Salurkan bantuan, Mensos Risma akan petakan masalah di tiap daerah 
Elshinta
Sabtu, 02 Januari 2021 - 15:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Salurkan bantuan, Mensos Risma akan petakan masalah di tiap daerah 
Sumber foto: https://bit.ly/3obmBtl/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Tri Rismaharini akan melakukan pemetaan untuk menyiapkan bantuan sosial (bansos) ke masyarakat. Pasalnya, setiap daerah berbeda masalah sehingga harus dipetakan lebih dulu agar dapat selesai.

Hal tersebut disampaikan mantan Wali Kota Surabaya saat memberikan bantuan ke penghuni Yayasan Mojopahit di Lingkungan Balong Cangkring (BC), Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Bantuan tersebut diberikan untuk pemberdayaan UMKM di eks Lokalisasi BC.

“Saya coba memetakan, apa-apa saja yang bisa kita lakukan terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. Jadi saya coba memetakan karena apa yang bisa kita lakukan, sehingga kami bisa me-review data yang ada di kami maupun anggaran yang ada,” ungkapnya, Sabtu (2/1).

Ia mengakui memang belum bisa keluar Pulau Jawa karena harus menyiapkan Bansos yang harus segera dibagikan. Namun pihaknya akan segera memetakan masalah karena setiap daerah yang dikunjungi memiliki masalah berbeda.

“Kalau di sini, ada lansia, pengemis, tukang becak dan anak jalanan. Itu treatment-nya beda dengan misalkan yang saya lakukan di Ponorogo. Karenanya, setelah ini mungkin kami akan melakukan pemetaan dan kemudian kami juga bisa menyosialisasikan bantuannya,” katanya mengutip beritajatim.

Namun, ia berharap masyarakat yang mendapatkan bantuan dari Kemensos RI tersebut mampu berdiri untuk kesejahteraan hidupnya. Sehingga pihaknya tidak hanya memberikan bantuan dan kemudian lepas, namun masalah yang dihadapi juga tuntas.

“Kalau pelatihan saja tidak bisa, kemudian marketing juga tidak apa. Ini yang sekarang coba kita selesaikan, termasuk bangunan-bangunan ini. Iya, Insya Allah nanti kami akan komunikasi dengan yayasan karena ini lahannya kan bukan milik perorangan. Tidak bisa orang per orang, beda dengan program bedah rumah,” tegasnya.

Salah satu keluarga dari pendiri Yayasan Majapahit, Drajat Satriadi mengatakan, Yayasan Majapahit didirikan oleh almarhum ayahnya, Soewono Blong pada 1969. Yayasan Majapahit membina para tuna wisma, tuna susila, serta penyandang persoalan sosial lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PB MBN Langkat bangun karakter dan jati diri kemelayuan
Minggu, 28 Februari 2021 - 10:56 WIB
Pengurus Besar Majelis Belia Negeri (PB MBN) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menggelar seminar dan...
Abdul Ghoni pimpin Forkabi 2021-2026
Kamis, 25 Februari 2021 - 14:57 WIB
Penasehat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Abdul Ghoni resmi terpilih sebagai pemimpin dari organisa...
Pelaku penembakan satwa liar dilindungi di NTT dikenai sanksi adat
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:06 WIB
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi saksi berlangsung...
Desa Senaru `surga wisata alam` di utara Pulau Lombok
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:41 WIB
Menyebut nama Desa Senaru khusus kalangan pendaki gunung, tentunya sudah tidak asing. Karena bagi pe...
Kakek 81 tahun di Payakumbuh tabung uang Rp82 juta bawa karung
Minggu, 21 Februari 2021 - 19:56 WIB
Seorang kakek tuna rungu di Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat bernama Palyuri (81) sempat men...
Untuk lansia, Mensos resmikan agrowisata di Budhi Dharma Bekasi
Sabtu, 20 Februari 2021 - 13:12 WIB
Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini meresmikan Agrowisata Lansia di Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi ...
Tariqat Mufaridiah ajak masyarakat berantas narkoba
Sabtu, 20 Februari 2021 - 12:55 WIB
Mendengar Bupati Langkat Terbit Rencana PA, terus diterpa isu miring. Usai menyerukan dan mengajak s...
14 ribu jemaah haji khusus didaftarkan prioritas vaksinasi 
Jumat, 19 Februari 2021 - 17:35 WIB
Jemaah haji khusus yang telah melunasi biaya haji 1441H/2020M dan tertunda keberangkatannya karena p...
Ormas Islam datangi DPRD Sumbar terkait SKB tiga menteri
Jumat, 19 Februari 2021 - 16:54 WIB
Sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam mendatangi gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan...
Menko PMK Muhajir Efendi pastikan Candi Borobudur bukan tempat ibadah
Jumat, 19 Februari 2021 - 09:46 WIB
Candi Borobudur di Kabupaten Magelang  bukan merupakan tempat ibadah umat Budha. Tempat ibadah bagi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV