Ini aturan perjalanan! Diperketat untuk tekan penularan COVID-19 saat libur
Elshinta
Minggu, 20 Desember 2020 - 16:35 WIB |
Ini aturan perjalanan! Diperketat untuk tekan penularan COVID-19 saat libur
Arsip Foto. Petugas memeriksa dokumen perjalanan penumpang pesawat yang tiba di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (27/5/2020). Aturan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru diperketat untuk menekan risiko penularan COVID-19. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Elshinta.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memperketat aturan perjalanan guna menekan risiko penularan COVID-19 selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers Satuan Tugas yang diterima di Jakarta, Minggu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Surat Edaran No.3 Tahun 2020 mengenai penerapan protokol kesehatan selama liburan Natal dan Tahun Baru telah dikeluarkan guna mencegah lonjakan penularan virus corona semasa liburan.

"Pengalaman tiga liburan sebelumnya, mobilitas warga selalu memicu peningkatan kasus penularan baru. Oleh karena itu sudah seharusnya warga untuk lebih patuh dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Semua diatur dalam surat edaran terbaru ini," kata Wiku.

Surat Edaran No.3 Tahun 2020 yang berlaku 19 Desember hingga 8 Januari 2021 mencakup persyaratan melakukan perjalanan, termasuk kewajiban menjalankan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan.

Setiap individu yang melaksanakan perjalanan wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih tangan.

Surat edaran Satuan Tugas juga mencakup pengetatan pengawasan penerapan protokol kesehatan sepanjang perjalanan, di antaranya memastikan pelaku perjalanan mengenakan masker secara benar (masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutup mulut dan hidung), tidak makan dan minum sepanjang penerbangan bagi pelaku perjalanan yang perjalanannya kurang dari dua jam kecuali bagi mereka yang harus minum obat.

Di samping itu, menurut ketentuan setiap individu yang melaksanakan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum harus bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Khusus untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan yang menggunakan sarana transportasi udara diwajibkan menunjukkan surat keterangan dengan hasil negatif pemeriksaan RT-PCR untuk mendeteksi penularan virus corona paling lama 7 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (Electronic - Health Alert Card/e-HAC) Indonesia.

Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat atau laut menggunakan kendaraan pribadi maupun umum ke Pulau Bali wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat (rapid test) antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia. 

Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Pelaku perjalanan dari dan ke Pulau Jawa maupun antar-daerah di dalam Pulau Jawa menggunakan sarana transportasi darat milik pribadi maupun umum juga diminta menunjukkan hasil negatif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Pengisian e-HAC Indonesia bersifat wajib bagi seluruh pelaku perjalanan.

Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan menunjukkan dokumen hasil negatif tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

Surat hasil rapid test antigen tidak dipersyaratkan dalam perjalanan rutin di Pulau Jawa menggunakan layanan moda transportasi laut terbatas antarpulau atau antarpelabuhan domestik dalam satu wilayah aglomerasi atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan (seperti Jabodetabek).

Dalam keadaan tertentu, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah dapat melakukan rapid test antigen maupun RT-PCR pada pelaku perjalanan secara acak jika diperlukan.

Selain untuk kunjungan ke Pulau Jawa dan Bali, hasil rapid test antibodi masih boleh digunakan oleh pelaku perjalanan sesuai ketentuan.

Apabila hasil rapid test antigen atau antibodi menunjukkan pelaku perjalanan tidak terindikasi tertular virus corona namun menunjukkan gejala sakit, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Perjalanan menggunakan moda transportasi laut juga harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku, kecuali bagi perjalanan menuju dan dari Pulau Bali.

Wiku mengatakan bahwa ketentuan serupa juga berlaku bagi pelaku perjalanan internasional selama liburan Natal dan Tahun Baru. Para pelaku perjalanan dari luar negeri wajib melampirkan hasil negatif tes RT-PCR di negara asal dan berlaku 3 x 24 jam sejak diterbitkan pada e-HAC Indonesia.

"Satgas dibantu dengan otoritas transportasi dan didukung kementerian/lembaga maupun TNI/Polri akan memastikan regulasi ini bisa berjalan efektif dan tujuan mencegah dan mengurangi penularan COVID-19 bisa tercapai,” katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri BUMN segera merilis aturan baru penyertaan modal negara
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:41 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir akan segera merilis aturan baru terkait penyertaan modal negara (PMN) dala...
Kemenhub buka Pelabuhan Depapre di Papua
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:18 WIB
Kementerian Perhubungan membuka beberapa pelabuhan, salah satunya Pelabuhan Depapre di Distrik Dep...
Manggarai Barat terbitkan perbup mempermudah investasi di Labuan Bajo
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:07 WIB
Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Edistasius Endi mengatakan, segera menerbitkan peratura...
Kementerian BUMN-KPK teken MoU Whistleblowing System
Selasa, 02 Maret 2021 - 12:34 WIB
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menandatangani kerja sama whistleblowing system dengan ...
Ketua DPD ingatkan masyarakat jangan gunakan pinjaman online ilegal
Selasa, 02 Maret 2021 - 12:12 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan masyarakat untuk tida...
DPR: Puskesmas berperan penting dalam vaksinasi COVID-19
Selasa, 02 Maret 2021 - 11:59 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Puskesmas memegang peranan penting dalam pelaksanaan vaksinasi...
Penggunaan mesin penukaran sampah botol plastik diusulkan di Surabaya
Selasa, 02 Maret 2021 - 11:34 WIB
Legislator Surabaya mengusulkan penggunaan reverse vending machine atau mesin penukaran limbah bot...
Kasus COVID-19 di Kota Bogor capai 12.131, lampaui perkiraan
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:49 WIB
Akumulasi pasien positif COVID-19 di Kota Bogor mencapai 12.131 orang, hingga Senin (1/3), yakni jau...
Pengamat: Perpres minuman alkohol dapat gerakkan ekonomi daerah
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:27 WIB
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan Perpres Nomo...
Peruri ekspor perdana uang kertas Soles Peru
Selasa, 02 Maret 2021 - 09:54 WIB
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) melakukan pengiriman perdana uang kertas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV