Dolar pulih dari terendah dalam lebih dua tahun saat saham AS merosot
Elshinta
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:00 WIB |
Dolar pulih dari terendah dalam lebih dua tahun saat saham AS merosot
Ilustrasi - Mata Uang Amerika Serikat. USD, juga disebut sebagai dolar AS, atau dolar Amerika. ANTARA/Shutterstock/pri.

Elshinta.com - Dolar AS rebound dari level terendah dalam dua setengah tahun pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), ketika sentimen risiko yang luas memburuk lagi dan saham-saham di Wall Street jatuh, dengan investor kecewa atas melemahnya data ekonomi AS dan tidak adanya daya tarik pada paket stimulus lain.

Namun, greenback turun 2,3 persen selama November, persentase kerugian bulanan terbesar sejak Juli.

Sebaliknya, bitcoin pada Senin (30/11) mencapai level tertinggi sepanjang masa di 19.864,15 dolar dan terakhir naik 5,7 persen pada 19.235,96 dolar.

"Kami melihat data ekonomi AS semakin melemah," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA di New York. "Dan belum ada tanda-tanda bahwa kita akan melihat Kongres memberikan paket stimulus dalam waktu dekat."

Data pada Senin (30/11) menunjukkan kontrak untuk membeli rumah bekas di AS turun untuk bulan kedua berturut-turut pada Oktober, dengan Indeks Penjualan Rumah Tertunda, berdasarkan kontrak yang ditandatangani bulan lalu, turun 1,1 persen menjadi 128,9.

Data lain menunjukkan aktivitas di pabrik-pabrik di Midwest dan Texas melambat bulan ini (November), dengan PMI (Indeks Manajer Pembelian) Chicago turun menjadi 58,2 pada November dari 61,1 pada Oktober, karena kebangkitan nasional dalam infeksi COVID-19 baru mengekang pesanan baru dan mengganggu produksi.

Pada hari terakhir bulan itu, indeks dolar naik 0,2 persen menjadi 91,89. Indeks dolar jatuh dalam lima dari tujuh bulan terakhir.

“Ini hanya dorongan sementara untuk dolar,” kata Moya dari OANDA. "Tren jangka panjang jelas akan menjadi pelemahan dolar."

Pelaku pasar tetap optimistis bahwa pemerintahan Presiden terpilih AS Joe Biden akan menimbulkan sedikit hambatan bagi pertumbuhan global, termasuk kemungkinan dukungan kebijakan moneter tambahan dari Federal Reserve. Keduanya akan mengurangi daya tarik safe-haven dolar.

Biden pada Senin (30/11) mengumumkan pilihannya untuk beberapa posisi ekonomi teratas, termasuk mantan Ketua Fed Janet Yellen sebagai calonnya untuk Menteri Keuangan.

“Dunia sedang berada di titik puncak perubahan besar - peluncuran vaksin dan normalisasi ekonomi berikutnya - yang kami perkirakan akan terbukti positif untuk mata uang eksportir, pasar negara berkembang tertentu, dan produsen komoditas siklikal, seperti minyak dan logam dasar," UBS Global Wealth Management menulis dalam catatan penelitian pada Senin (30/11).

Euro tergelincir 0,2 persen terhadap dolar menjadi 1,1942 dolar, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi tiga bulan di 1,20 dolar. Bank Sentral Eropa memberi isyarat awal tahun ini bahwa pihaknya memantau dengan hati-hati nilai tukar euro-dolar.

Mata uang tunggal Eropa membukukan kinerja bulanan terbaiknya sejak Juli, naik 2,6 persen pada November.

Dolar naik 0,2 persen terhadap yen menjadi 104,33 yen.

Dolar datar sedikit lebih tinggi terhadap yuan China di pasar luar negeri, di 6,579 yuan.

Data Senin (30/11) menunjukkan manufaktur China tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun pada November, sementara pertumbuhan sektor jasa mencapai level tertinggi dalam tiga tahun.

Yuan di luar negeri mengalami kenaikan bulanan terpanjang dalam enam tahun, didorong oleh pemulihan ekonomi China dari virus corona dan arus masuk modal yang stabil.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kerjasama Pertamina dan KPK dinilai wujud penguatan GCG Kembali
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:25 WIB
Kerjasama antara Pertamina dan lembaga penegak hukum dinilai merupakan wujud penguatan Good Corporat...
Wakil Wali Kota Bandung apresiasi pelaku UMKM tampung pegawai di tengah pandemi
Kamis, 21 Januari 2021 - 10:26 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana sangat mengapresiasi sejumlah pelaku Usaha Mikro, ...
IHSG Kamis dibuka menguat 46,34 poin
Kamis, 21 Januari 2021 - 09:57 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka menguat 46,34 poin ata...
Rupiah Kamis pagi menguat 22 poin
Kamis, 21 Januari 2021 - 09:45 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (21/1) pagi menguat 22...
Menteri Kelautan akan `all out` kembangkan budidaya lobster domestik
Rabu, 20 Januari 2021 - 19:05 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa pihaknya akan secara total (al...
Satgas Anti Rentenir Kota Bandung terima 5.720 pengaduan dari warga
Rabu, 20 Januari 2021 - 17:38 WIB
Sejak terbentuk tiga tahun lalu, Satgas Anti Rentenir Kota Bandung, Jawa Barat telah melayani sekita...
Ini penjelasan Sarinah soal impor beras Vietnam
Rabu, 20 Januari 2021 - 15:24 WIB
Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Fetty Kwartati mengakui PT Sarinah melakukan impor beras jasmin...
 Begini cara ikuti penyaluran bantuan sosial tunai Jakarta
Rabu, 20 Januari 2021 - 15:11 WIB
Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Bank DKI mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam rangka ...
Satgas Pemulihan Ekonomi pascapandemi Covid-19 terus jalin koordinasi
Rabu, 20 Januari 2021 - 14:58 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Jawa Barat Ema Sumarna mengungkapkan Kota Bandung menjadi sa...
TP PKK Kota Malang terima kendaraan operasional dari CSR BPD Bank Jatim
Rabu, 20 Januari 2021 - 13:11 WIB
TP PKK kota Malang menerima bantuan mobil dari PD Bank Jatim. Mobil tersebut merupakan CSR dari PD B...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV