Wagub DKI sebut dua hambatan utama pembebasan lahan atasi banjir
Elshinta
Sabtu, 06 Maret 2021 - 10:45 WIB |
Wagub DKI sebut dua hambatan utama pembebasan lahan atasi banjir
Foto udara suasana wilayah bantaran sungai Ciliwung yang belum dinormalisasi (kiri) dan yang sudah dinormalisasi (kanan) di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Minggu (5/1/2020). Rencana pembangunan tanggul normalisasi atau naturalisasi yang menjadi program Gubernur Anies Baswedan hingga saat ini belum mencapai target yaitu hanya 16,19 km dari total 33,69 km dikarenakan terkendala pembebasan lahan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Elshinta.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut terdapat dua hambatan utama dalam melakukan pembebasan lahan untuk normalisasi sungai sebagai upaya mengatasi banjir.

"Satu, masalahnya banyak yang bersengketa, masih di pengadilan," kata Ahmad Riza Patria di Jakarta, Jumat (5/3) malam.

Dengan begitu, Pemprov DKI membutuhkan waktu menunggu proses sengketa lahan bisa diselesaikan terlebih dahulu, sebelum melakukan pembebasan lahan.

Hambatan kedua, lanjut dia, yakni terbatasnya anggaran untuk melakukan pembebasan lahan di wilayah DKI Jakarta.

"Kedua masalah anggarannya, kami kan punya keterbatasan," imbuhnya.

Riza Patria menjelaskan Pemprov DKI sudah menganggarkan sampai dengan tahun 2024 sekitar Rp5 triliun hanya untuk pembebasan lahan  bagi pekerjaan normalisasi di aliran Sungai Ciliwung.

Apabila dibandingkan dengan daerah lain, lanjut dia, anggaran tersebut masih jauh lebih besar.

Ia memberi contoh pembebasan lahan dan waduk di Ciawi dan Sukabumi, Jawa Barat yang menelan sekitar Rp1,3 triliun, namun sudah mendapatkan waduk berkapasitas besar.

"Angka sebesar itu buat pembebasan lahan di Jakarta tidak cukup. Kami anggarkan sampai 2024 tidak kurang Rp5 triliun untuk pembebasan lahan saja. Untuk normalisasi, belum yang lain-lain. Itu pun baru Ciliwung, belum sungai lain," katanya.

Sementara itu, anggaran yang dibutuhkan untuk membuat konstruksi di aliran sungai atau "sheet pile" jauh lebih murah yang diperkirakan mencapai sekitar Rp370 miliar.

Ia menargetkan hingga tahun 2022, pembebasan lahan di aliran Sungai Ciliwung sudah bisa dirampungkan dan memerlukan dukungan dari DPRD DKI dan Pemerintah Pusat.

Namun, ia belum merinci daerah mana yang akan dilakukan pembebasan lahan untuk mengatasi banjir karena memerlukan beberapa tahapan.

Adapun beberapa aliran sungai yang menjadi perhatian misalnya Kali Pesanggrahan, Sunter, Angke, atau Ciliwung.

"Semua tentu ada tahapannya, menjadi perhatian, tapi ada prioritasnya," katanya.

Riza menambahkan tahun lalu, pembebasan lahan sekitar 7,6 kilometer atau sekitar 3 kilometer untuk masing-masing sisi kanan dan kiri Sungai Ciliwung sudah dirampungkan.

Sehingga pengerjaan untuk pemasangan "sheet pile" sudah bisa dilakukan yang diharapkan rampung akhir 2021.

Dengan begitu, diperkirakan pembebasan lahan di Ciliwung yang belum terealisasi mencapai sekitar 10 kilometer.

Ia menambahkan alokasi anggaran untuk penanganan banjir di DKI Jakarta tiap tahun terbilang besar yang berkisar 20 persen dari belanja modal, atau sekitar Rp2 triliun dari belanja modal mencapai Rp9-10 triliun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat tolak penobatan Jakarta sebagai kota termahal dunia
Rabu, 14 April 2021 - 15:17 WIB
Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna menolak laporan bank Julius Baer`s Global Wealth and Lifestyle ...
Bima Arya sebut RS UMMI halangi tugas satgas terkait tes usap Rizieq
Rabu, 14 April 2021 - 12:12 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut Rumah Sakit UMMI telah menghalang-halangi Satgas  COVID-19 da...
Penyekatan di `jalan tikus`untuk bidik pemudik gunakan roda dua
Rabu, 14 April 2021 - 06:30 WIB
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memfokuskan penyekatan larangan mudik di \"jalan...
Riza heran Jakarta dinobatkan sebagai kota termahal ke-20 di dunia
Rabu, 14 April 2021 - 06:30 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku heran dengan dinobatkannya Jakarta sebagai kota...
Waspada hujan berangin di tiga wilayah Jakarta Rabu siang hingga sore
Rabu, 14 April 2021 - 06:00 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini waspada hujan disertai kil...
Anies akan merenovasi ruang kerja di Balai Kota Jakarta
Selasa, 13 April 2021 - 23:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan merenovasi ruang perangkat kerja di Balai Kota Jakarta deng...
Pedagang takjil di Pasar Klender berharap Ramadhan ini banyak pembeli
Selasa, 13 April 2021 - 23:41 WIB
Sejumlah pedagang takjil di Pasar Klender, Jakarta Timur, berharap bulan Ramadhan tahun ini membawa ...
Disparekraf DKI terbitkan aturan jam operasional restoran
Selasa, 13 April 2021 - 23:19 WIB
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menerbitkan aturan  jam operasional ...
Satpol PP DKI Jakarta mulai patroli malam hari pada Ramadhan 2021
Selasa, 13 April 2021 - 22:02 WIB
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan, pihaknya menggeser wakt...
Polda Metro serahkan 15 tersangka kasus mafia tanah ke jaksa
Selasa, 13 April 2021 - 20:11 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melimpahkan tersangka kasus mafia tanah dengan kor...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV