2 rumah hilang, 1 jembatan rusak dan 4 desa terdampak banjir bandang Langkat
Elshinta
Jumat, 20 November 2020 - 18:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
2 rumah hilang, 1 jembatan rusak dan 4 desa terdampak banjir bandang Langkat
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com

Elshinta.com - Banjir bandang terjadi pada hari Selasa (17 /11) kemarin, menyisakan kehancuran yang cukup dahsyat. dimana peristiwa yang terjadi mulai pukul 22.00 WIB air di sungai tempat wisata yang dikenal sebagai Landak River ini mendadak naik. Sontak saja hal ini mengakibatkan pengelola objek wisata dan masyarakat sekitarnya menyelamatkan diri diterjangan banjir bandang ini. Diperkirakan berlangsung hingga pukul 01.30 WIB dini hari. 

Banjir bandang menerjang 4 desa, yakni Sampe Raya, Timbang Jaya, Timbang Lawan dan Lau damak. Keempat desa ini tak berdaya menerima serangan air dari arah hulu sungai. Untung saja peristiwa ini tidak menyisakan korban jiwa serta luka-luka. Laporan dari Muhammad Farhan yang diturunkan oleh tim DERM ACT Sumut, untuk sementara saat ini tidak ada warga mengungsi. Banjir hanya menyisakan lumpur yang tebal serta gelondongan kayu hutan.

Menurut Farhan, saat ini data yang ia peroleh dari pihak Kecamatan serta BPBD setempat, ada 1 Unit jembatan ranbin (terbuat dari besi) rusak berat di desa Timbang Lawan, 46 unit penginapan dan warung rusak ringan hingga berat, ternak kambing sebanyak 13 ekor dan sapi sebanyak 3 ekor mati tersapu banjir. Dan beberapa hektar sawah lahan pertanian pun rusak.

Pemkab Langkat melalui BPBD, Dinas Pariwisata, dan Dinas Sosial Langkat, sertadi bantu pihak Polsek, Koramil serta tim ACT yang meninjau langsung ke lokasi melakukan inventarisasi dan kaji cepat, kerusakan yang diakibatkan oleh banjir bandang ini. 

Selain itu tim juga melakukan pembersihan material banjir bandang di lokasi bersama masyarakat. Dan memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar untuk lebih waspada terhadap potensi bencana banjir/banjir bandang dikarenakan kondisi saat ini intensitas hujan sangat rutin. 

Dan pihak keamanan juga menutup sementara lokasi wisata Landak River untuk umum dan difokuskan upaya penanganan. "Akses ke lokasi sulit dijangkau dan hanya dapat di tempuh menggunakan kendaraan roda dua atau jalan kaki sejauh ± 2km. Dengan peralatan seadanya mereka melakukan pembersihan area dari material banjir bandang dengan menggunakan chainsaw, cangkul, karung(goni) dan sejenisnya," kata Farhan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Jumat (20/11). 

Selain itu tim juga membuat semacam jembatan darurat sementara, di desa Timbang Lawan. Situasi terkini sejak berita ini dinaikkan saat ini lokasi banjir bandang di sungai Landak River masyarakat masih melakukan pembersihan lahan terhadap sisa-sisia material yang dibawa arus sungai sewaktu banjir bandang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa dengan magnitudo 5.0 guncang Sinabang
Selasa, 01 Desember 2020 - 06:30 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 5.0 mengguncang wilayah Sinabang, ibu kota Kabupaten Simeulue, Provinsi...
BNPB: Gunung Api IIi Lewotolok kembali erupsi
Selasa, 01 Desember 2020 - 05:57 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa Gunung Api Ili Lewotolok kembali erup...
Pemkab Lembata koordinasikan bantuan pengungsi erupsi Ili Lewotolok Kembali
Senin, 30 November 2020 - 19:38 WIB
Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), sedang melakukan koordinasi dengan berbagai...
 Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Pemkab Lembata tetapkan status darurat bencana
Senin, 30 November 2020 - 18:55 WIB
Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur telah menetapkan status darurat bencana di daerah ...
Pemkot: 6.663 rumah terdampak banjir di Tebing Tinggi
Senin, 30 November 2020 - 15:57 WIB
Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara menyatakan banjir yang terjadi di kota  itu pada Jum...
Ribuan hektare lahan pertanian di Serdang Bedagai terendam banjir
Senin, 30 November 2020 - 15:51 WIB
Ribuan hektare lahan sawah dan perkebunan di berbagai kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumate...
BMKG: banjir landa wilayah Sumut makin kurang di Desember
Senin, 30 November 2020 - 07:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, ancaman banjir yang melanda sejumla...
BPPTKG catat Gunung Merapi alami 43 kali gempa guguran
Minggu, 29 November 2020 - 21:11 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi ...
BPPTKG berharap tidak ada misi pendakian ke puncak Merapi
Sabtu, 28 November 2020 - 17:58 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) berharap tidak ada lagi m...
Gunung Semeru luncurkan guguran lava pijar
Sabtu, 28 November 2020 - 16:11 WIB
Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mpdl) yang berada di perbata...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV