Uang beredar meningkat pada Desember 2020 jadi Rp6.900 triliun
Elshinta
Jumat, 22 Januari 2021 - 12:07 WIB |
Uang beredar meningkat pada Desember 2020 jadi Rp6.900 triliun
Ilustrasi: Petugas menata uang kartal di gudang uang tunai sebuah bank di Jakarta. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/mes/13 (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Elshinta.com - Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Desember 2020 menjadi Rp6.900 triliun atau meningkat 12,4 persen (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,2 persen (yoy).

Peningkatan tersebut didorong oleh M1 yang tumbuh 18,5 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 15,8 persen (yoy).

"Hal tersebut sejalan dengan peningkatan peredaran uang kartal di masyarakat dan giro rupiah," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Sementara itu komponen uang kuasi melambat dari 11,1 persen (yoy) menjadi 10,5 persen (yoy) pada Desember 2020.

Pertumbuhan surat berharga selain saham juga terkontraksi lebih dalam menjadi minus 10,6 (yoy) dari minus 5,8 persen (yoy) pada November 2020.

Erwin menjelaskan berdasarkan faktor yang mempengaruhi, peningkatan M2 pada Desember 2020 disebabkan oleh aktiva luar negeri bersih dan kenaikan ekspansi keuangan pemerintah.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan aktiva luar negeri bersih Desember 2020 sebesar 13,6 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan November 2020 sebesar 10,3 persen (yoy).

Tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat juga meningkat, dari 66,5 persen (yoy) menjadi 66,9 persen (yoy) pada Desember 2020.

Sementara itu pertumbuhan kredit terkontraksi lebih dalam menjadi minus 2,7 persen (yoy) dari minus 1,7 persen (yoy) pada November 2020.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ratusan pelaku wisata di Lombok Barat divaksinasi COVID-19
Minggu, 07 Maret 2021 - 22:18 WIB
Sebanyak 134 pelaku usaha jasa pariwisata di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, divaksinas...
Wagub Bali apresiasi gaungkan pemberdayaan perempuan dengan bersepeda
Minggu, 07 Maret 2021 - 21:56 WIB
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengapresiasi kegiatan Gowes/bersepeda Baren...
UGM peringkat keempat kampus terbaik di Asia Tenggara
Minggu, 07 Maret 2021 - 21:34 WIB
Universitas Gadjah Mada menempati peringkat keempat universitas terbaik di Asia Tenggara dan peringk...
Bank Syariah Indonesia dorong pertumbuhan pembiayaan perumahan
Minggu, 07 Maret 2021 - 20:10 WIB
Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan langkah agresif dalam mendorong pertumbuhan pembiayaan kepemi...
Vaksinasi tenaga kesehatan di OKU lampaui target
Minggu, 07 Maret 2021 - 19:40 WIB
Vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, melampaui...
Libu Perempuan: Hari perempuan momentum bangun kebersamaan akhiri KBG
Minggu, 07 Maret 2021 - 19:25 WIB
Lingkar Belajar Untuk (Libu) Perempuan Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan hari perempuan internasio...
KLHK terapkan Teknik Modifikasi Cuaca atasi karhutla Riau dan Kalbar
Minggu, 07 Maret 2021 - 18:55 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) segera melakukan rekayasa hujan melalui Teknologi ...
Bandarlampung segera ubah pasar Terminal Kemiling jadi pasar hobi
Minggu, 07 Maret 2021 - 18:40 WIB
Pemerintah Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, segera mengubah fungsi pasar di Terminal Kemiling y...
Pertamina Lubricants gandeng mitra lokal dorong penjualan di Thailand
Minggu, 07 Maret 2021 - 18:10 WIB
PT Pertamina Lubricants, melalui anak perusahaannya Pertamina Lubricants (Thailand) Co Ltd (PLT), ke...
350 bidang tanah Pemkab Mukomuko belum bersetifikat
Minggu, 07 Maret 2021 - 17:55 WIB
Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan sampai sekarang masih ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV