Komunitas peseluncur akui kesalahan
Elshinta
Jumat, 05 Maret 2021 - 07:24 WIB |
Komunitas peseluncur akui kesalahan
Petugas Satpol PP DKI menertibkan pemain skateboard di sekitar Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021). (ANTARA/IG InfoJaksel)

Elshinta.com - Komunitas peseluncur "Jakarta Skateboarding" mengakui kesalahan kolega mereka yang menyebabkan kerumunan di trotoar kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/3) kemarin.

Namun, mereka juga tidak mau penindakan terhadap kesalahan tersebut dilakukan dengan kekerasan.

"Kondisi (di Thamrin)-nya, kalau dibilang peseluncurnya salah. Tapi ada kesalahan juga dari Satpol PP karena melakukan kekerasan," ujar pengurus "Jakarta Skateboarding" Satria Vije saat dihubungi di Jakarta, Kamis malam.

Dia menilai peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial karena adanya kekerasan yang dilakukan petugas.

Karena itu, ia berharap sanksi terhadap para pelanggar protokol kesehatan bisa diberlakukan seperti hukuman biasanya saja, seperti menyapu, membersihkan tempat usai digunakan dan lain-lain.

"Sebelumnya kami pernah melakukan kebersihan (karena melanggar prokes) tapi enggak diperlakukan kasar. Itu kan viral karena terjadi kekerasan, kan?" kata Satria.

Ia mengatakan komunitas peseluncur bersepakat untuk tidak memperpanjang lagi permasalahan tersebut.

Sebelumnya, beredar video pada 3 Maret 2021 tentang penertiban petugas Satpol PP dengan pemain skateboard yang diwarnai ketegangan.
Penertiban pemain skateboard itu terjadi di sekitar Hotel Mandarin di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

Terlihat dalam video tersebut, ada empat o
petugas Satpol PP yang berusaha mengamankan dua pemain skateboard hingga terjadi cekcok.

Kemudian petugas Satpol PP berupaya meminta alat seluncur milik orang tersebut. Bahkan tidak hanya ingin mengamankan skateboard saja, petugas juga berusaha untuk mengamankan dua orang tersebut ke kantor Satpol PP.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat tolak penobatan Jakarta sebagai kota termahal dunia
Rabu, 14 April 2021 - 15:17 WIB
Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna menolak laporan bank Julius Baer`s Global Wealth and Lifestyle ...
Bima Arya sebut RS UMMI halangi tugas satgas terkait tes usap Rizieq
Rabu, 14 April 2021 - 12:12 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut Rumah Sakit UMMI telah menghalang-halangi Satgas  COVID-19 da...
Penyekatan di `jalan tikus`untuk bidik pemudik gunakan roda dua
Rabu, 14 April 2021 - 06:30 WIB
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memfokuskan penyekatan larangan mudik di \"jalan...
Riza heran Jakarta dinobatkan sebagai kota termahal ke-20 di dunia
Rabu, 14 April 2021 - 06:30 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku heran dengan dinobatkannya Jakarta sebagai kota...
Waspada hujan berangin di tiga wilayah Jakarta Rabu siang hingga sore
Rabu, 14 April 2021 - 06:00 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini waspada hujan disertai kil...
Anies akan merenovasi ruang kerja di Balai Kota Jakarta
Selasa, 13 April 2021 - 23:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan merenovasi ruang perangkat kerja di Balai Kota Jakarta deng...
Pedagang takjil di Pasar Klender berharap Ramadhan ini banyak pembeli
Selasa, 13 April 2021 - 23:41 WIB
Sejumlah pedagang takjil di Pasar Klender, Jakarta Timur, berharap bulan Ramadhan tahun ini membawa ...
Disparekraf DKI terbitkan aturan jam operasional restoran
Selasa, 13 April 2021 - 23:19 WIB
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menerbitkan aturan  jam operasional ...
Satpol PP DKI Jakarta mulai patroli malam hari pada Ramadhan 2021
Selasa, 13 April 2021 - 22:02 WIB
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan, pihaknya menggeser wakt...
Polda Metro serahkan 15 tersangka kasus mafia tanah ke jaksa
Selasa, 13 April 2021 - 20:11 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melimpahkan tersangka kasus mafia tanah dengan kor...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV