Prioritaskan vaksin bagi India, Serum Institute minta negara lain bersabar
Elshinta
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:49 WIB |
Prioritaskan vaksin bagi India, Serum Institute minta negara lain bersabar
FILE PHOTO: A vial of the Oxford University/AstraZeneca COVID-19 vaccine is seen at the Lochee Health Centre in Dundee, Scotland, Britain January 4, 2021. Andy Buchanan/Pool via REUTERS//File Photo (REUTERS/POOL)

Elshinta.com - Serum Institute of India (SII), pembuat vaksin terbesar dunia berdasarkan volume, meminta pemerintah negara-negara lain bersabar untuk menunggu suplai vaksin COVID-19 karena perusahaan itu telah diarahkan untuk memprioritaskan kebutuhan dalam negeri.

"Saya dengan rendah hati meminta anda untuk bersabar. Kami berusaha sebaik mungkin," kata Kepala Eksekutif SII Adar Poonawalla melalui Twitter, Minggu.

Poonawalla mengatakan perusahaan itu "telah diarahkan untuk memprioritaskan kebutuhan India yang besar dan bersama dengan itu menyeimbangkan kebutuhan seluruh dunia."

Berbasis di kota sebelah Barat India, Pune, SII memproduksi vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Oxford University/AstraZeneca, salah satu dari dua suntikan yang digunakan India untuk memvaksinasi sekitar 300 juta orang pada awalnya, sebagai bagian dari upaya inokulasi nasional.

Banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah, mulai dari Bangladesh hingga Brazil, bergantung pada vaksin AstraZeneca SII, yang diberi merek COVISHIELD oleh perusahaan India itu.

Namun permintaan terus meningkat, termasuk dari negara-negara Barat seperti Kanada, di mana Poonawalla berjanji akan mengirimkan vaksin COVISHIELD bulan depan.

Regulator obat Inggris juga mengaudit proses manufaktur di SII, yang berpotensi membuka jalan untuk pengiriman vaksin COVISHIELD dari India ke Inggris dan negara lain.

Pemerintah Perdana Menteri India Narendra Modi mendapat kecaman karena lambatnya proses vaksinasi, tetapi otoritas kesehatan bersiap untuk memperluas jumlah suntikan secara substansial dalam beberapa minggu mendatang.

India telah memvaksin sekitar 11 juta orang sejak pertengahan Januari. Dengan lebih dari 10,9 juta infeksi yang dikonfirmasi, India memiliki jumlah kasus COVID-19 tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat.

Negara itu saat ini melaporkan rata-rata sekitar 12.000 infeksi baru setiap hari, sebagian kecil dari puncaknya dari September lalu, menurut analisis Reuters.

Namun, otoritas kesehatan federal pada Minggu mengatakan mereka telah menulis kepada beberapa negara bagian yang saat ini mencatat lonjakan kasus, meminta mereka untuk meningkatkan pengujian, pengawasan, dan pemantauan mutasi COVID-19 secara keseluruhan.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bitcoin berada di `titik kritis` seiring lonjakkan harganya
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:16 WIB
Bitcoin naik hampir tujuh persen pada Senin (1/3/2021) ketika aset-aset berisiko menguat setelah pen...
Orangutan yang terancam punah lahir di KB New Orleans
Selasa, 02 Maret 2021 - 09:21 WIB
Seekor orangutan Sumatra yang terancam punah lahir di New Orleans sebagai kejutan menggembirakan bag...
RI-Jepang perkuat kerja sama industri
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:29 WIB
Indonesia dan Jepang terus berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif, khususnya di ...
Kepolisian Indonesia, Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:18 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri ) dan Kepolisian Nasional Turki sepakat menguatkan kapasitas be...
Tiga orang tewas ditembak di ibu kota Pakistan
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:27 WIB
Kelompok bersenjata tak dikenal menembak mati tiga orang di pinggiran ibu kota Pakistan, Islamabad, ...
Puluhan pelajar Nigeria dibebaskan usai diculik kelompok bersenjata
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:16 WIB
Kelompok bersenjata di Nigeria, Sabtu, membebaskan 27 remaja laki-laki yang diculik dari sekolah me...
Dubes ajak pengusaha Indonesia manfaatkan ruang promosi di China
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:05 WIB
Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengajak para pengusaha asal Indonesia memanfaatkan ru...
Iran sebut serangan AS di Suriah mendorong terorisme di kawasan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:14 WIB
Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas milisi sokongan Iran di Sur...
Anak-anak Yaman lapar saat PBB berupaya hindari kelaparan lebih luas
Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:37 WIB
Mata Ahmadiya Juaidi terbelalak saat meneguk minuman nutrisi dari cangkir besar warna jingga, jari-...
CDC AS: Risiko Ebola menyebar ke Amerika sangat rendah
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:55 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka mengikuti s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV