Polda Metro jelaskan alasan tetapkan Gisel sebagai tersangka
Elshinta
Rabu, 30 Desember 2020 - 21:57 WIB |
Polda Metro jelaskan alasan tetapkan Gisel sebagai tersangka
Dokumentasi - Aktris dan penyanyi Gisella Anastasia usai diperiksa di Polda Metro Jaya. ANTARA/Fianda Rassat/aa.

Elshinta.com - Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap alasan penetapan tersangka terhadap penyanyi Gisella Anastasia alias Gisel terkait dugaan penyebaran video asusila yang diperankan dirinya dan pria berinisial MYD.

"Dibaca di Pasal 4 (UU No.44/2008 tentang Pornografi) membuat, memproduksi. Saya sudah sampaikan kemarin yang melakukan merekam siapa, saudari GA, dia yang merekam, membuat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus di Jakarta, Rabu.

Yusri menyebut Gisel bisa tidak dipidana jika video tersebut memang untuk konsumsi pribadi, namun pada kenyataannya video tersebut akhirnya tersebar luas di tengah masyarakat melalui media sosial.

"Memang tidak bisa (dipidana) kalau untuk kepentingan pribadi, tetapi yang terjadi adalah teman-teman di media itu sudah ada semua kan, sampai khalayak masyarakat, coba nanti dibaca di pasalnya. Sampai ke masyarakat, jadi untuk umum, sampai ke umum itu, ini yang kemudian tersebar," tambahnya.

Sedangkan pemeran pria yang berinisial MYD dijadikan tersangka atas perannya dalam video tersebut seperti yang diatur dalam Pasal 8 dan Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

"MYD kita kenakan di Pasal 8 Juncto Pasal 34 di UU Nomor 44 tentang pornografi," ujarnya.

Adapun penjelaskan pasal dalam UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi adalah sebagai berikut:

Pasal 4 Ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi

Dalam Pasal 4 ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi disebutkan setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi.

Adapun konten yang dianggap pornografi mencakup enam hal, yaitu persenggamaan, kekerasan seksual, masturbasi atau onani, ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan, alat kelamin, atau pornografi anak.

Sedangkan pada penjelasan Pasal 4 Ayat 1, dipaparkan bahwa yang dimaksud "membuat" dikecualikan jika diperuntukan dirinya sendiri atau kepentingan sendiri.

Pasal 8 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi

Pada Pasal 8 UU Pornografi tertulis, setiap orang dilarang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan.

Kemudian pada penjelasan Pasal 8 disebutkan jika pelaku dipaksa dengan ancaman atau diancam atau di bawah kekuasaan atau tekanan orang lain, dibujuk atau ditipu daya, atau dibohongi oleh orang lain, (maka) pelaku tidak dipidana.

Pasal 29 UU Nomor 44 Tahun 2008

Pada Pasal 29 UU Pornografi dijelaskan mengenai pidana. Isinya sebagai berikut.
Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar.

Pasal 34 UU Nomor 44 Tahun 2008

Setiap orang yang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp5 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
F PDIP sebut sejak awal program rumah DP Rp0 bermasalah
Senin, 08 Maret 2021 - 17:01 WIB
 Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menyebut sejak awal program rumah DP Rp0 yang diluncurkan Gubernur An...
Sudin Kebudayaan Jaktim gelar pentas musik virtual
Senin, 08 Maret 2021 - 08:58 WIB
Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur menggelar pentas musik yang mengangkat tema \"Tetap Optimis Berk...
Ketertiban di jalur sepeda di Jakarta butuh kerja sama dari masyarakat
Senin, 08 Maret 2021 - 08:47 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan ketertiban di jalur sepeda membutuhkan kerja...
Riza: Belum ada laporan penyelewengan vaksin COVID-19 di Tanah Abang
Senin, 08 Maret 2021 - 08:36 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan belum ada laporan mengenai penyelewengan vak...
BMKG ingatkan warga Jakarta potensi hujan disertai kilat pada Senin
Senin, 08 Maret 2021 - 06:00 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar warga Jakarta untuk mewaspadai ...
Polres Jaksel sediakan nomor kontak pengaduan masyarakat terbaru
Minggu, 07 Maret 2021 - 21:22 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan menyediakan nomor kontak terbaru untuk menerima informasi, melayani lap...
Polisi dalami penyebab tabrakan empat kendaraan di Jaksel
Minggu, 07 Maret 2021 - 19:55 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan mendalami penyebab kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat kendar...
Polda Metro sediakan layanan SIM Keliling
Minggu, 07 Maret 2021 - 09:08 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling (Simling) bagi masyarak...
BMKG prakirakan cuaca berawan di Jakarta
Minggu, 07 Maret 2021 - 08:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jaka...
Kota Bekasi tingkatkan ketahanan pangan selama pandemi
Sabtu, 06 Maret 2021 - 12:34 WIB
Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat berupaya meningkatkan ketahanan pangan selama masa pandemi COVID-...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV