Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diduga terima Rp5,4 miliar
Elshinta
Minggu, 28 Februari 2021 - 06:55 WIB |
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diduga terima Rp5,4 miliar
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah diduga menerima Rp5,4 miliar dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

KPK dalam kasus itu telah menetapkan tiga tersangka, sebagai penerima masing-masing Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) dan Edy Rahmat (ER) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel atau orang kepercayaan Nurdin. Sementara sebagai tersangka pemberi yakni Agung Sucipto (AS) selaku kontraktor.

"AS pada  26 Februari 2021 diduga menyerahkan uang sekitar Rp2 miliar kepada NA melalui ER," ucap Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (28/2) dini hari.

Selain itu, Nurdin juga diduga menerima uang dari kontraktor lain di antaranya pada akhir 2020 sebesar Rp200 juta, pertengahan Februari 2021 melalui ajudannya bernama Samsul Bahri menerima uang Rp1 miliar, dan awal Februari 2021 Nurdin melalui Samsul Bahri menerima uang Rp2,2 miliar.

Dengan demikian total uang yang diduga diterima Nurdin adalah Rp5,4 miliar.

Dalam konstruksi perkara, Firli menjelaskan bahwa Agung selaku Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) telah lama kenal baik dengan Nurdin berkeinginan mendapatkan beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Sulawesi Selatan TA 2021.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Survei LSI: Mayoritas PNS sebut korupsi di Indonesia kian memburuk
Minggu, 18 April 2021 - 15:20 WIB
Mayoritas pegawai negeri sipil dari 34 kementerian/lembaga tingkat pusat dan pemerintah daerah beran...
Bakamla RI peringatkan kapal Yunani lalu lalang di ALKI III
Minggu, 18 April 2021 - 13:08 WIB
Kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, KN Singa Laut 402 memberi peringatan kepada kapal tanker as...
Polri gandeng Interpol buru pria mengaku nabi ke-26
Minggu, 18 April 2021 - 12:30 WIB
Penyidik Bareskrim Polri menggandeng Interpol untuk memburu keberadaan Jozeph Paul Zhang, pria yang ...
Kejati Sumut buru Sugianto terpidana empat tahun kasus narkoba
Minggu, 18 April 2021 - 11:18 WIB
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) masih memburu terpidana Sugianto setelah putusan Peng...
Pengusaha di Purwokerto digugat wanprestasi atas bisnis serat kelapa
Minggu, 18 April 2021 - 11:07 WIB
Seorang pengusaha di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah digugat wanprestasi oleh pengusaha ...
Polisi tangkap penjual chip game online di Aceh
Minggu, 18 April 2021 - 10:56 WIB
Seorang remaja asal Gampong (Desa) Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar berinisial AA (23) dit...
Polresta Padang bubarkan aksi balap liar di Jalan Khatib Sulaiman
Minggu, 18 April 2021 - 09:45 WIB
Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) membubarkan aksi balap liar yang terjadi di Ja...
Polda Lampung kenalkan fitur baru pada aplikasi Polisiku
Sabtu, 17 April 2021 - 20:51 WIB
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, memperkenalkan fitur baru yakni Pengadu...
Polsek Tebet tangkap pelaku begal sepeda motor
Jumat, 16 April 2021 - 19:20 WIB
Polsek Metro Tebet menangkap satu orang pelaku begal sepeda motor berpelat merah dengan nomor kendar...
Kemenag Cianjur berhentikan kepsek MTS terlibat pesta narkoba
Kamis, 15 April 2021 - 23:11 WIB
Kemenang Cianjur, Cianjur, Jawa Barat, memberhentikan sementara Kepala Madrasah Tsanawiyah (MtS) N...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV