Pakar IPB University: Tidak benar minyak kelapa mengandung racun
Elshinta
Senin, 28 Desember 2020 - 16:37 WIB |
Pakar IPB University: Tidak benar minyak kelapa mengandung racun
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University Prof Nuri Andarwulan mengatakan tidak benar bila ada yang menyebutkan minyak kelapa mengandung racun karena tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan kandungan lemak jenuh tinggi dapat menyebabkan racun.

"Minyak kelapa disebut jenuh, betul. Bila total angka lengkap dijumlahkan maka akan menghasilkan angka 90 persen jenuh. Namun, kualitas dan profil asam lemaknya berbeda dengan hewani," kata Nuri melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (28/12).

Nuri mengatakan mayoritas kandungan asam lemak pada minyak kelapa 55 persen hingga 70 persen merupakan asam lemak rantai sedang. Sedangkan lemak jenuh yang terdapat pada hewani seluruhnya adalah rantai lemak panjang.

Pernyataan Nuri itu untuk menanggapi informasi viral tentang pernyataan Guru Besar Universitas Harvard Amerika Serikat Prof Karin Michels yang menyebutkan minyak kelapa merupakan salah satu makanan terburuk dan layaknya minum racun bagi kesehatan.

Karin menyebutkan kandungan lemak jenuh pada minyak kelapa mencapai lebih dari 80 persen, lebih banyak daripada lemak babi. Asam lemak yang terkandung pada minyak kelapa juga berbahaya untuk kesehatan jantung karena meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Nuri menilai informasi yang viral tersebut merupakan pernyataan yang tidak utuh dan tidak lengkap.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Layananan KRL Yogyakarta-Solo akan diteruskan ke Kutoarjo dan Madiun
Minggu, 28 Februari 2021 - 23:43 WIB
angkauan layanan moda transportasi massal Kereta Rel Listrik Yogyakarta Solo akan terus ditingkatkan...
DPRK: Abrasi pantai di Nagan Raya makin parah akibat pengerukan pasir
Minggu, 28 Februari 2021 - 23:31 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya Provinsi Aceh Zulkarnain menegaskan abra...
Basarnas Kendari cari nelayan hilang korban kapal mati mesin
Minggu, 28 Februari 2021 - 23:21 WIB
Tim penolong dan pencarian Basarnas Kolaka mencari nelayan Agus (40) yang menjadi korban kapal mati ...
DPRD Kota Bogor pertanyakan wifi publik gratis untuk siswa
Minggu, 28 Februari 2021 - 23:09 WIB
Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar mempertanyakan keberlangsungan fasilitas wifi ...
Komisi VII DPR-RI serius tangani masalah listrik di Pulau Seram
Minggu, 28 Februari 2021 - 22:58 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Mercy Chriesty Barends menegaskan pihaknya tetap serius menangani dan meny...
Bupati Purbalingga resmikan huntara untuk korban tanah bergerak
Minggu, 28 Februari 2021 - 22:47 WIB
Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Dyah Hayuning Pratiwi meresmikan hunian sementara atau huntara unt...
Menhub tinjau kemajuan Terminal Tirtonadi Solo
Minggu, 28 Februari 2021 - 22:14 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kemajuan Revitalisasi Terminal Tipe A Tirtonadi di So...
Aceh bentuk forum pemuda lintas agama guna rawat kerukunan
Minggu, 28 Februari 2021 - 21:52 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh membentuk forum pemuda lintas beragama Aceh (FPLBA) s...
Ari Dwipayana dukung Bali jadi `benchmarking` pengelolaan cagar budaya
Minggu, 28 Februari 2021 - 21:41 WIB
Koordinator Staf Khusus Presiden AAGN Ari Dwipayana mendukung Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) ...
Pengungsi gempa kembali ke Mamuju
Minggu, 28 Februari 2021 - 21:18 WIB
Warga yang melakukan pengungsian gempa hingga di kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat tel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV