Bank Dunia setujui pinjaman 500 juta dolar AS untuk risiko bencana
Elshinta
Sabtu, 23 Januari 2021 - 20:57 WIB |
Bank Dunia setujui pinjaman 500 juta dolar AS untuk risiko bencana
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pemberian pinjaman senilai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7 triliun untuk memperkuat ketahanan fiskal Indonesia dalam menghadapi bencana alam, risiko iklim dan guncangan kesehatan.

"Dukungan ini akan membantu pemerintah menjalankan respon secara lebih tepat sasaran dan tepat waktu, mengurangi dampak bencana dan menjaga kemajuan pembangunan yang telah dicapai," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Sabtu (23/1).

Ia menjelaskan kesiapan keuangan terhadap bencana, guncangan iklim, dan krisis kesehatan seperti COVID-19 menjadi semakin penting bagi Indonesia, untuk mengurangi ancaman terhadap kemajuan pembangunan.

Selama ini, pemerintah pada 2014-2018 telah menghabiskan 90 juta-500 juta dolar AS setiap tahun untuk tanggap dan pemulihan bencana. Dalam periode sama, pemerintah daerah juga telah menghabiskan 250 juta dolar AS.

Padahal, biaya yang harus dikeluarkan untuk bencana diperkirakan terus meningkat, akibat perubahan iklim dan pertumbuhan kawasan perkotaan, sehingga dapat menambah beban belanja pemerintah.

Untuk itu, perencanaan atas tanggapan keuangan yang efektif pasca guncangan akibat bencana dan iklim akan membantu melindungi anggaran maupun masyarakat secara keseluruhan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rencana pemerintah membuat rupiah digital dinilai positif
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:24 WIB
Langkah pemerintah melalui Bank Indonesia yang berencana membuat rupiah digital atau central bank di...
 Presiden Jokowi dukung Baznas, kampanyekan `Gerakan Cinta Zakat`
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:10 WIB
Presiden Jokowi mendukung Gerakan Cinta Zakat yang dikampanyekan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Akhir perdagangan hari ini, IHSG melemah 0,76% ke 6.241 
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:35 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 47,85 poin atau 0,76% ke 6.241,79 pada akhir perd...
Akhir perdagangan hari ini, rupiah melemah 1,07% ke Rp14.235 per dolar AS
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:24 WIB
Rupiah spot ditutup pada level Rp 14.235 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat...
Kemenkeu beri keringanan utang bagi debitur kecil
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:46 WIB
Kementerian Keuangan memberikan program keringanan utang bagi masyarakat dan pelaku UMKM sebagai upa...
Ekonom Rizal Ramli: Kebijakan Menkeu sebabkan disparitas miskin-kaya semakin besar
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:35 WIB
Disparitas antara-orang kaya dan miskin di Indonesia yang semakin besar di tengah pandemik Covid-19 ...
Rupiah Jumat pagi melemah menjadi Rp14.025
Jumat, 26 Februari 2021 - 09:30 WIB
ilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah.
IHSG Jumat dibuka melemah 43,32 poin
Jumat, 26 Februari 2021 - 09:20 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka melemah 43,32 poin ata...
Pemprov Kalsel usulkan pembukaan jalur logistik pangan ke Pemerintah
Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58 WIB
Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA menghadiri panen raya padi unggul seluas 250 hektar di Desa Beringin ...
MAPPI: Penilaian harga lahan dilakukan secara objektif mengacu pasar
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:24 WIB
Penilaian harga lahan yang akan dibebaskan Pertamina maupun BUMN dan institusi Pemerintah untuk bebe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV