Wapres harap vaksin tidak hanya jangkau negara kuat
Elshinta
Senin, 30 November 2020 - 18:34 WIB |
Wapres harap vaksin tidak hanya jangkau negara kuat
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Presiden Ma`ruf Amin berharap supaya vaksin COVID-19 nantinya tidak diprioritaskan untuk negara-negara kuat dan tidak merata, sehingga terjadi rivalitas antarnegara dalam pendistribusian-nya.

"Jangan sampai terjadi rivalitas, sehingga hanya negara-negara kuat yang mendapatkan vaksin," kata Wapres Ma’ruf Amin dalam World Zakat Forum 2020 International Conference secara virtual dari Jakarta, Senin.

Ma’ruf mengatakan hingga saat ini ada sejumlah penelitian vaksin COVID-19 yang sedang dalam tahap uji klinis dengan hasil memuaskan. Sehingga, yang menjadi tantangan berikutnya ialah sistem pendistribusian vaksin COVID-19 tersebut kepada masyarakat di berbagai dunia.

"Ditemukan-nya vaksin dan distribusi-nya kepada masyarakat merupakan kunci atau game changer dari pemulihan ekonomi, terlepas dari kategori dampak tadi. Sampai saat ini, beberapa produk vaksin sudah mengakhiri fase trial dengan hasil memuaskan," tutur Wapres Ma'ruf mengutip Antara.

Oleh karena itu, Wapres berharap forum zakat tingkat dunia juga turut berkontribusi dalam mencari skema pendistribusian vaksin COVID-19 secara merata.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Silaturahmi ke PBNU, Menag: Presiden ingin pesantren bisa mandiri
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:10 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini bersilaturahmi ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (...
 Uskup Agung Merauke percaya masyarakat Papua tak emosional hadapi konten rasis A. Nababan
Rabu, 27 Januari 2021 - 10:35 WIB
Banyak pihak menyesalkan bahkan mengutuk rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai, ya...
 Bertemu Uskup Agung Jakarta, Menag diskusi penguatan moderasi beragama
Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:25 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (22/01) petang berkunjung ke Uskup Agung Jakarta Prof Ignat...
Gerak cepat Mensos tangani bencana Sulbar dapat apresiasi mahasiswa dan milenial
Senin, 18 Januari 2021 - 16:27 WIB
Kecepatan gerak Mensos Tri Rismaharini (Risma) menangani dampak bencana di Sulawesi Barat  mendapat...
Kemenag dukung optimalisasi UKM dalam pemenuhan kebutuhan jemaah haji dan umrah
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:33 WIB
Kementerian Agama mendukung upaya untuk mengoptimalkan peran usaha kecil dan menengah (UKM) dalam me...
NU Jatim tegaskan seluruh Ponpes sejalan dalam program vaksinasi
Kamis, 14 Januari 2021 - 13:34 WIB
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Marzuki Mustamar menegaskan seluruh komponen ...
6 program prioritas Ditjen Kebudayaan 2021 untuk jaga semangat kebudayaan tetap menyala
Senin, 11 Januari 2021 - 23:03 WIB
Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah me...
BPJPH tunggu ketetapan fatwa MUI untuk terbitkan sertifikat halal vaksin
Senin, 11 Januari 2021 - 16:14 WIB
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat telah menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac, ...
Presiden ingin soal tahu tempe tak jadi masalah lagi
Senin, 11 Januari 2021 - 12:31 WIB
 Presiden Joko Widodo ingin agar persoalan terkait tahu tempe berikut kedelai tak menjadi persoalan...
MUI tetapkan kehalalan vaksin, Wamenag: Bentuk ketaatan regulasi, hentikan polemik
Minggu, 10 Januari 2021 - 20:11 WIB
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac, halal ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV