Penggunaan mesin penukaran sampah botol plastik diusulkan di Surabaya
Elshinta
Selasa, 02 Maret 2021 - 11:34 WIB |
Penggunaan mesin penukaran sampah botol plastik diusulkan di Surabaya
Reverse vending machine (RVM) atau mesin penukaran limbah botol kemasan plastik dengan tiket sebagai alat tukar mata uang (ANTARA/HO-Antaranews)

Elshinta.com - Legislator Surabaya mengusulkan penggunaan reverse vending machine atau mesin penukaran limbah botol kemasan plastik dengan tiket sebagai alat tukar mata uang untuk bisa naik Suroboyo Bus secara gratis.

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya William Wirakusuma di Surabaya, Selasa, mengapresiasi konsep Suroboyo Bus, dimana warga yang mengumpulkan botol plastik mendapatkan penghargaan naik Suroboyo Bus gratis.

"Namun, untuk mengoptimalkan hal ini maka titik pengumpulan botol atau bank sampah harus diperbanyak," katanya.

Untuk itu, Dinas Perhubungan dan Dinas Kebersihan Kota Surabaya harus mempergunakan teknologi sehingga penukaran botol menjadi lebih mudah, salah satunya adalah penggunaan reverse vending machine.

William menjelaskan bahwa dengan mesin tersebut maka botol akan dipindai dan setelah itu dipipihkan atau dicacah, mesin kemudian akan memberikan nota yang bisa dipakai untuk naik Suroboyo Bus atau bisa ditukarkan dalam bentuk uang .

"Dengan kemajuan teknologi juga bisa hasil penukaran botol tersebut langsung dimasukkan ke e-money, mesin ini bisa ditempatkan di kelurahan atau bekerja sama dengan minimarket seperti yang ada di Jerman," kata Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Surabaya ini.

William kemudian melanjutkan bahwa adanya mesin tersebut di setiap kelurahan atau berbagai toko swalayan akan mendorong warga untuk memilah dan menukarkan botolnya dari pada dibuang atau masuk ke dalam saluran air.

"Selain itu juga bisa mendorong warga untuk menggunakan transportasi umum ke depannya, karena pembayaran dilakukan bisa dilakukan dengan menggunakan e-money dari hasil penukaran botol tersebut," kata alumnus salah satu perguruan tinggi di Jerman ini.

Menurutnya, mesin reverse vending machine ini sudah digunakan di Jerman sejak tahun 2000. Bahkan di Jerman, tiap jenis botol memiliki harga yang berbeda-beda sesuai dengan bentuk dan ukurannya. Botol pun secara otomatis akan dipisahkan dan dipres atau dicacah sehingga akan memudahkan proses daur ulang.

"Penggunaan mesin ini dapat berdampak langsung pada dua hal sekaligus, pengolahan sampah dan mendorong warga untuk menggunakan transportasi umum," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua BEM UI ingatkan jangan ada politisasi vaksin COVID-19
Minggu, 11 April 2021 - 15:45 WIB
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Leon Alvinda Putra mengingatkan agar ...
Kepsek SMP: Rumah korban penembakan di Beoga sempat dikepung KKB
Minggu, 11 April 2021 - 14:57 WIB
Junaedi Arung Sulele, Kepala Sekolah SMPN1 Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, mengatakan sebelum Oktovi...
Anak asuh asal Papua diminta tidak berkecil hati
Minggu, 11 April 2021 - 12:10 WIB
Pelajar dan mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan di Kota Salatiga, Jawa Tengah  diangkat m...
Sebanyak 76.663 pasien COVID-19 sembuh dari Wisma Atlet
Minggu, 11 April 2021 - 10:11 WIB
Sebanyak 76.663 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSDC) COV...
BMKG sebut aktivitas subduksi picu gempa susulan di Malang Minggu pagi
Minggu, 11 April 2021 - 09:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut aktivitas subduksi memicu gempa bumi s...
Pemkab Kapuas Hulu sidak toko sembako dan pusat perbelanjaan
Minggu, 11 April 2021 - 08:55 WIB
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah t...
Gubernur Jatim sampaikan duka cita korban meninggal akibat gempa
Minggu, 11 April 2021 - 08:40 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan turut berduka cita kepada korban meninggal...
Pemkab Malang tetapkan status tanggap darurat bencana gempa
Minggu, 11 April 2021 - 06:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur menetapkan status tanggap darurat gempa bumi pasca-terjadiny...
BPBD Lumajang: Lima meninggal dan belasan terluka akibat gempa
Minggu, 11 April 2021 - 06:01 WIB
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menyebutkan sebanyak lima orang m...
BPBD: 200 bangunan di Blitar rusak akibat gempa
Sabtu, 10 April 2021 - 23:57 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mencatat 200 bangunan di da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV