Ekspor Jateng akan maksimalkan produk herbal
Elshinta
Jumat, 22 Januari 2021 - 15:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ekspor Jateng akan maksimalkan produk herbal
Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan Jateng Muhammad Arif Sambodo. (Foto: Humas Pemprov Jateng/elshinta.com)

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus bergerak meningkatkan ekspor kendati pandemi belum usai. Tahun 2021 ini mereka akan menggenjot ekspor produk herbal. 

Sebab produk ini banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh masyarakat, guna menghindari virus Corona. Tak heran, jika upaya itu mulai digas sejak awal tahun ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo mengatakan pihaknya akan melakukan upaya peningkatan ekspor produk herbal tahun ini. "Tahun 2021 kita dorong produk (ekspor) yang sifatnya herbal," kata Arif ditemui di kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Kamis (21/1).

Menurutnya peningkatan ekspor produk herbal dilakukan karena saat ini situasinya masih pandemi. Selain itu pula, Jawa Tengah juga akan menggenjot ekspor produk sarang burung walet.

 "Sarang burung walet kini jadi makanan dan minuman yang saat ini sedang baik," sambung Arif seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Jumat (22/1). 

Dispederindag menilai, secara internal untuk persoalan ekspor tidak menemui kendala berarti. Kaitannya internal, pihaknya akan menekankan berbagai cara untuk terus bisa memunculkan eksportir baru. Seperti halnya akan memaksimalkan program Export Coaching Program.

Program itu adalah kegiatan pembekalan ilmu tentang ekspor, wacana, serta praktik untuk pelaku usaha. Mereka juga akan dilatih untuk bisa mendatangkan pembeli (buyer). "Bisa jadi dalam pelatihan itu dia bisa ekspor," ujarnya.

Arif mencontohkan tahun kemarin saja, dari program Export Coaching Program diikuti 26 orang peserta. Dari jumlah itu, 14 orang di antaranya bisa melakukan ekspor dengan total nilai USD 11,1 juta. "Itu bagi IKM (Industri Kecil Menengah) kan besar totalnya. Karena yang kita latih ini yang masih kecil dan menengah," kata dia lebih lanjut.

Sedangkan untuk kendala eksternal, Arif menambahkan, pihaknya membutuhkan pihak lain. Misalnya optimalisasi pelabuhan. Seperti adanya kontainer yang datang ke pelabuhan namun tidak membawa muatan. Hal itu sama saja merugi. "Nah ini yang sudah dirapatkan di pemerintah pusat, sebulan yang lalu. Kemungkinan akan mendatangkan kontainer. Tapi kini, kontainer ini sudah semakin membaik," tuturnya.

Pada tahun lalu, ekspor nonmigas Jateng masih surplus USD 940 juta. Atas capaian itu dia menilai prestasi Jateng sudah bagus. Sampai saat ini, negara tujuan ekspor produk asal Jateng adalah USA, Jepang, China, Uni Eropa di Jerman, dan negara ASEAN.

"Dengan produk unggulan Jateng meliputi tekstil, furniture, alas kaki sepatu, barang barang dari kulit," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rencana pemerintah membuat rupiah digital dinilai positif
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:24 WIB
Langkah pemerintah melalui Bank Indonesia yang berencana membuat rupiah digital atau central bank di...
 Presiden Jokowi dukung Baznas, kampanyekan `Gerakan Cinta Zakat`
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:10 WIB
Presiden Jokowi mendukung Gerakan Cinta Zakat yang dikampanyekan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Akhir perdagangan hari ini, IHSG melemah 0,76% ke 6.241 
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:35 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 47,85 poin atau 0,76% ke 6.241,79 pada akhir perd...
Akhir perdagangan hari ini, rupiah melemah 1,07% ke Rp14.235 per dolar AS
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:24 WIB
Rupiah spot ditutup pada level Rp 14.235 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat...
Kemenkeu beri keringanan utang bagi debitur kecil
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:46 WIB
Kementerian Keuangan memberikan program keringanan utang bagi masyarakat dan pelaku UMKM sebagai upa...
Ekonom Rizal Ramli: Kebijakan Menkeu sebabkan disparitas miskin-kaya semakin besar
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:35 WIB
Disparitas antara-orang kaya dan miskin di Indonesia yang semakin besar di tengah pandemik Covid-19 ...
Rupiah Jumat pagi melemah menjadi Rp14.025
Jumat, 26 Februari 2021 - 09:30 WIB
ilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah.
IHSG Jumat dibuka melemah 43,32 poin
Jumat, 26 Februari 2021 - 09:20 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka melemah 43,32 poin ata...
Pemprov Kalsel usulkan pembukaan jalur logistik pangan ke Pemerintah
Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58 WIB
Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA menghadiri panen raya padi unggul seluas 250 hektar di Desa Beringin ...
MAPPI: Penilaian harga lahan dilakukan secara objektif mengacu pasar
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:24 WIB
Penilaian harga lahan yang akan dibebaskan Pertamina maupun BUMN dan institusi Pemerintah untuk bebe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV