Tingkatkan daya tarik wisata, Kemenparekraf gelar gerakan BISA di Lumajang
Elshinta
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 19:19 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Tingkatkan daya tarik wisata, Kemenparekraf  gelar gerakan BISA di Lumajang
Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Program Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) yang digulirkan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk mengedukasi para pelaku wisata terbiasa bersih bebas dari sampah, maka dengan begitu akan membuat betah pengunjung datang sehingga akan mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) RI Bidang Koordinator Promosi Wisata Minat Khusus Afrida Pelitasari dalam sambutan pembukaan program BISA mengatakan Gerakan BISA (Bersih Indah Sehat Aman) yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang serta Komisi X DPR RI.

"Latar belakang diadakannya Gerakan BISA karena terjadinya Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang sangat besar diberbagai sektor kehidupan termasuk didalamnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Afrida, Sabtu (29/08), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Menurut Afrida sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah sektor yang paling pertama terdampak karena sektor ini paling banyak dan mudah menyerap tenaga kerja.

Berdasarkan arahan Bapak Presiden RI, kami melaksanakan Program Padat Karya yaitu Gerakan BISA (Bersih Indah Sehat dan Aman) dalam upaya mitigasi dampak COVID-19 bagi para pelaku pariwisata dan masyarakat yang berada di sekitar destinasi pariwisata seperti Pantai Watu Pecak ini. 

Tujuan dari Gerakan BISA ini adalah pemberdayakan pelaku pariwisata dan masyarakat yang terdampak ekonominya dalam kegiatan semacam padat karya.

Mendorong perbaikan kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan di lingkungan destinasi pariwisata.

Mendorong destinasi pariwisata, pelaku pariwisata dan masyarakat untuk mengantisipasi kondisi tatanan kehidupan baru pasca COVID-19 sesuai prinsip higienis dan sanitasi yang baik.

Kegiatan ini adalah sinergi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan DPR RI dalam meningkatkan kualitas destinasi pariwisata.

Kami berharap Gerakan BISA ini tidak hanya dilaksanakan pada hari ini dan besok saja namun dapat dilaksanakan setiap hari dalam kehidupan kita sehari-hari misalnya dengan membiasakan diri dan keluarga untuk membuang sampah pada tempatnya serta menjaga lingkungan yang bersih, indah, sehat dan aman.

Pihaknya atas nama Kemenkraf mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Terwujudnya kegiatan adanya peran aktif Anggota DPR RI Komisi X Mohammad Nur Purnamasidi fraksi Golkar dari daerah pemilihan Jawa Timur IV yang meliputi Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember.

"Terima kasih kepada Bapak H. Muhammad Nur Purnamasidi, anggota Komisi X DPR RI yang telah memberikan gagasan untuk melaksanakan Gerakan BISA di Pantai Watu Pecak, Kabupaten Lumajang ini," kata Afrida.

Kabupaten Lumajang yang punya banyak tempat wisata alam baik gunung bukit laut dan buatan di harapkan dengan pengedepankan pola BISA dapat menjadi program bagi para calon wisata, bila komitmen ini dilakukan Lumajang yang mempunyai potensi pariwisata yang sangat besar untuk dapat dikembangkan seperti B29, Selo Kambang, Tumpak Sewu dan Pantai Watu Pecak ini akan terwujud untuk mensejahterakan masyarakat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinas Parbud Langkat gelar bimtek pemasaran ekonomi kreatif
Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:23 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara bersama Direktorat Pemasaran Ekono...
Tempat wisata di Bogor wajib batasi 50 persen jumlah pengunjung
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:54 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan bahwa jumlah pengunjung di tempat wisata wajib mematuhi pembatasa...
Jelang libur panjang, warga diminta tetap perhatikan protokol kesehatan
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:46 WIB
Warga masyarakat diharapkan tetap berhati-hati saat berwisata dimasa pandemi covid-19 menyusul pemer...
Sepi pengunjung, lokasi wisata View 138 ditutup sementara
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:27 WIB
Perhutani menutup sementara wisata View 138 dikarenakan kurang begitu menarik dan sepi pengunjung.
Epidemiologi: Wisatawan dari zona merah boleh liburan ke zona kuning, asalkan...
Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:20 WIB
Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Dr Tri Yunis mengatakan, wisatawan yang be...
Satgas TMMD Kodim 1711/BVD rehab wisata rohani Goa Maria dan Patung St. Benediktus Abbas
Minggu, 18 Oktober 2020 - 19:38 WIB
Kali ini para personel Satgas TMMD melakukan pengecatan dan pembuatan bangku Wisata Rohani Goa Maria...
Waduk Darma disiapkan sebagai destinasi wisata air internasional
Minggu, 18 Oktober 2020 - 18:36 WIB
Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus memoles Waduk Darma di Kabupaten Kuninga...
Bus Macito bakal dihidupkan kembali 
Minggu, 18 Oktober 2020 - 13:37 WIB
Setelah berhenti beroperasi sejak 1 Agustus 2019 Bus Macito bakal kembali menyapa warga Kota Malang.
 Tingkat okupansi hotel di Kota Bandung capai 40 persen
Jumat, 16 Oktober 2020 - 10:26 WIB
Walaupun telah ada relaksasi di sejumlah sektor, kunjungan wisatawan ke Kota Bandung di masa pandemi...
Fairtual bersama Kemenparekraf gelar New Normal Travel Fair terbesar
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 12:11 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung dan bekerja sama dengan Fairtua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV