Bio Farma dipercaya produksi vaksin COVID-19 oleh CEPI
Elshinta
Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:23 WIB |
Bio Farma dipercaya produksi vaksin COVID-19 oleh CEPI
Dok - Presiden RI Joko Widodo didampingi Kepala Divisi Produksi Farmasi Hikmat Alitamsar berjalan di fasilitas produksi vaksin COVID-19 di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat. Sumber foto: https://bit.ly/3lNxq37

Elshinta.com - Perusahaan induk BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero), dipercaya untuk memproduksi vaksin COVID-19 oleh Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi (CEPI).

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir di Jakarta, Kamis (15/10), mengatakan fasilitas Bio Farma yang akan digunakan oleh CEPI adalah untuk memproduksi vaksin COVID-19 dengan multi platform, sebanyak 100 juta dosis per tahunnya, yang akan dimulai pada akhir kuartal IV 2021 atau kuartal I 2022 mendatang.

"Saat ini dunia sedang berusaha untuk menemukan vaksin COVID-19 dengan segala jenis platform. Pengembang-pengembang vaksin COVID-19 dari seluruh dunia ada yang belum memiliki fasilitas produksi massal secara mandiri, sehingga CEPI akan mempertemukannya dengan produsen vaksin yang telah memenuhi persyaratan tertentu, dan Bio Farma adalah salah satunya," tutur Honesti, dikutip Antara.

Ia menyampaikan, Bio Farma terpilih sebagai salah satu Potential Drug Manufacturer CEPI for COVID-19, yang merupakan kelanjutan dari hasil due diligence pada tanggal 15 September 2020, yang memberikan penilaian pada aspek sistem produksi vaksin dan mutunya, sistem analitik laboratorium, dan sistem teknologi informasi yang digunakan Bio Farma dalam memproduksi vaksin.

Ia menambahkan kepercayaan yang diberikan oleh CEPI juga tidak lepas dari pengalaman perseroan di dunia internasional sejak tahun 1997.

Bio Farma, lanjut dia, tercatat sebagai salah satu dari 29 produsen vaksin di dunia yang telah mendapatkan prakualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai syarat telah memenuhi Good Manufacturing Practices (GMP), sehingga vaksin hasil dari Bio Farma sudah digunakan di 150 negara.

Honesti menegaskan, penggunaan kapasitas produksi untuk CEPI tidak akan mempengaruhi kegiatan produksi rutin yang ada di Bio Farma.

"Tentu saja kami sudah memperhitungkan aktivitas produksi kami yang rutin, setelah dilakukan perhitungan, penggunaan kapasitas produksi untuk CEPI, tidak akan mengganggu kegiatan produksi rutin di Bio Farma," katanya.

Pada masa yang akan datang, lanjut dia, kolaborasi dengan CEPI tidak sebatas vaksin COVID-19 saja, melainkan pengembangan vaksin pandemi lainnya, melalui berbagai teknologi terkini.

"Diharapkan Bio Farma bisa mendapatkan akses terhadap berbagai teknologi pembuatan vaksin, sehingga akan memperkuat kemandirian vaksin secara nasional," katanya.

CEPI merupakan koalisi pemerintah-swasta dan filantropis yang berpusat di Norwegia, memiliki tujuan untuk mengatasi epidemi, dengan cara mempercepat pengembangan vaksinnya.

CEPI juga bertujuan untuk mengembangkan fase awal vaksin, yang aman, efektif dan terjangkau yang dapat membantu menahan wabah sedini mungkin. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aster Panglima TNI serahkan paket sembako kepada petugas kebersihan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:38 WIB
Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni dan Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga ...
 Buruh Subang tuntut Presiden Terbitkan Perppu
Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:26 WIB
Sejumlah buruh Subang melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Kabupaten Subang menyuarakan penolakan UU C...
Aliansi BEM Purwakarta tolak deklarasi damai tolak anarkisme, kebencian dan hoaks
Kamis, 22 Oktober 2020 - 20:36 WIB
Aliansi BEM Purwakarta, Jawa Barat, menolak Deklarasi Damai Undang-Undang Omnibus Law yang diselengg...
Rp107 triliun anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional berhasil disalurkan oleh Kemensos
Kamis, 22 Oktober 2020 - 18:01 WIB
Kemensos berhasil salurkan Rp107,7 triliun anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) atau setara 83,...
Polda Sumut jalin kerjasama dengan PTPN lll
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:36 WIB
Kapolda Sumut melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Pedoman Kerja antara PTPN III (Perse...
Jampidum: Kebakaran di Kejagung karena unsur kealpaan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:12 WIB
Jampidum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana menerangkan pihaknya sudah melakukan gelar perkara internal b...
Imam Besar Istiqlal tolak adanya konspirasi COVID-19
Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:43 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menolak anggapan konspirasi bahwa tidak ada virus SARS-Co...
Penyandang disabilitas di Subang dapat pelatihan kerja
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:47 WIB
Atas nama Kepala Dearah, Bupati Subang H. Ruhimat (Kang Jimat) mengapresiasi perusahaan di Subang ya...
Gerombolan KKSB hadang dan tembaki Patroli TNI
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:28 WIB
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) dari Batalyon...
Dinkes hentikan sementara pendaftaran suntik vaksin COVID-19 di Cisauk
Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:04 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Banten, menghentikan sementara pendaftaran suntik vaksin COVID-...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV