lainnya. Selain menjabat Kades Batu Sundung, terdakwa juga merangkap jabatan sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD). Sehingga apa yang dilakukan terdakwa jelas sebagai perbuatan melawan hukum sebagaimana yang diatur dalam Pasal 3 ayat (1),(2) dan (3) Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 113 tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa, sehingga terdakwa mengelola sendiri keseluruhan Dana Desa Batu Sundung, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta tahun 2018.

Kemudian terdakwa melakukan tindakan menyimpan dan membayar pendapatan desa yang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 113 tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa Pasal 7 ayat (2), termasuk terdakwa juga membuatkan sendiri Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) penggunaan Dana Desa Batu Sundung tahun 2018 yang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 113 tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa Pasal 5 ayat (1) dan (2).

Menyikapi itu, Penuntut Umum Kejari Paluta Hindun Harahap menyatakan pikir-pikir atas vonis majelis hakim. Dimana pada persidangan sebelumnya menuntut terdakwa selama 7 tahun penjara serta membebankan terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp200 juta, subsidair 3 bulan kurungan serta membayar uang pengganti Rp385.326.590 subsidair 3 tahun dan 6 bulan penjara. Sedangkan hal yang sama juga disampaikan penasehat hukum terdakwa yang juga menyatakan pikir-pikir.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus pelecehan dan penipuan di bandara, polisi periksa delapan saksi
Kamis, 24 September 2020 - 08:41 WIB
Penyidik Kepolisian telah memeriksa delapan saksi dalam perkara dugaan pelecehan dan penipuan yang d...
Sidang korupsi skandal pembelian MTN oleh Bank Sumut sampai malam, `Fee`4 persen dipertanyakan
Selasa, 22 September 2020 - 15:26 WIB
Sidang lanjutan secara video conference (vidcon) perkara korupsi Rp202 miliar terkait skandal pembel...
KPK: Pengurangan vonis koruptor oleh MA perparah korupsi
Senin, 21 September 2020 - 17:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pengurangan masa hukuman para terpidana korupsi berdas...
 12 tahun buron, Kejatisu tangkap SFH tersangka korupsi BRR
Jumat, 18 September 2020 - 21:57 WIB
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejati Sumatera Utara berhasil meringkus SFH Mantan Kuasa Dire...
Bandar narkoba terpidana mati kabur, bikin lubang tembus ke gorong-gorong
Jumat, 18 September 2020 - 14:47 WIB
Seorang narapidana yang divonis hukuman mati kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tanger...
Viral penindakan masker saat berkendara, ini kata pihak kepolisian
Jumat, 18 September 2020 - 07:34 WIB
Belakangan, banyak warga yang memprotes terkait penindakan penggunaan masker saat berkendara. Pihak ...
Menkopolhukam: Penusuk Ali Jaber gila atau tidak tetap ke pengadilan
Kamis, 17 September 2020 - 14:11 WIB
Menteri Polhukam Mahfud MD menegaskan tersangka penusuk ulama Ali Jaber akan tetap dibawa ke pengadi...
Polri akan tindak tegas oknum penyalahgunaan seragam baru satpam
Kamis, 17 September 2020 - 13:19 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyatakan, Kepolisian...
Polisi buru pemotor wanita pamerkan celana dalam
Kamis, 17 September 2020 - 08:17 WIB
Viral di media sosial, wanita pengendara motor matic yang memamerkan celana dalamnya di jalanan. Set...
Viral, polisi ungkap motif pelaku penggunting Bendera Merah Putih di Sumedang
Kamis, 17 September 2020 - 08:04 WIB
Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan motif pelaku pengguntingan Bende...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV