Puluhan relawan di Malang cari balita hilang misterius
Elshinta
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 16:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Puluhan relawan di Malang cari balita hilang misterius
Sumber foto: https://bit.ly/2SYVuUx/elshinta.com.

Elshinta.com - Puluhan relawan berupaya membantu keluarga Danang (38), warga Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, dalam mencari anaknya, Bagus Satyo Romadhan yang hilang sejak Kamis (15/10) lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

Hingga kini, kabar hilangnya bocah berumur 1,5 tahun itu masih simpang siur. Dugaan sementara, Bagus hilang diculik orang atau hanyut di aliran sungai yang tak jauh dari rumahnya.

Hanya saja, sekitar 50 orang relawan tampak memusatkan pencarian pada aliran sungai yang hingga saat ini masih menjadi dugaan terkuat.

Untuk mencari jejak Bagus, tim relawan sampai harus masuk air pada aliran sungai. Bahkan teras salah satu rumah warga yang menjadi jalur aliran sungai tersebut juga digali, untuk mencari titik terang atas hilangnya balita tersebut.

“Karena memang pada saat kejadian tidak ada saksi maupun bukti-bukti yang kuat, jadinya segala upaya kita lakukan,” ungkap Kasi Advokasi SAR Trenggana Malang Raya, Nur Hidayat, Sabtu (17/10).

Puluhan relawan yang turut melakukan pencarian tersebut, kata Hidayat, terdiri dari SAR Trenggana, PMI Kabupaten Malang, Polsek Bululawang, dan Banser.

“Namun kita (Treggana) dalam hal ini hanya membantu masyarakat. Bukan advokasi resmi. Karena kalau advokasi resmi harus ada bukti dan laporan polisi. Namun karena masyarakat meminta bantuan kami, jadi kita ikut turun lapangan,” tegasnya mengutip beritajatim.

Kata Hidayat, dalam pencarian itu, Tim SAR Trenggana menurunkan personil sebanyak 1 pleton yang berjumlah 11 orang.

Sebagai informasi, hilangnya saudara kembar dari Bagas tersebut hilang saat ia bermain di sekitar rumahnya. Kala itu, ayah dan kakeknya sedang berbincang di rumah korban.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bundaran HI ditutup imbas aksi buruh di Patung Kuda
Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:25 WIB
Kawasan Bundaran HI ditutup bagi pengguna kendaraan akibat adanya aksi buruh menolak UU Cipta Kerj...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hingga sore hari ini
Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:55 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hingga sore hari ini.
22 Oktober, Jokowi tetapkan sebagai Hari Santri Nasional 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 08:28 WIB
Awalnya memang tak ada yang spesial di tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Namun, Presiden ke-7 RI J...
20 Oktober 1968, Peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai hari libur nasional
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:28 WIB
Peristiwa Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW selalu diperingati oleh umat Islam. Peristiwa perjalanan rit...
 Jaga kondusifitas wilayah, elemen masyarakat Kudus tandatangani deklarasi cinta damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:56 WIB
Menyikapi kejadian adanya unjuk rasa di berbagai daerah yang berujung anarkis, Forkopimda bersama se...
Polres dan elemen masyarakat Klaten deklarasi tolak anarkisme
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:58 WIB
Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten melaksanakan Deklarasi Bersama Menolak Unjuk Ras...
Bupati dan Polres klarifikasi buruh tak diundang dalam deklarasi damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56 WIB
Deklarasi Subang Cinta Damai yang diselenggarakan di Aula Pemda banyak dipertanyakan karena tidak me...
 Alami kekerasan, jurnalis Malang raya gelar demo diam 
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:58 WIB
Wartawan yang tergabung dalam berbagai lembaga seperti PWI, AJI, IJTI dan PFI melakukan aksi demo di...
Polsek Megamendung gelar Operasi Yustisi sasar pelanggar prokes
Senin, 19 Oktober 2020 - 10:46 WIB
Tim gabungan pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) Polsek Megamendung, Koramil, dan Sat Pol PP ...
19 Oktober 1999, Lepasnya provinsi termuda dari Ibu Pertiwi
Senin, 19 Oktober 2020 - 08:34 WIB
Timor Timur merupakan sebuah wilayah bekas koloni Portugis yang dianeksasi oleh militer Indonesia me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV