Jaksa KPK dakwa eks Direktur PT HTK beri suap Rp 2,6 miliar ke Bowo Sidik
Elshinta
Rabu, 16 September 2020 - 14:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Jaksa KPK dakwa eks Direktur PT HTK beri suap Rp 2,6 miliar ke Bowo Sidik
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/elshinta.com.

Elshinta.com - Mantan Direktur PT. Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Taufik Agustono didakwa menyuap anggota Komisi VI  DPR RI dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Dalam sidang perdana yang digelar virtual via video conference berlangsung di lantai 2 Ruang Wirjono Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tim Jaksa Penuntut Umum KPK Kiki Ahmad Yani membacakan dakwaan dengan 3 pasal UU Tipikor secara alternatif.

Taufik Agustono selaku Direktur PT. Humpuss Transportasi Kimia, didakwa menyuap anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso senilai total 163.7 ribu dolar Amerika Serikat dan 311 juta rupiah yang diserahkan melalui anak buahnya masing-masing, yakni Asty Winasti dari Humpuss dan M Indung Andriani dari pihak Bowo .

Suap diberikan terkait proyek sewa kapal PT Pilog oleh Humpuss dengan pola pemberian fee setiap metrik ton muatan berupa amoniak yang diangkut kapal milik PT Pilog dalam kurun waktu tahun 2018 -2019 lalu.

Taufik didakwa melanggar pasal 5 dan pasal 13 UU Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun.

"Memberi uang sebesar USD 163,733.00 (seratus enam puluh tiga ribu tujuh ratus tiga puluh tiga dolar Amerika Serikat) dan  Rp311.022.932,00 (tiga ratus sebelas juta dua puluh dua ribu sembilan ratus  tiga puluh dua rupiah), kepada Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara yaitu Bowo Sidik Pangarso selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2014-2019 melalui M. Indung Andriani K, dengan maksud supaya Bowo Sidik Pangarso selaku anggota Komisi VI DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan seluruh BUMN di Indonesia untuk membantu PT. Humpuss Transportasi Kimia (PT. HTK) mendapatkan kerjasama pekerjaan pengangkutan dan/atau sewa kapal dengan PT. Pupuk Indonesia Logistik (PT. PILOG)," ujar. Kiki Ahmad Yani, seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Rabu (16/9). 

Atas dakwaan tersebut, Taufik Agustono tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi. Sehingga sidang pada pekan berikutnya yakni pada hari Rabu 23 September 2020 mengagendakan keterangan para saksi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 12 tahun buron, Kejatisu tangkap SFH tersangka korupsi BRR
Jumat, 18 September 2020 - 21:57 WIB
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejati Sumatera Utara berhasil meringkus SFH Mantan Kuasa Dire...
Bandar narkoba terpidana mati kabur, bikin lubang tembus ke gorong-gorong
Jumat, 18 September 2020 - 14:47 WIB
Seorang narapidana yang divonis hukuman mati kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tanger...
Viral penindakan masker saat berkendara, ini kata pihak kepolisian
Jumat, 18 September 2020 - 07:34 WIB
Belakangan, banyak warga yang memprotes terkait penindakan penggunaan masker saat berkendara. Pihak ...
Menkopolhukam: Penusuk Ali Jaber gila atau tidak tetap ke pengadilan
Kamis, 17 September 2020 - 14:11 WIB
Menteri Polhukam Mahfud MD menegaskan tersangka penusuk ulama Ali Jaber akan tetap dibawa ke pengadi...
Polri akan tindak tegas oknum penyalahgunaan seragam baru satpam
Kamis, 17 September 2020 - 13:19 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyatakan, Kepolisian...
Polisi buru pemotor wanita pamerkan celana dalam
Kamis, 17 September 2020 - 08:17 WIB
Viral di media sosial, wanita pengendara motor matic yang memamerkan celana dalamnya di jalanan. Set...
Viral, polisi ungkap motif pelaku penggunting Bendera Merah Putih di Sumedang
Kamis, 17 September 2020 - 08:04 WIB
Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan motif pelaku pengguntingan Bende...
Ada sanksi tegas, masyarakat dingatkan agar disiplin selama PSBB
Kamis, 17 September 2020 - 07:21 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana meminta masyarakat Jakarta agar disiplin menjalankan prot...
Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber terancam hukuman mati
Kamis, 17 September 2020 - 06:53 WIB
Polisi telah menetapkan Alpin Andria alias Alfin Andrian sebagai tersangka atas kasus penusukan Syek...
Hasil pemeriksaan, pelaku penusukan mengakui sudah berencana menusuk Syekh Ali Jaber
Kamis, 17 September 2020 - 06:39 WIB
Selama masa penyidikan dengan dibantu oleh Tim Dokter Psikiater Mabes Polri, polisi menemukan bebera...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV