KKP gelar pelatihan pengelolaan wisata bahari
Elshinta
Jumat, 28 Agustus 2020 - 09:34 WIB |
KKP gelar pelatihan pengelolaan wisata bahari
Terumbu karang, yang menjadi salah satu daya tarik dalam wisata bahari. Foto: Antara.

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar pelatihan agar warga dapat menjadi pengelola wisata bahari yang andal dalam rangka menjaga kelestarian alam sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem.

"Program pengembangan Desa Wisata Bahari merupakan kebijakan KKP dalam mengembangkan wisata bahari berbasis keberlanjutan ekosistem dan masyarakat lokal, dengan memberikan peluang bagi desa untuk mengembangkan desa dengan potensi wisata yang dimilikinya," kata Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (28/8).

Sebanyak 35 warga desa yang berasal dari beberapa kabupaten di Provinsi NTB yaitu di Lombok, Bima dan Sumbawa disiapkan untuk menjadi pengelola wisata bahari yang kompeten melalui kegiatan bimbingan teknis pengelolaan wisata bahari, 24 Agustus 2020.

Menurut dia, ini perlu dilakukan mengingat pengelolaan wisata bahari yang baik dapat memberikan nilai tambah ekonomi dari adanya jasa-jasa lingkungan ekosistem atau budaya pesisir yang ada, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Direktur Jasa Kelautan, Mitahul Huda menyampaikan bahwa melalui kegiatan bimbingan teknis pengelola Dewi Bahari KKP lebih menitik-beratkan pada pengelolaan kawasan wisata, penguatan kelembagaan dan digital promotion untuk ekoeduwisata bahari.

Ia memaparkan bahwa wisata bahari bukan saja sebagai usaha untuk meningkatkan ekonomi, namun juga sekaligus sebagai pelestarian alam guna menjaga keberlanjutan ekosistem.

”Kegiatan ini akan menjadi bekal bagi pengelola wisata bahari ke arah yang lebih baik dengan tetap menitik- beratkan pada keberlanjutan ekosistem," tutur Huda.

Huda menekankan kepada para pengelola wisata bahari untuk dapat melihat langsung kondisi ekosistem yang mengalami degradasi dari tahun ke tahun agar menjadikan semangat para pengelola wisata untuk semakin peduli, mensosialisasikan pada wisatawan agar menjadi wisatawan yang bertanggung jawab.

Pemberian materi bukan saja dilaksanakan dalam kelas, lanjutnya,tetapi peserta diajak melihat langsung kondisi ekosistem kelautan di perairan Lombok Timur guna pendataan ekosistem terumbu karang.

"Dengan ekosistem yang terus berkelanjutan dan lestari, secara otomatis akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui pengembangan potensi lokal dari masing-masing desa wisata bahari yang dimiliki," ucapnya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinas Parbud Langkat gelar bimtek pemasaran ekonomi kreatif
Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:23 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara bersama Direktorat Pemasaran Ekono...
Tempat wisata di Bogor wajib batasi 50 persen jumlah pengunjung
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:54 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan bahwa jumlah pengunjung di tempat wisata wajib mematuhi pembatasa...
Jelang libur panjang, warga diminta tetap perhatikan protokol kesehatan
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:46 WIB
Warga masyarakat diharapkan tetap berhati-hati saat berwisata dimasa pandemi covid-19 menyusul pemer...
Sepi pengunjung, lokasi wisata View 138 ditutup sementara
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:27 WIB
Perhutani menutup sementara wisata View 138 dikarenakan kurang begitu menarik dan sepi pengunjung.
Epidemiologi: Wisatawan dari zona merah boleh liburan ke zona kuning, asalkan...
Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:20 WIB
Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Dr Tri Yunis mengatakan, wisatawan yang be...
Satgas TMMD Kodim 1711/BVD rehab wisata rohani Goa Maria dan Patung St. Benediktus Abbas
Minggu, 18 Oktober 2020 - 19:38 WIB
Kali ini para personel Satgas TMMD melakukan pengecatan dan pembuatan bangku Wisata Rohani Goa Maria...
Waduk Darma disiapkan sebagai destinasi wisata air internasional
Minggu, 18 Oktober 2020 - 18:36 WIB
Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus memoles Waduk Darma di Kabupaten Kuninga...
Bus Macito bakal dihidupkan kembali 
Minggu, 18 Oktober 2020 - 13:37 WIB
Setelah berhenti beroperasi sejak 1 Agustus 2019 Bus Macito bakal kembali menyapa warga Kota Malang.
 Tingkat okupansi hotel di Kota Bandung capai 40 persen
Jumat, 16 Oktober 2020 - 10:26 WIB
Walaupun telah ada relaksasi di sejumlah sektor, kunjungan wisatawan ke Kota Bandung di masa pandemi...
Fairtual bersama Kemenparekraf gelar New Normal Travel Fair terbesar
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 12:11 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung dan bekerja sama dengan Fairtua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV