Pengamat: Komjen Listyo Sigit Prabowo penuhi syarat sebagai Kapolri
Elshinta
Rabu, 13 Januari 2021 - 17:10 WIB |
Pengamat: Komjen Listyo Sigit Prabowo penuhi syarat sebagai Kapolri
Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kanan) dan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) memberikan keterangan pers usai dibacakannya surat presiden tentang calon Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR, selanjutnya akan diuji kepatutan dan kelayakan di DPR. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.

Elshinta.com - Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo memenuhi syarat strategis sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Idham Azis.

"Menurut saya Komjen Listiyo Sigit Prabowo memenuhi syarat strategis sebagai Bhayangkara 1. Sikap rendah hati dan pandai mendengar yang dimilikinya akan banyak bermanfaat dalam pelaksanaan tugasnya sebagai TB1 (Kapolri)," kata Susaningtyas ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi diajukan sebagai calon Kapolri tunggal oleh Presiden Jokowi berdasarkan Surat Presiden (Surpres) No. R-02/Pres/01/2021 yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Ketua DPR RI Puan Maharani, di parlemen, Rabu.

Terpilihnya Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo yang berlatar belakang agama Nasrani akan memiliki nilai plus di mata dunia, bahwa Indonesia bukan lah negara agama.

"Indonesia dengan Kebhinekaan Tunggal Ika-nya serta toleransi yang tinggi memiliki Kapolri yang justru bukan dari agama mayoritas," kata perempuan yang biasa disapa Nuning ini.

Namun, ada satu masalah dalam penunjukan Komjen Listyo sebagai calon kapolri, yakni terkait masa pensiun-nya (2027) yang masih panjang. Namun hal ini bisa diantisipasi ketika Listyo pandai merangkul senior dan juniornya.

Menurut dia, calon Kapolri ke depan harus profesional dan mengikuti tren kejahatan atau gangguan keamanan, serta memahami hukum serta regulasi.

"Kejahatan dan gangguan keamanan kian hari kian canggih dan terus dimodifikasi, termasuk kejahatan jalanan. Kapolri harus mengikuti perkembangan ini. Syarat berikutnya, ia tidak berpolitik tapi paham perkembangan politik," ujar Nuning.

Calon Kapolri juga harus cepat tanggap terhadap fenomena yang dapat menimbulkan disintegrasi bangsa. Terutama, kelompok-kelompok, baik kanan maupun kiri, yang ingin mengganti ideologi dan bentuk negara.

Kemudian yang perlu dilakukan Kapolri baru adalah memahami ancaman keamanan dalam negeri serta efek-nya hingga luar negeri, memahami lingkungan strategis teritorial seperti bahaya terorisme, radikalisme, narkoba, kejahatan jalanan/kriminalitas.

Selain itu, tambah Nuning, seiring dengan perkembangan "internet of things" (IoT), prioritas Kapolri berikutnya adalah memperkuat Keamanan siber (cyber security).

"Saat ini, peretasan ke Infrastruktur kritis, pencurian data strategis, spionase, propaganda di media sosial, terorisme dan berbagai ancaman siber lainnya sudah berlangsung di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, banyak negara tengah merumuskan strategi untuk menghadapi ancaman siber," tutur-nya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terdakwa Jrx SID terima putusan banding 10 bulan penjara
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:45 WIB
Terdakwa kasus ujaran kebencian terhadap IDI Bali I Gede Ary Astina alias Jrx SID menerima putusan b...
KPK kembali panggil istri mantan Sekretaris MA Nurhadi
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:01 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa kembali memanggil Tin Zuraida, istri mantan Sekretaris Ma...
Mantan Kadispora Garut kembali ditahan terkait kasus bumi perkemahan
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:45 WIB
Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut Kuswendi kembali ditahan oleh Ke...
Satpol PP Pasaman Barat gerebek ASN PSDA Sumbar diduga berbuat mesum
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:30 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menggerebek seorang Aparatur Sip...
Polisi Mukomuko gelar patroli antipasipasi begal
Senin, 18 Januari 2021 - 21:10 WIB
Pihak Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Senin pagi, menggelar patroli guna men...
Polres Majalengka tangkap tiga penyalur pekerja migran ilegal
Senin, 18 Januari 2021 - 17:05 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka, Jawa Barat, menangkap tiga tersangka penyalu...
Polres Bandara Soetta ringkus 15 orang sindikat pemalsu hasil tes PCR
Senin, 18 Januari 2021 - 16:51 WIB
Polres Bandara Soekarno-Hatta meringkus 15  orang sindikat pemalsuan surat hasil tes usap (swab tes...
KPK minta anak Rhoma lapor penyidik jika tidak merasa terlibat kasus
Senin, 18 Januari 2021 - 16:49 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada anak pedangdut Rhoma Irama yakni Rommy Syahrial un...
Petugas gagalkan penyelundupan sabu wanita pengunjung Lapas Semarang
Senin, 18 Januari 2021 - 16:05 WIB
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Kedungpane Semarang menggagalkan upaya penyelundupan n...
Sekda Subang terjerat hukum, Bupati Subang tunjuk Asep Nuroji sebagai PLH. Sekda
Senin, 18 Januari 2021 - 14:56 WIB
Sehubungan dengan Sekretaris Daérah (Sekda) Kabupaten Subang, H. Aminudin sedang menghadapi kasus h...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV