Saksi dicecar pembelian mobil-sewa apartemen dari suap benih lobster
Elshinta
Rabu, 23 Desember 2020 - 10:50 WIB |
Saksi dicecar pembelian mobil-sewa apartemen dari suap benih lobster
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Humas KPK)

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar saksi Amiril Mukminin selaku Sekretaris Pribadi (Sespri) dari tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) perihal penggunaan uang untuk pembelian mobil dan sewa apartemen yang bersumber dari suap izin ekspor benih lobster.

"Terkait dengan pengetahuan saksi soal adanya arahan tersangka EP mengenai penggunaan uang yang diduga bersumber dari penerimaan atas izin ekspor benih lobster," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

KPK, Selasa (22/12) telah memeriksa Amiril sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

"Penggunaan uang dimaksud antara lain untuk pembelian mobil dan juga sewa apartemen untuk pihak-pihak lain yang saat ini masih akan terus didalami oleh penyidik KPK," kata Ali.

Ia mengatakan keterangan saksi tersebut selengkapnya telah tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang nanti akan dibuka dan diuji di persidangan.

Diketahui, Amiril juga salah satu tersangka kasus suap tersebut, namun KPK memeriksa yang bersangkutan dalam kapasitas sebagai saksi.

KPK dalam perkara ini menetapkan Edhy sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang mendapat penetapan izin ekspor benih lobster menggunakan perusahaan "forwarder" dan ditampung dalam satu rekening hingga mencapai Rp9,8 miliar.

Uang yang masuk ke rekening PT ACK yang saat ini jadi penyedia jasa kargo satu-satunya untuk ekspor benih lobster itu selanjutnya ditarik ke rekening pemegang PT ACK, yaitu Ahmad Bahtiar dan Amri senilai total Rp9,8 miliar.

Selanjutnya pada 5 November 2020, Ahmad Bahtiar mentransfer ke rekening staf istri Edhy bernama Ainul sebesar Rp3,4 miliar yang diperuntukkan bagi keperluan Edhy dan istrinya Iis Rosita Dewi, Safri serta Andreau.

Antara lain dipergunakan untuk belanja barang mewah oleh Edhy dan istrinya di Honolulu, AS pada 21 sampai dengan 23 November 2020 sejumlah sekitar Rp750 juta diantaranya berupa jam tangan Rolex, tas Tumi dan LV, dan baju Old Navy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diduga terima Rp5,4 miliar
Minggu, 28 Februari 2021 - 06:55 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah diduga menerima Rp5,4 miliar dalam kasus dugaan suap dan ...
Bupati Bintan bantah dibawa KPK ke Jakarta
Sabtu, 27 Februari 2021 - 19:45 WIB
Bupati Bintan Apri Sujadi membantah informasi yang menyatakan bahwa KPK membawanya ke Jakarta ata...
Pansus DPRD Sumbar sebut kerugian BUMD PT Balairung capai Rp34 miliar
Sabtu, 27 Februari 2021 - 18:48 WIB
Panitia khusus (Pansus) DPRD Sumbar terkait tindaklanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas pe...
Mantan Direktur Perusda Batang kembalikan uang negara Rp200 juta
Sabtu, 27 Februari 2021 - 18:12 WIB
Mantan Direktur Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berinisial ES mengembalikan kerug...
Pemkot Pontianak segel lima lahan yang terbakar
Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:48 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak di Kalimantan Barat menyegel lima lokasi lahan yang terbakar dan ...
SPAK tidak sangka Gubernur Sulsel terlibat dugaan kasus korupsi
Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:26 WIB
Aktifis perempuan yang juga tergabung dalam Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Sulawesi Selatan Husa...
PKS kawal proses hukum Gubernur Sulsel
Sabtu, 27 Februari 2021 - 16:19 WIB
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan berkomitmen mengawal p...
Jubir Gubernur Sulsel: Keluarga serahkan proses hukum kepada KPK
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:48 WIB
Juru Bicara Gubernur Sulawesi Selatan Veronica Moniaga mengemukakan bahwa kedatangan pihak Komisi Pe...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah miliki kekayaan Rp51,3 miliar
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:47 WIB
Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) ...
Ketua KPK tunggu pemeriksaan terkait OTT Gubernur Sulsel
Sabtu, 27 Februari 2021 - 10:55 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan pihaknya akan mengumumkan siapa sa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV