Pakar: Pemerintah harus sabar dapatkan hasil dalam memutus pandemi
Elshinta
Kamis, 29 Oktober 2020 - 15:11 WIB |
Pakar: Pemerintah harus sabar dapatkan hasil dalam memutus pandemi
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan COVID-19, Hidayatullah Muttaqin  mengatakan pemerintah harus bersabar untuk mendapatkan hasil dalam memutus pandemi COVID-19.

"Pemerintah harus disiplin melakukan kebijakan yang tepat dalam pengendalian pandemi COVID-19 dan bersabar untuk mendapatkan hasilnya," kata Hidayatullah Muttaqin di Banjarmasin, Kamis (29/10).

Salah satu contoh kebijakan yang diperlukan, menurut dia, berupa pengendalian mobilitas penduduk antardaerah agar daerah yang kasus COVID-19-nya minim tidak bertambah. Sedangkan daerah yang kasusnya tinggi dapat diturunkan.

"Tanpa adanya kedisiplinan dalam kebijakan yang tepat, pandemi menjadi lebih lama dan dampaknya lebih panjang. Akibatnya, biaya ekonomi dan kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah menjadi lebih besar," katanya.

Hidayatullah menyarankan langkah pelonggaran yang lebih luas untuk meningkatkan kembali kegiatan ekonomi harus dibarengi penerapan protokol kesehatan secara ketat.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pencatatan kekayaan intelektual penting agar tidak diklaim asing
Rabu, 27 Oktober 2021 - 20:41 WIB
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengatakan pencatatan beragam kekayaan intelektual komunal y...
Bahlil: Presiden buka pintu investasi seluas-luasnya bagi semua negara
Rabu, 27 Oktober 2021 - 20:05 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan agar Indonesia harus membuka pintu seluas-luasnya ke...
Danjen Koppasus salurkan bansos warga terdampak COVID-19 di Bantul
Rabu, 27 Oktober 2021 - 19:41 WIB
Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Koppasus) TNI Angkatan Darat Mayjen TNI Mohammad Ha...
Ganjar nilai perlu kajian harga paling wajar tes PCR
Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:53 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai perlunya ada kajian dari tim mengenai harga paling wajar...
Dinkes: Kasus aktif di Bandung naik karena tambahan dari PTM
Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:07 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara menyebut kasus aktif di Bandung meng...
Indonesia-Swedia sepakati ekonomi biru sebagai sumber pertumbuhan
Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:05 WIB
Pemerintah Indonesia-Swedia menyepakati kerja sama dalam ekonomi biru sebagai sumber pertumbuhan eko...
Wamenkes sebut dobel transfer insentif nakes akibat kendala teknis
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:39 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengemukakan peristiwa dobel transfer insentif te...
Laboratorium PCR bergerak di Jambi siaga 24 jam
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:29 WIB
Laboratorium PCR bergerak yang dioperasikan Rumah Sakit Pertamina Baiturrahim Jambi  siaga melakuk...
Sri Mulyani harapkan lulusan PKN STAN jaga integritas dan profesional
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:17 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan wisudawan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN ...
OJK: Penempatan likuiditas perbankan di SBN capai Rp1.502,91 triliun
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:05 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penempatan likuiditas perbankan di Surat Berharga Negara (SBN)...