Cara aman berwisata di masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Elshinta
Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:16 WIB |
Cara aman berwisata di masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Ilustrasi. Foto: Antara

Elshinta.com - Wajar bila Anda merasa ingin berjalan-jalan dan berwisata di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) setelah berbulan-bulan di rumah saja. Staycation di hotel atau jalan ke gunung dan pantai bisa mungkin sudah ada di wishlist Anda sekarang.

Jika Anda ingin berwisata tanpa merasa was-was, berikut tips aman yang dapat dilakukan, seperti dikutip dari siaran resmi Pegipegi, Jumat (28/8).

Selalu bawa hand sanitizer
Cuci tangan secara berkala sangat penting untuk menjaga kebersihan tangan, apalagi mengingat banyak kuman hingga virus yang dapat menempel di tangan.

Selain itu, kita juga sangat sering menyentuh wajah dengan tangan. Penelitian menunjukkan kita menyentuh wajah menggunakan tangan bahkan hingga 23 kali hanya dalam satu jam.

Jika mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir tidak memungkinkan, maka hand sanitizer dapat digunakan menjadi pengganti sabun.

Selalu gunakan masker kain
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah merekomendasikan bahwa semua orang untuk mengenakan masker kain jika ingin pergi ke tempat umum.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus dari orang tanpa gejala (OTG). Namun, menggunakan masker bukan berarti aman untuk berdekatan dengan orang lain. Tetap laksanakan protokol menjaga jarak yang baik dan benar.

Pilih kursi di dekat jendela pesawat
Jika memungkinkan, saat bepergian dengan pesawat, pilih tempat duduk yang dekat dengan jendela. Sebuah penelitian dari Emory University menemukan bahwa selama musim flu tempat teraman untuk duduk di pesawat adalah dekat jendela. Mengapa? Karena orang yang duduk di kursi dekat jendela memiliki lebih sedikit kontak dengan orang yang berpotensi sakit.

Bawa peralatan makan sendiri
Peralatan makan dan minum seperti sendok, garpu, dan tumbler dapat dibawa ke mana pun ketika bepergian. Dengan membawa peralatan makan sendiri, maka dapat mencegah terjadinya penularan.

Check-in secara online
Boarding pass adalah salah satu benda yang sering berpindah tangan dan disentuh untuk diperiksa. Solusi untuk mengurangi sentuhan di masa pengecekan adalah lewat boarding pass online. Bila memungkinkan, check in secara mandiri secara daring uuntuk mengurangi kontak fisik.

Bawa termometer digital sendiri
Pengecekan suhu tubuh sudah normal dilakukan di area publik saat ini. Anda bisa membeli termometer yang lebih kecil untuk mengecek suhu tubuh secara reguler di destinasi yang dituju.

Pilih destinasi luar ruangan ketimbang dalam ruangan
Penyebaran virus lebih rentan di tempat tertutup dan padat. Hal ini membuat destinasi luar ruangan seperti taman, pantai, gunung, dan sejenisnya akan lebih populer. 

Selama menerapkan protokol menjaga jarak, destinasi outdoor cenderung lebih aman, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinas Parbud Langkat gelar bimtek pemasaran ekonomi kreatif
Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:23 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara bersama Direktorat Pemasaran Ekono...
Tempat wisata di Bogor wajib batasi 50 persen jumlah pengunjung
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:54 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan bahwa jumlah pengunjung di tempat wisata wajib mematuhi pembatasa...
Jelang libur panjang, warga diminta tetap perhatikan protokol kesehatan
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:46 WIB
Warga masyarakat diharapkan tetap berhati-hati saat berwisata dimasa pandemi covid-19 menyusul pemer...
Sepi pengunjung, lokasi wisata View 138 ditutup sementara
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:27 WIB
Perhutani menutup sementara wisata View 138 dikarenakan kurang begitu menarik dan sepi pengunjung.
Epidemiologi: Wisatawan dari zona merah boleh liburan ke zona kuning, asalkan...
Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:20 WIB
Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Dr Tri Yunis mengatakan, wisatawan yang be...
Satgas TMMD Kodim 1711/BVD rehab wisata rohani Goa Maria dan Patung St. Benediktus Abbas
Minggu, 18 Oktober 2020 - 19:38 WIB
Kali ini para personel Satgas TMMD melakukan pengecatan dan pembuatan bangku Wisata Rohani Goa Maria...
Waduk Darma disiapkan sebagai destinasi wisata air internasional
Minggu, 18 Oktober 2020 - 18:36 WIB
Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus memoles Waduk Darma di Kabupaten Kuninga...
Bus Macito bakal dihidupkan kembali 
Minggu, 18 Oktober 2020 - 13:37 WIB
Setelah berhenti beroperasi sejak 1 Agustus 2019 Bus Macito bakal kembali menyapa warga Kota Malang.
 Tingkat okupansi hotel di Kota Bandung capai 40 persen
Jumat, 16 Oktober 2020 - 10:26 WIB
Walaupun telah ada relaksasi di sejumlah sektor, kunjungan wisatawan ke Kota Bandung di masa pandemi...
Fairtual bersama Kemenparekraf gelar New Normal Travel Fair terbesar
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 12:11 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung dan bekerja sama dengan Fairtua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV