Menteri BUMN segera merilis aturan baru penyertaan modal negara
Elshinta
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:41 WIB |
Menteri BUMN segera merilis aturan baru penyertaan modal negara
Menteri BUMN Erick Thohir.(Antara)

Elshinta.com - Menteri BUMN Erick Thohir akan segera merilis aturan baru terkait penyertaan modal negara (PMN) dalam rangka menghindari tumpang tindih antara penugasan negara dengan kegiatan korporasi.

"Pekan ini, kami akan mengeluarkan Permen PMN agar tidak ada lagi penyertaan modal negara yang tidak transparan secara proses," kata Erick Thohir di Jakarta, Selasa.

Dalam aturan ini, PMN Penugasan harus ditandatangani oleh menteri yang memberi tugas, lalu disampaikan kepada Kementerian BUMN. Kemudian, Kementerian BUMN akan duduk bersama Kementerian Keuangan untuk menyepakati penugasan tersebut.

"Jadi tidak ada area abu-abu karena kami mengharapkan bussines process, bukan project base," kata Erick Thohir.

Selanjutnya, aturan PMN yang juga akan diperbaiki ialah PMN Restrukturisasi karena selama ini banyak program yang dijalankan menjadi beban bagi perusahaan BUMN.

PMN Restrukturisasi ini lebih kepada tingkat pembicaraan antara direksi Kementerian BUMN dengan Kementerian Keuangan saja, karena tidak perlu memakai dana pemerintah melainkan cukup dikelola direksi dan kementerian.

Sistem ini akan memudahkan seluruh kementerian, perusahaan BUMN, dan tim pemeriksa untuk bisa melihat strategi dari bisnis yang transparan dan baik. Sehingga tidak ada lagi lobi yang mengarah kepada kasus hukum.

"Kami ingin menghilangkan proses-proses yang tidak transparan, terutama antara penugasan dan korporasi," kata Erick Thohir.

Diketahui, Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran penyertaan modal negara untuk BUMN sebesar Rp42,3 triliun pada tahun 2021. Anggaran ini disalurkan sebagai modal untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam rangka penanganan COVID-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Bekasi pastikan harga bahan pokok stabil
Rabu, 14 April 2021 - 13:26 WIB
Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat memastikan harga bahan pokok dalam kondisi stabil dan terkendali ...
Kadin apresiasi pemberian insentif industri baterai dan mobil listrik
Rabu, 14 April 2021 - 13:21 WIB
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi langkah pemerintah yang memberikan insenti...
Polisi Baubau tertibkan balapan liar saat Ramadan
Rabu, 14 April 2021 - 12:37 WIB
Polisi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menertibkan aksi balapan liar untuk menciptakan si...
Sri Mulyani sebut pemulihan harus berlandaskan ekonomi hijau
Rabu, 14 April 2021 - 12:18 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pemulihan ekonomi global dari dampak pandemi COVI...
Produsen pupuk resmi tercatat di BEI
Rabu, 14 April 2021 - 12:07 WIB
Produsen pupuk PT Nusa Palapa Gemilang Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme ...
BI dorong masyarakat gunakan uang pecahan Rp75 ribu sebagai THR
Rabu, 14 April 2021 - 12:00 WIB
Bank Indonesia (BI) mendorong masyarakat menggunakan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) Rp75 ribu seb...
Babel pasang wi-fi gratis di 14 objek wisata
Rabu, 14 April 2021 - 11:45 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memasang layanan wi-fi gratis di 14 ...
Pasar Ramadhan dongkrak ekonomi warga Surabaya di tengah pandemi
Rabu, 14 April 2021 - 11:34 WIB
Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya menilai keberadaan pasar atau bazar Ramadhan mampu m...
Palembang targetkan tekan pengangguran di bawah sembilan persen
Rabu, 14 April 2021 - 11:12 WIB
Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, berupaya menekan tingkat pengangguran di bawah sembila...
IOJI temukan masih ada pelanggaran HAM ABK Indonesia di kapal asing
Rabu, 14 April 2021 - 11:01 WIB
Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) menyampaikan masih menemukan adanya praktik ilegal dan pel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV