Kejagung kembalikan 4 berkas kasus Rizieq Shihab ke Bareskrim
Elshinta
Jumat, 29 Januari 2021 - 10:30 WIB |
Kejagung kembalikan 4 berkas kasus Rizieq Shihab ke Bareskrim
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bersiap menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc/aa. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Elshinta.com -  Tim Jaksa Peneliti Jampidum Kejaksaan Agung mengembalikan empat berkas perkara dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan dengan tersangka Rizieq Shihab dan tersangka lainnya kepada penyidik Bareskrim Polri.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Jakarta, Jumat, mengatakan pengembalian berkas perkara kepada penyidik disertai petunjuk dari Jaksa Peneliti untuk dilengkapi keempat berkas perkaranya.

Pertama, berkas tersangka Rizieq dengan sangkaan melanggar Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kedua, berkas tersangka Hari Ubaidillah (HU), Maman Suryadi (MS), Ahmad Sobri Lubis (ASL), Ali bin Ali Alatas (AAA) dan Idrus dengan sangkaan melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Kedua berkas perkara itu untuk perkara yang terjadi di Jalan Tebet Utara 28 Jakarta Selatan dan Jalan KS Tubun Petamburan Jakarta Pusat pada 13 November 2020 dan 14 November 2020 dikembalikan kepada penyidik pada 27 Januari 2021," kata Leonard.

Ketiga, yakni berkas Direktur Utama Rumah Sakit UMMI Kota Bogor dokter Andi Tatat (AA) bersama Rizieq dengan sangkaan melanggar Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 14 Ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 216 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

"Berkas tersebut untuk perkara yang terjadi di RS UMMI Kota Bogor pada 27 November 2020 dikembalikan kepada penyidik pada 28 Januari 2021," ujarnya.

Keempat, tim jaksa juga mengembalikan berkas Rizieq dengan sangkaan melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan/atau Pasal 216 KUHP untuk perkara yang terjadi di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Mega Mendung Bogor pada 13 November 2020, dikembalikan kepada penyidik pada 26 Januari 2021.

Sementara Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan penyidik Bareskrim masih melengkapi petunjuk dari jaksa yang mengembalikan berkas kasus Rizieq.

"Penyidik masih melengkapi petunjuk P-19 dari JPU, yakni berkas Petamburan, Megamendung dan RS UMMI," kata Rian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Survei LSI: Mayoritas PNS sebut korupsi di Indonesia kian memburuk
Minggu, 18 April 2021 - 15:20 WIB
Mayoritas pegawai negeri sipil dari 34 kementerian/lembaga tingkat pusat dan pemerintah daerah beran...
Bakamla RI peringatkan kapal Yunani lalu lalang di ALKI III
Minggu, 18 April 2021 - 13:08 WIB
Kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, KN Singa Laut 402 memberi peringatan kepada kapal tanker as...
Polri gandeng Interpol buru pria mengaku nabi ke-26
Minggu, 18 April 2021 - 12:30 WIB
Penyidik Bareskrim Polri menggandeng Interpol untuk memburu keberadaan Jozeph Paul Zhang, pria yang ...
Kejati Sumut buru Sugianto terpidana empat tahun kasus narkoba
Minggu, 18 April 2021 - 11:18 WIB
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) masih memburu terpidana Sugianto setelah putusan Peng...
Pengusaha di Purwokerto digugat wanprestasi atas bisnis serat kelapa
Minggu, 18 April 2021 - 11:07 WIB
Seorang pengusaha di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah digugat wanprestasi oleh pengusaha ...
Polisi tangkap penjual chip game online di Aceh
Minggu, 18 April 2021 - 10:56 WIB
Seorang remaja asal Gampong (Desa) Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar berinisial AA (23) dit...
Polresta Padang bubarkan aksi balap liar di Jalan Khatib Sulaiman
Minggu, 18 April 2021 - 09:45 WIB
Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) membubarkan aksi balap liar yang terjadi di Ja...
Polda Lampung kenalkan fitur baru pada aplikasi Polisiku
Sabtu, 17 April 2021 - 20:51 WIB
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, memperkenalkan fitur baru yakni Pengadu...
Polsek Tebet tangkap pelaku begal sepeda motor
Jumat, 16 April 2021 - 19:20 WIB
Polsek Metro Tebet menangkap satu orang pelaku begal sepeda motor berpelat merah dengan nomor kendar...
Kemenag Cianjur berhentikan kepsek MTS terlibat pesta narkoba
Kamis, 15 April 2021 - 23:11 WIB
Kemenang Cianjur, Cianjur, Jawa Barat, memberhentikan sementara Kepala Madrasah Tsanawiyah (MtS) N...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV