Ratusan ekor ternak babi warga Lembata mati terserang ASF
Elshinta
Jumat, 22 Januari 2021 - 12:18 WIB |
Ratusan ekor ternak babi warga Lembata mati terserang ASF
Sejumlah bangkai babi yang mati akibat terserang virus african swine fever (ASF) dan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/HO-Dinas Peternakan Kabupaten Lembata)

Elshinta.com - Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mencatat sekitar 800-an ekor ternak babi milik warga setempat mati akibat terserang virus african swine fever (ASF) atau demam babi Afrika.

"Kejadian serangan ASF ini muncul sejak November 2020 dan puncaknya sejak 21 Desember 2020 hingga sekarang ini," kata Kepala Dinas Peternakan Lembata Kanisius Tuaq ketika dihubungi dari Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan 800-an ekor babi milik warga yang mati dipastikan terserang virus ASF berdasarkan hasil uji laboratorium Bala Besar Veteriner Denpasar di Bali.

Ternak babi mati setelah mengalami gejala seperti kemerahan pada bagian telinga, perut, dada, diare berdarah, serta tiba-tiba terlentang, kesulitan bernafas dan tidak mau makan.

"Mengenai upaya penanganan, Kanisius menjelaskan dilakukan dengan pencegahan serta penanganan bangkai babi.

Kanisius mengatakan sebelumnya banyak bangkai babi sembarangan sehingga membuat penyebaran virus ASF semakin meningkat.

"Persoalan yang ada di lapangan itu warga membuang bangkai di kali atau sekitar pantai dan laut sehingga penyebaran virus semakin meluas," katanya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah daerah sudah mengambil alih dengan mengumpulkan bangkai babi untuk dikuburkan secara teratur pada lahan yang sudah disediakan.

Ia mengimbau agar masyarakat atau peternak di daerah itu agar juga melakukan langkah-langkah pencegahan di antaranya memperhatikan pakan babi maupun menjaga kebersihan lingkungan kandang dan sekitarnya.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sebanyak 5.512 jurnalis ditargetkan terima vaksin COVID-19
Kamis, 25 Februari 2021 - 20:15 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan sebanyak 5.512 jurnalis dan awak media yang berada di wi...
Pencairan dana bantuan sosial tunai di Lebak berjalan lancar
Kamis, 25 Februari 2021 - 20:04 WIB
Pencairan dana bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Lebak Provinsi Banten berjalan lancar dan tid...
Pemprov Kalbar tetapkan siaga darurat karhutla
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:53 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, mengatakan pihaknya sudah menetapkan status siaga darurat kar...
Satgas COVID-19 rekomendasikan kantong dibanding kalung tali masker
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:42 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito merekomendasikan penggunaan kantong ter...
1,4 juta penduduk Indonesia telah divaksinasi COVID-19
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:08 WIB
Sebanyak 1.461.920 orang di Indonesia telah divaksinasi COVID-19 atau bertambah 98.782 penduduk dari...
HUT ke-49, Basarnas Jayapura gelar lomba peningkatan SDM
Kamis, 25 Februari 2021 - 18:57 WIB
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48  Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Ba...
120 personel Polresta Tangerang jalani vaksinasi Covid-19
Kamis, 25 Februari 2021 - 18:37 WIB
Hari ini sebanyak 120 anggota dari Polresta Tangerang melakukan vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba G...
Minim pendonor UDD PMI Kota Malang gelar `roadshow` di lima kecamatan
Kamis, 25 Februari 2021 - 17:44 WIB
Tingginya permintaan masyarakat pada kebutuhan darah di masa pandemi Covid-19 utamanya di Kota Malan...
 KY pertahankan sertifikat SMKI ISO 27001:2013
Kamis, 25 Februari 2021 - 17:36 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Yudisial (KY) Arie Sudihar menerima Sertifikat Sistem Manajemen ...
Forkompimda Klaten cek Posko PPKM berbasis mikro di Prambanan
Kamis, 25 Februari 2021 - 15:11 WIB
Polres Klaten Jawa Tengah bersama sejumlah pejabat di kabupaten Klaten melakukan pengecekan penerapa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV