Staf istri Edhy dicecar soal penampungan uang hasil suap benih lobster
Elshinta
Rabu, 06 Januari 2021 - 12:35 WIB |
Staf istri Edhy dicecar soal penampungan uang hasil suap benih lobster
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (ANTARa/HO-Humas KPK)

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Ainul Faqih, staf dari Anggota DPR RI Iis Rosita Dewi perihal adanya penampungan uang di rekening bank dan kartu ATM diduga berasal dari suap izin ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Diketahui, Iis adalah istri dari tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP).

"Dikonfirmasi tentang pengetahuannya mengenai adanya rekening bank dan kartu ATM yang diduga sebagai penampungan uang yang diduga berasal dari pihak eksportir benih lobster. Uang-uang tersebut diduga dipergunakan untuk kepentingan tersangka EP," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Ainul juga salah satu tersangka kasus tersebut. Namun, penyidik pada Selasa (5/1) memeriksa yang bersangkutan dalam kapasitas-nya sebagai saksi.

Selain Ainul, KPK juga telah memeriksa saksi Johan dari unsur swasta PT Sentosa Bahari Sukses dalam penyidikan kasus tersebut.

"Johan, swasta dari PT Sentosa Bahari Sukses dikonfirmasi mengenai pengetahuannya terkait perizinan dan pengiriman benih lobster di KKP dan digali lebih lanjut soal dugaan adanya setoran uang kepada PT ACK (Aero Citra Kargo)," ungkap Ali.

KPK juga menginformasikan seorang saksi yang tidak memenuhi panggilan pada Selasa (5/1), yakni karyawan swasta Chandra Astan.

"Konfirmasi tidak hadir karena sakit. Pemeriksaan dijadwalkan ulang, namun belum ditentukan waktunya," tutur-nya.

Selain Edhy, KPK juga menetapkan telah enam tersangka lainnya, yaitu mantan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Safri (SAF), Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Andreau Pribadi Misata (APM).

Selanjutnya, Amiril Mukminin (AM) dari unsur swasta/Sekretaris Pribadi Edhy, pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadi (SWD), Ainul Faqih (AF), dan Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito (SJT).

Edhy diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang mendapat penetapan izin ekspor benih lobster menggunakan perusahaan "forwarder" dan ditampung dalam satu rekening hingga mencapai Rp9,8 miliar.

Uang yang masuk ke rekening PT ACK yang saat ini jadi penyedia jasa kargo satu-satunya untuk ekspor benih lobster itu selanjutnya ditarik ke rekening pemegang PT ACK, yaitu Ahmad Bahtiar dan Amri senilai total Rp9,8 miliar.

Selanjutnya pada 5 November 2020, Ahmad Bahtiar mentransfer ke rekening staf istri Edhy bernama Ainul sebesar Rp3,4 miliar yang diperuntukkan bagi keperluan Edhy dan istrinya, Safri serta Andreau.

Antara lain dipergunakan untuk belanja barang mewah oleh Edhy dan istrinya di Honolulu, AS pada 21 sampai dengan 23 November 2020 sejumlah sekitar Rp750 juta diantaranya berupa jam tangan Rolex, tas Tumi dan LV, dan baju Old Navy.

Selain itu, sekitar Mei 2020, Edhy juga diduga menerima 100 ribu dolar AS dari Suharjito melalui Safri dan Amiril.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nurdin Abdullah sebut uang diamankan KPK untuk bantuan masjid
Jumat, 05 Maret 2021 - 21:58 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah (NA) mengaku sejumlah uang yang telah di...
KPK panggil istri tersangka Edhy Prabowo
Jumat, 05 Maret 2021 - 13:14 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat memanggil Anggota DPR RI Iis Rosita Dewi yang juga istri d...
Polres OKU permudah masyarakat membuat SIM melalui daring
Jumat, 05 Maret 2021 - 12:52 WIB
Satlantas Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mempermudah masyarakat membuat dokumen Surat Iz...
Seekor gajah liar ditemukan mati di Aceh Jaya
Jumat, 05 Maret 2021 - 12:29 WIB
Seekor gajah liar ditemukan mati di kawasan Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh.
Polrestro Jakbar ringkus peladang ganja di Mandailing Natal
Jumat, 05 Maret 2021 - 10:12 WIB
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus I, petani yang mengurus belasan hektare ...
Kejagung pernah terima SPDP kasus penembakan oleh 6 Laska FPI di KM-50
Jumat, 05 Maret 2021 - 09:20 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung  Leonard Eben Ezer Simanjuntak membenarkan pernah me...
Polres Wonosobo tahan dua residivis coba bawa kabur sepeda motor
Jumat, 05 Maret 2021 - 08:25 WIB
Kepolisian Resor Wonosobo, Jawa Tengah, menahan dua residivis, yaitu AW (32) warga Kota Magelang dan...
Polisi tangkap 4 preman yang peras dan ancam lakukan penembakan
Jumat, 05 Maret 2021 - 08:14 WIB
Polda Bali menangkap empat preman yang melakukan pemerasan dan pengancaman akan melakukan penembakan...
Polisi amankan duo spesialis pencuri rumsong di Bekasi
Jumat, 05 Maret 2021 - 08:03 WIB
Petugas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota mengamankan duo spesialis pencuri rumah kosong di ...
Kejari Padang pindahkan 59 tahanan ke Rutan
Jumat, 05 Maret 2021 - 07:29 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memindahkan 59 tahanan yang awalnya dititi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV