Pemda DIY perketat pengawasan pemudik dari DKI Jakarta
Elshinta
Minggu, 13 September 2020 - 16:29 WIB |
Pemda DIY perketat pengawasan pemudik dari DKI Jakarta
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/32nmkeu

Elshinta.com - Personel Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Istimewa Yogyakarta (Satpol PP DIY) bersama Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di lima kabupaten/kota memperketat pengawasan kedisiplinan setiap pemudik dari DKI Jakarta untuk mematuhi aturan isolasi mandiri 14 hari.

"Seluruh anggota Satlinmas kami minta melakukan pengawasan setiap pendatang atau pemudik ketika dia melakukan isolasi mandiri," kata Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad saat dihubungi di Yogyakarta, Minggu (13/9).

Menurut Noviar, pengetatan pengawasan itu sesuai dengan instruksi Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY mengantisipasi lonjakan pemudik menyusul kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Ia mengatakan personel linmas bersama Babinsa dan Babinkamtibmas di seluruh desa akan memastikan setiap pemudik yang datang dari luar daerah, khususnya dari DKI Jakarta betul-betul melakukan isolasi mandiri hingga 14 hari untuk mencegah penyebaran COVID-19. "Setiap pendatang ketika dia melakukan isolasi mandiri harus betul-betul diam di rumah, tidak boleh keluar-keluar," kata dia.

Apabila ketentuan itu dilanggar, menurut dia, petugas akan memberikan sanksi sosial hingga denda sesuai dengan peraturan bupati (Perbup) maupun Peraturan Walikota (Perwal) di lima kabupaten/kota. "Terkait hal ini kami telah menginstruksikan seluruh linmas untuk mengawasi sejak Sabtu (12/9) hingga waktu yang belum ditentukan," kata dia.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh warga DIY bekerja sama melaporkan setiap adanya pemudik yang datang di lingkungan masing-masing kepada pengurus RT setempat. "Segera lapor keluarganya yang mudik ke Ketua RT nanti RT yang memerintahkan untuk isolasi mandiri dan linmas akan mengawal," kata dia.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menyatakan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik tidak akan memberlakukan penyekatan kendaraan pribadi atau transportasi umum di perbatasan wilayah. "Untuk penyekatan di perbatasan tidak lagi efektif dan cenderung kontraproduktif terhadap aspek sosial-ekonomi," kata Kepala Seksi Pengendalian Lalu Lintas Dishub DIY Lazuardi.

Meski demikian, menurut dia, patroli pengawasan kelengkapan protokol kesehatan pengendara akan diintensifkan di seluruh kawasan destinasi wisata. "Setiap pelanggaran protokol kesehatan, pelanggaran SOP armada, dan pelanggaran kelaikan kendaraan akan kami tindak dengan opsi tilang, peringatan, dan teguran. Untuk kendaraan dari zona merah harus bisa menunjukkan surat hasil rapid test dan kalau tidak bisa ya mohon maaf kami minta putar balik," kata Lazuardi, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Langkah nyata karantina pertanian Tarakan sukseskan P2L di Kaltara
Minggu, 20 September 2020 - 13:38 WIB
Pangan merupakan kebutuhan esensial dan ketersediaannya harus berkelanjutan dengan kondisi aman dan ...
14 daerah di Nusa Tenggara Timur berisiko hadapi kekeringan
Minggu, 20 September 2020 - 13:10 WIB
Sebanyak 14 daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur berisiko menghadapi kekeringan menurut pejabat Ba...
Pekanbaru tambah 200 tenaga kesehatan dan bangun laboratorium
Minggu, 20 September 2020 - 12:29 WIB
Pemerintah Kota Pekanbaru di Provinsi Riau akan menambah 200 tenaga kesehatan dan membangun laborato...
Penghapusan pelajaran sejarah cara membutakan generasi dari masa lalu NKRI
Minggu, 20 September 2020 - 12:11 WIB
Rencana penghapusan mata pelajaran sejarah oleh Menteri Pendidikan RI Nadiem Anwar Makarim mendapatk...
Kelahiran dua anak badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon
Minggu, 20 September 2020 - 10:29 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional 2020 meng...
Hari kelima Operasi Yustisi, petugas gabungan masih ditemukan warga langgar protokol kesehatan
Minggu, 20 September 2020 - 09:50 WIB
Sebanyak 148 warga terjaring razia masker yang dilaksanakan petugas gabungan Polresta Cirebon, Kodim...
FKPPI diharapkan jadi pelopor penegak disiplin protokol kesehatan
Minggu, 20 September 2020 - 09:26 WIB
Komandan Kodim 0203/ Langkat Letkol Inf Bachtiar Susanto membuka secara resmi Rapat Kerja Cabang-1 P...
Forkopimca Secanggang sosialisasi protokol kesehatan di Pasar Desa Selotong
Minggu, 20 September 2020 - 09:10 WIB
Polsek Secanggang, Polres Langkat, Sumatera Utara, Koramil 08 Secanggang dan Pemerintah Kecamatan Se...
Ketua KPU Yahukimo bantah soal tuduhan pemerkosaan
Minggu, 20 September 2020 - 07:55 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo Yesaya Magayang membantah tuduhan kasus pemerko...
Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi meninggal dunia
Minggu, 20 September 2020 - 06:50 WIB
Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (19/9) sekitar pukul ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV