Warga Tanah Laut ramai-ramai konversi gas 3 kg ke nonsubsidi
Elshinta
Kamis, 18 Februari 2021 - 06:34 WIB |
Warga Tanah Laut ramai-ramai konversi gas 3 kg ke nonsubsidi
Pelaksanaan konversi tabung gas subsidi LPG (Liquified Petroleum Gas) (LPG) 3 Kilogram (Kg) bersubsidi ke tabung gas non subsidi 5,5 kilogram diminati lapisan masyarakat, saat digelar di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Pemkab Tanah Laut Jalan A Syairani Kota Pelaihari, Senin (15/2).Foto:Antaraness Kalsel/Diskominfo Tanah Laut.

Elshinta.com - Pelaksanaan konversi tabung gas subsidi Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kg bersubsidi ke tabung gas nonsubsidi 5,5 kilogram diminati masyarakat di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

"Konversi ini berlaku kapan saja, sesuai jam kerja, belum ada batas waktu," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) Syahrian Nurdin, Rabu.

Pelaksanaan konversi ini merupakan bukti keseriusan pemerintah atas keresahan masyarakat adanya kelangkaan gas bersubsidi tersebut.

"Ini bukti kami serius dan bertindak cepat atas kelangkaan gas," terangnya.

Syahrian berharap, bagi warga mampu dan pelaku usaha mikro yang sudah mampu agar beralih ke gas non subsidi, sebab gas melon ini diperuntukkan bagi warga miskin sesuai yang tertulis di tabung gas.

Ada beberapa harga konversi yang ditetapkan untuk mendapatkan tabung pink beserta isi.

Cara pertama warga membawa satu tabung gas melon ditambah menyetor uang Rp150 ribu, cara kedua membawa dua tabung gas melon ditambah menyetor Rp50 ribu, atau tanpa membawa gas melon dengan menyetor uang Rp300 ribu.

Bupati Tanah Laut HM Sukamta menyambut baik pelaksanaan ini, walaupun hal serupa pernah dilakukan tahun 2017, namun kurang mendapat perhatian masyarakat terkait penukaran atau konversi ini.

"Konversi ini merupakan keinginan pemerintah pusat melalui Perintah Presiden RI, sehingga Pemda melaksanakannya dengan serius,"tersngnya.

Adanya keresahan warga atas kelangkaan gas subsidi, jelas dia, merupakan tanggung jawab dirinya selaku Kepala Daerah, karena jabatan seorang Bupati merupakan amanah, terlebih dalam menyelesaikan persoalan sekarang ini.

"Kalau saya tidak bertanggung jawab, maka di akhirat ke depan akan dipertanyakan oleh Allah SWT saat menjadi pemimpin," tegasnya.

Sukamta berharap, semua pihak harus dapat secara bersama-sama menyelesaikan kelangkaan, baik masyarakat yang berhak ataupun tidak berhak atas gas subsidi. Pihak agen dan pangkalan juga diminta agar pendistribusian dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua BEM UI ingatkan jangan ada politisasi vaksin COVID-19
Minggu, 11 April 2021 - 15:45 WIB
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Leon Alvinda Putra mengingatkan agar ...
Kepsek SMP: Rumah korban penembakan di Beoga sempat dikepung KKB
Minggu, 11 April 2021 - 14:57 WIB
Junaedi Arung Sulele, Kepala Sekolah SMPN1 Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, mengatakan sebelum Oktovi...
Anak asuh asal Papua diminta tidak berkecil hati
Minggu, 11 April 2021 - 12:10 WIB
Pelajar dan mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan di Kota Salatiga, Jawa Tengah  diangkat m...
Sebanyak 76.663 pasien COVID-19 sembuh dari Wisma Atlet
Minggu, 11 April 2021 - 10:11 WIB
Sebanyak 76.663 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSDC) COV...
BMKG sebut aktivitas subduksi picu gempa susulan di Malang Minggu pagi
Minggu, 11 April 2021 - 09:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut aktivitas subduksi memicu gempa bumi s...
Pemkab Kapuas Hulu sidak toko sembako dan pusat perbelanjaan
Minggu, 11 April 2021 - 08:55 WIB
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah t...
Gubernur Jatim sampaikan duka cita korban meninggal akibat gempa
Minggu, 11 April 2021 - 08:40 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan turut berduka cita kepada korban meninggal...
Pemkab Malang tetapkan status tanggap darurat bencana gempa
Minggu, 11 April 2021 - 06:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur menetapkan status tanggap darurat gempa bumi pasca-terjadiny...
BPBD Lumajang: Lima meninggal dan belasan terluka akibat gempa
Minggu, 11 April 2021 - 06:01 WIB
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menyebutkan sebanyak lima orang m...
BPBD: 200 bangunan di Blitar rusak akibat gempa
Sabtu, 10 April 2021 - 23:57 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mencatat 200 bangunan di da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV