Bareskrim tahan Ambroncius Nababan
Elshinta
Rabu, 27 Januari 2021 - 12:45 WIB |
Bareskrim tahan Ambroncius Nababan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Penyidik Bareskrim Polri menahan Ambroncius Nababan usai yang bersangkutan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran konten rasis terhadap mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai.

"Betul (sudah ditahan), mulai 27 Januari," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Slamet Uliandi di Jakarta, Rabu (27/1).

Penahanan itu, kata dia, agar tersangka tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti.

Ambroncius ditetapkan sebagai tersangka pada hari Selasa (26/1). Penetapan tersangka usai penyidik melakukan gelar perkara.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Ambroncius langsung diperiksa penyidik.

Ambroncius dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 45A Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selain itu, Pasal 16 jo. Pasal 4 Huruf b Ayat (2) UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 156 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Sebelumnya, akun Facebook atas nama Ambroncius Nababan mengunggah konten bernuansa rasis terhadap Natalius Pigai. Konten itu berupa foto kolase Natalius Pigai dan satwa yang diunggah oleh Ambroncius Nababan di akun FB-nya.

Unggahan Ambroncius itu untuk menyikapi pernyataan Natalius yang menyebut masyarakat berhak untuk menolak vaksin COVID-19.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pegadaian perpanjang program gadai tanpa bunga pada masa pandemi
Jumat, 05 Maret 2021 - 23:05 WIB
PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar memperpanjang program Gadai Peduli yakni gadai tanpa bunga...
Pelaku usaha pariwisata di Cianjur apresiasi ganjil genap dihentikan
Jumat, 05 Maret 2021 - 22:43 WIB
Kalangan pelaku usaha sektor pariwisata di Cianjur, Jawa Barat, mengapresiasi dengan dihentikannya s...
 Panglima TNI dan Kapolri tinjau vaksinasi prajurit TNI dan anggota Polri di Polda Kepri
Jumat, 05 Maret 2021 - 21:12 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigi...
 Seluruh pegawai Dishub Salatiga telah divaksin
Jumat, 05 Maret 2021 - 20:11 WIB
Seluruh pegawai di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga, Jawa Tengah telah divaksin selanjutnya...
Alami gejala mirip Covid-19, warga Dayeuhluhur jalani swab test
Jumat, 05 Maret 2021 - 19:56 WIB
Setelah satu bulan pulang dari Kota Solo, Jawa Tengah, Rh (45) perempuan, warga Desa Dayeuhluhur, Ke...
MUI dukung pemberantasan mafia tanah di Indonesia
Jumat, 05 Maret 2021 - 18:25 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat geram dengan keberadaan mafia di Tanah Air yang sudah sedemikia...
Guru Paud  hingga SMP di Kota Malang ikuti vaksinasi
Jumat, 05 Maret 2021 - 18:10 WIB
Sebanyak 9.873 Guru se Kota Malang menjalani vaksinasi Covid-19 tahap I secara serentak. Para guru m...
TKI pembawa virus Covid varian baru pulang ke Brebes
Jumat, 05 Maret 2021 - 17:57 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan TKI yang membawa varian baru virus Corona Inggris ata...
Vaksinasi Covid-19 Sukoharjo mulai sasar lansia
Jumat, 05 Maret 2021 - 17:48 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai menyasar warga lanjut usia (lansia), Ju...
Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 capai 64.195 orang
Jumat, 05 Maret 2021 - 17:35 WIB
Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta hingga 5 Maret 20...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV