Polisi tahan lima warga terlibat judi dadu di Solo
Elshinta
Minggu, 07 Maret 2021 - 15:43 WIB |
Polisi tahan lima warga terlibat judi dadu di Solo
Polisi saat memeriksa lima warga yang terlibat perjudian dadu dan meniuman keras di Mapolres Kota Surakarta, Minggu (7/03/2021). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Elshinta.com - Tim Sparta Polres Kota Surakarta menahan sebanyak lima warga yang terlibat kasus judi dadu dalam operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di Kelurahan Gadekan Kecamatan Jebres Solo, Minggu.

Menurut Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melalui Kasat Sabhara Kompol Sutoyo, kelima warga tersebut selain terlibat judi dadu juga sedang mengkonsumsi minuman keras, di Gandekan, Jebres, kota Surakarta, sekitar pukul 01.00 WIB, dan kini ditahan di Mapolresta Surakarta untuk proses hukum.

Sutoyo menjelaskan kelima warga tersebut inisial P (55), warga Boro RT 02/ RW 05, Jagalan, Jebres, Solo, juga selaku bandar judi, dan empat pemasang, yakni inisial TL (53), S (50), JN (39), serta WP (40) kini menjalani pemeriksaan, dan ditahan di Mapolres Surakarta.

Selain itu, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti dari kelima warga judi tersebut berupa uang tunai Rp1.027.000, satu) buah paito, tiga set mata dadu, tiga buah tempurung kelapa atau batok, satu buah telepon genggam merk Samsung, satu buah dompet kulit warna hitam, satu botol air mineral isi 600 mililiter berisi minuman keras ciu.

Sutoyo menyampaikan peristiwa tersebut berawal dari Tim Sparta Polresta Surakarta saat melaksanakan patroli wilayah yang dipimpin oleh Kanit Dalmas Iptu Broto. Dalam pelaksanaan kegiatan patroli tersebut Tim Sparta mendapat aduan masyarakat dari Call Center, menyebutkan, di wilayah Gandekan Jebres sedang berlangsung judi dadu.

Polisi yang mendapatkan informasi tersebut, kata Sutoyo, Tim Sparta langsung bergerak menindak lanjuti aduan tersebut menuju titik lokasinya dari pelapor. Setelah tiba di lokasi, ternyata benar sedang terjadi perjudian jenis dadu.

Polisi melakukan penyergapan warga yang terlibat perjudian, dan berhasil mengamankan lima orang beserta barang bukti selanjutnya memanggil Ketua RT setempat untuk koordinasi terkait kegiatan tersebut.

"Kami langsung mengamankan lima warga bersama barang buktinya, dan langsung dibawa ke markas Polresta Surakarta untuk didata awal dan dilimpahkan Satuan Reskrim guna proses hukum sesuai prosedur," Katanya.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menambahkan pihaknya meminta kepada warga masyarakat Kota Surakarta apabila melihat atau mendengar ada kegiatan masyarakat yang menyimpang yakni kegiatan Penyakit Masyarakat (Pekat) agar segera dilaporkan melalui Call Center Tim Sparta Polresta Surakarta 0811-2957-110.

"Laporan masyarakat yang masuk Call Center, kami segera menindaklanjuti. Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui operasi Pekat dengan sasaran Miras, judi dan praktek prostitusi merupakan program unggulan Polresta Surakarta dalam rangka mewujudkan Solo Bebas Pekat," kata Kapolres.

Hal tersebut, kata Kapolres, menjadi suatu konsistensi bagi Polresta Surakarta untuk terus melakukan operasi Pekat ini baik pagi, siang, sore maupun malam guna mewujudkan Solo yang aman, nyaman, damai dan sehat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK cek kabar oknum penyidik KPK diduga minta Rp1,5 miliar
Rabu, 21 April 2021 - 20:23 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan lembaganya akan mengecek keb...
Dewas terima info oknum penyidik KPK diduga minta Rp1,5 miliar
Rabu, 21 April 2021 - 20:12 WIB
Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima informasi secara lisan mengenai okn...
Saksi ungkap Rizieq Shihab sakit tenggorokan sebelum tes cepat antigen
Rabu, 21 April 2021 - 17:38 WIB
Saksi dokter relawan Mer-C, Tonggo Meaty Fransisca, mengungkapkan dalam persidangan bahwa terdakwa R...
Ketua KPK sebut perempuan juga punya andil besar berantas korupsi
Rabu, 21 April 2021 - 17:24 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut perempuan juga mempunyai peran dan an...
Disabilitas dan Mahasiswa Ajukan Gugatan UU Cipta Kerja ke MK
Rabu, 21 April 2021 - 14:57 WIB
Penyandang disabilitas dan mahasiswa yakni Putu Bagus Rendragraha dan Simon Petrus Simbolon mengajuk...
 Perjuangkan hak rakyat kecil, LBH Benteng Perjuangan Rakyat Jawa Barat dibentuk
Rabu, 21 April 2021 - 13:26 WIB
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Benteng Perjuangan Rakyat telah terbentuk di Jawa Barat. Bahkan, LBH ini...
Uang suap untuk Juliari Batubara juga dinikmati pejabat Kemensos
Rabu, 21 April 2021 - 12:46 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menyebut uang `fee` pengadaan bansos sembako COVID-19 yang diperuntukk...
KPK panggil mantan Dirut Asuransi Jasindo
Rabu, 21 April 2021 - 12:35 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu memanggil mantan Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia ...
Kejagung sita saham Benny Tjokrosaputro senilai Rp45 miliar
Rabu, 21 April 2021 - 06:45 WIB
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita saham senilai Rp45 miliar da...
Bos KTV Electra jadi buronan kejaksaan
Selasa, 20 April 2021 - 17:57 WIB
Setelah Kejati Sumatera Utara mengultimatum Bos KTV Electra Sugianto alias Aliang terdakwa kepemilik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV