Menkopolhukam: Penusuk Ali Jaber gila atau tidak tetap ke pengadilan
Elshinta
Kamis, 17 September 2020 - 14:11 WIB |
Menkopolhukam: Penusuk Ali Jaber gila atau tidak tetap ke pengadilan
Menteri Polhukam Mahfud MD. Foto: Antara.

Elshinta.com - Menteri Polhukam Mahfud MD menegaskan tersangka penusuk ulama Ali Jaber akan tetap dibawa ke pengadilan kendati ada pihak mengatakan yang bersangkutan gila.

"Kalau mau bilang pelakunya gila biar pengacaranya yang membuktikan di pengadilan," kata di Padang, Kamis (17/9), saat acara ngopi bersama media.

Ia membantah pandangan yang menyatakan kalau tersangka gila maka kasusnya akan ditutup polisi karena tidak layak diperkarakan.

"Polisi sudah punya data dan bukti, biar hakim yang memutuskan, kalau kasusnya ditutup polisi nanti dicurigai lagi," kata dia.

Ia melihat kasus ini amat sensitif sehingga tidak bisa diperlakukan sebagaimana kasus umum lainnya yang ditutup jika tersangka dinyatakan gila.

Menurut dia kasus penusukan ulama sebelumnya juga akan diselidiki lagi karena berdasarkan investigasi melihat jaringan dan modelnya sama.

"Orangnya nusuk kyai, belum lama tinggal di daerah itu kemudian dianggap gila," kata dia.

Ia menilai pada kasus ini biar pengacara yang membela jika memang tersangka gila termasuk menghadirkan dokter dan saksi-saksi untuk kemudian diputuskan oleh hakim.

Mahfud menceritakan usai kejadian penusukan Ali Jaber awalnya muncul spekulasi bahwa itu adalah pekerjaan rezim sehingga ia memberikan pernyataan kasus itu harus diusut tuntas.

Ia pun memastikan hal itu bukan operasi intelijen apalagi Ali Jaber sering datang ke istana dan bersahabat dengan pemerintah.

"Kemudian muncul lagi alasan pelaku gila sehingga ada anggapan kasus ini akan ditutup namun saya memastikan kasus ini akan kita buka dengan terang dan polisi sudah bertindak cepat," kata dia, dikutip Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi cek viral pengendara mobil terobos oneway di jalur Puncak
Jumat, 30 Oktober 2020 - 09:28 WIB
Satlantas Polres Bogor masih mengidentifikasi pengendara mobil berpelat nomor cantik yang viral neka...
Petugas Lapas Tungkal gagalkan penyelundupan sabu-sabu dalam pempek
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:39 WIB
Zulkifli (24) seorang pemuda Sungai Saren, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi ditangkap petugas la...
Tidak ada razia selama Operasi Zebra Jaya 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 - 09:55 WIB
Polda Metro Jaya tidak melakukan razia di suatu lokasi tertentu (stasioner) selama Operasi Zebra Jay...
Dirut BEI Inarno Djajadi  berharap tata kelola makin terjaga
Selasa, 27 Oktober 2020 - 20:31 WIB
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi berharap tata kelola di pasar modal ke d...
Jrx SID jelaskan arti postingannya sebut \
Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:01 WIB
Terdakwa atas dugaan kasus ujaran kebencian dan dugaan pencemaran nama baik IDI, Jrx, menjelaskan ma...
Vanessa Angel minta tak dipisahkan dengan anak saat jalani hukuman
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:04 WIB
 Terdakwa kasus kepemilikan psikotropika Vanessa Angel meminta kepada majelis hakim untuk tidak mem...
Dua mantan anggota DPRD Kota Bandung divonis 5 dan 6 tahun penjara
Senin, 26 Oktober 2020 - 15:01 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis kepada dua mantan anggota DPRD Kota Bandun...
Operasi Zebra Jaya sasar 5 jenis pelanggaran 
Senin, 26 Oktober 2020 - 13:26 WIB
Operasi Zebra Jaya 2020 resmi digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mulai hari ini hingga...
150 aparat gabungan Jakarta Timur gelar Operasi Zebra di tiga titik
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:05 WIB
Sebanyak 150 personel gabungan Jakarta Timur menggelar Operasi Zebra 2020 di tiga titik tersebar di ...
 Rawan korupsi, KPK monitor Pilkada di NTB
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:25 WIB
Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi dari 26 daerah yang pernah terjadi tindak pi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV